Connect with us

Pop & Roll

10 Perubahan Kostum Superhero dari Masa ke Masa

SIAPA yang tak kenal karakter superhero seperti Iron Man, Spiderman dan beberapa lainnya?

Seiring masa, kostum-kostum yang dikenakan para pemerannya, juga berubah mengikuti perkembangan zaman. Coba cek video yang kami lansir dari kanal YtCrash di youtube ini.

(dha)

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Pop & Roll

LIHAT! Begitu Lenturnya Kakek yang Satu ini Mengikuti Irama Lagu Shape of You milik Ed Sheeran

KAKEK yang satu ini begitu lentur mengikuti gerak musik dan irama lagu milik Ed Sheeran, Shape of You.

Aslinya, musik pengiring gerakan sang Kakek dan wanita muda yang diduga cucunya  itu, adalah musik pop Cina. Tapi, oleh si pembuat video, musik latarnya diganti menjadi lagu Shape of You milik Ed Sheeran, dan cocok!

Gerakannya ringan. Hampir sulit dipercaya bisa dilakukan oleh seorang pria tua yang sudah memasuki usia senja.

(yur)

Continue Reading

Pop & Roll

Hanin Dhiya – Akad ( Payung Teduh Cover)

LAGU ini aslinya dinyanyikan oleh grup musik Payung Teduh. Belakangan karena populer, mulai banyak dinyanyikan ulang oleh penyanyi lain hingga para netizen.

Versi yang ini dinyanyikan oleh seorang gadis belia bernama Hanin Dhiya. Versinya berbeda. Hanin juga memainkan keyboard untuk musik pengiringnya. Simak, ya.

(yur)

 

Continue Reading

Pop & Roll

Sekali Selingkuh, Kamu Punya Kecenderungan Mengulanginya Lagi

ISTILAH “Once a cheater, always a cheater” itu memang benar adanya. Setidaknya itu yang dikatakan menurut sebuah studi baru dari Archives of Sexual Behavior.

Dalam studi tersebut disebutkan, pada pasangan yang tidak menikah, para peneliti menemukan bahwa seseorang yang dikabarkan selingkuh dalam satu hubungan kemungkinannya tiga kali lebih besar untuk selingkuh lagi di hubungan selanjutnya.

Temuan ini boleh jadi mengejutkan. Namun yang lebih mengejutkan lagi, orang yang dikabarkan pernah punya pasangan yang selingkuh di hubungan sebelumnya, kemungkinannya dua kali lebih besar untuk memiliki pasangan yang juga pernah selingkuh di hubungan selanjutnya.

Tapi bisa jadi juga orang tersebut memang cenderung malah memacari pria atau wanita yang memang tukang selingkuh — yang menurut studi tersebut mungkin tidak ada.

Coba bayangkan seperti ini: Anda menemukan pasangan Anda selingkuh, Anda memaafkannya, tapi rasa curiga itu akan tetap ada pada diri Anda kepada pasangan. Dan ini bisa terbawa pada hubungan Anda selanjutnya, Anda jadi semakin lebih menaruh rasa curiga pada pasangan Anda.

Orang-orang yang berpikir mereka telah diselingkuhi sebelumnya berpotensi empat kali lebih besar menaruh rasa curiga ada yang tidak beres pada pasangan mereka di hubungan selanjutnya. Karena kita tahu, diselingkuhi rasanya gak enak.

Apa yang bisa kita dapat dari studi ini? Pertama, akan sulit bagi kita untuk melupakan rasa curiga pada pasangan yang selingkuh. Mungkin itu bisa menjadi senjata kita untuk lebih peka terhadap ketidaksetiaan dari pasangan kita, namun itu juga bisa menghilangkan kepercayaan pada pasangan yang harusnya dibutuhkan jika ingin hubungan bertahan lama.

Kedua. jika pasangan Anda pernah diselingkuhi dan Anda berpikir untuk melakukan hal yang sama, buang jauh-jauh pikiran itu, pasangan Anda lebih pintar dari yang Anda pikirkan. Dan jangan juga menjadi pria brengsek si tukang selingkuh.

Terakhir, jika Anda pernah merasakan jadi pihak yang terluka, pikirkan untuk menaruh rasa curiga di setiap hubungan Anda, namun jangan berlebihan. Sehingga, jika skenario paling buruknya adalah pasangan Anda selingkuh, setidaknya sebagian kecil dari diri Anda sudah siap. Walaupun tetap saja rasanya menyebalkan. (*)

 

Continue Reading

Trending