Connect with us

Khas

1,1 Ton Sabu di Dalam Kapal Ikan

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Sabu sabu dari kapal Sunrise Glory

TNI AL mengamankan kapal berbendera Singapura yang membawa sekitar satu ton sabu di Perairan Selat Philips yang berdekatan dengan perairan Batam.

Sabu tersebut disimpan dalam beberapa puluh karung yang disembunyikan di kapal. Selain itu TNI AL juga mengamankan empat orang ABK berkewarganegaraan Taiwan.

Narkoba jenis sabu yang ditemukan di KM Sunrise Glory diduga lebih dari satu ton ini merupakan tangkapan terbesar.

Menurut Kepala Deputi Bidang Pemberantasan Narkoba BNN, Irjen Arman Depari saat ekspos di Dermaga Lanal, Batam, Sabtu (10/02), ini adalah penangkapan terbesar.

“Saya yang pertama sekali mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan sekaligus penghargaan kami kepada seluruh jajaran TNI AL mulai dari markas besar sampai Lanal Batam atas pengakapan terbesar ini. Hari ini kita melihat satu hasil yang sangat-sangat mengagumkan. Dari kegiatan operasi gabungan yang kita lakukan bersama-sama,” katanya, Sabtu (10/2).

Dimana secara keseluruhan, telah melakukan penyitaan terhadap lebih dari 1 ton narkoba jenis sabu dengan empat tersangka warga negara asing, serta satu unit kapal yang sekarang terparkir.

Arman menyebutkan, sindikat internasional seperti iran, Afrika Barat, sudah jarang masuk ke Indonesia. Tetapi beberapa negara Asia ini yang perlu kita waspadai.

“Yang sekarang ini masih sangat aktif adalah jaringan sindikat Malaysia, Taiwan, China, Myanmar, Thailand, dan negara-negara asia lainnya.

Jalur favorit mereka sampai saat ini masih menggunakan rute laut. Dan kerawanan yang ada diwilayah kita yang menjadi konsen kita bersama terutama dari TNI AL dan kami sendiri dari BNN tidak memiliki kapasitas untuk mengamankan garis pantai kita,” ucapnya.

 

Tujuan ke Australia?

NARKOBA jenis sabu-sabu seberat satu ton yang diamankan TNI AL di Selat Phillips rencananya akan dibawa ke Australia berdasarkan pengakuan empat tersangka anak buah kapal.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman di Batam, mengatakan, selain Australia kemungkinan barang haram itu juga akan diedarkan di wilayah selatan Indonesia.

4 tersangka yang diamankan petugas TNI AL dari kapal Sunrise Glory : © Antara

“Karena beberapa kali Angkatan Laut RI menangkap (kapal pembawa narkoba) di Lampung, Pelabuhan Ratu dan beberapa tempat lainnya,” katanya.

Sabu-sabu itu ditemukan di KM Sunrise Glory dan dibawa empat orang anak buah kapal warga negara Taiwan berinisial berinisial Alf, Aca, Cch, dan Cct.

Menurut dia, dari berbagai operasi TNI AL, penangkapan kapal pembawa sabu-sabu itu merupakan yang paling besar karena beratnya lebih dari 1 ton.

Wakasal mengatakan pihaknya pernah menangkap kapal penyelundup 20 senjata api dan narkoba di Jakarat saat dia menjadi Panglima Armada Barat (Pangarmabar) pada 2015.

Bahkan, karena terlalu banyaknya, pencarian barang haram itu sempat dihentikan karena anjing pelacak jenis K-9 milik Bea dan Cukai Kota Batam lemas, setelah mengendus narkoba dalam jumlah yang banyak.

“Tadi kata Bea Cukai anjing pelacaknya ‘fly’ setelah mencium sabu-sabu satu ton lebih setelah segar kita akan cari lagi,” katanya.

Wakasal menduga jumlah barang haram tersebut lebih satu ton karena pencarian belum dilakukan secara menyeluruh di setiap sisi kapal, terutama di tumpukan beras.

Saat ini, tim gabungan sudah mengumpulkan 1,29 ton sabu-sabu yang ditemukan dari atas kapal KM Sunrise Glory.

Selanjutnya, seluruh barang bukti akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Sementara mengenai identitas kapal dan lain-lain itu menjadi tugas kita,” kata Wakasal.

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

DPRD Batam Mengucapkan : Marhaban Ya RAMADHAN 1439 Hijriah

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!9 jam lalu

Cara Hilangkan Status Online di WhatsApp

WHATSAPP punya fitur Last Seen. Dengan fitur itu, kamu bisa mengetahui kapan pengguna lain melihat Whatsapp. Mulai dari keterangan menit...

Gaptek? Gak Lah!7 hari lalu

5 Fitur Baru WhatsApp yang Perlu Kamu Tahu

DENGAN 1,5 miliar pengguna, membuat WhatsApp terus berupaya memberi pengalaman terbaru dalam berkomunikasi. Salah satunya dengan menghadirkan fitur terbaru untuk...

Pop & Roll7 hari lalu

Aa’ Gatot Terserang Stroke

SIDANG kepemilikan senjata api dan satwa dilindungi dengan terdakwa Gatot Brajamusti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan harus ditunda. Gatot sebagai terdakwa urung hadir...

Gaptek? Gak Lah!7 hari lalu

Ujicoba Mode Incognito di Youtube

“MODE Penyamaran” (Incognito Mode) di peramban adalah fitur yang terkenal ada pada ponsel dan komputer. Kini, YouTube sedang menguji fitur...

Gaptek? Gak Lah!7 hari lalu

Portal Remaja Bikinan Facebook

FACEBOOK meluncurkan Portal Remaja yang disebut-sebut sebagai sumber informasi bagi remaja yang menyediakan berbagai layanan, termasuk Edukasi. Dalam layanan Edukasi,...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

NASA akan Terbangkan Helikopter di Mars

BADAN antariksa Amerika Serikat NASA mengatakan akan mengirim sebuah helikopter kecil ke Mars sebagai bagian dari misi tahun 2020 untuk...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Smartwatch Pixel Besutan Google Meluncur Tahun Ini

SETELAH secara resmi mengungkapkan Android P dalam gelaran pengembang Google I/O awal pekan ini, Google siap untuk menggelar acara lain...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Emoji Untuk Fitur Polling di Instagram

INSTAGRAM menambahkan cara baru untuk melakukan polling. Sebelumnya, polling dilakukan dalam bentuk biner, kini opsi baru memungkinkan follower untuk menilai sesuatu...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Keyko, Ratu Prostitusi Online Yang Akhirnya Dibekuk

KEPOLISIAN Daerah Jawa Timur menangkap Yunita alias Keyko, perempuan yang berpredikat sebagai “ratu prostitusi online”. Perempuan berusia 40 tahun itu...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Bakat Menggambar Bocah Alif yang Viral

SEORANG siswa SD kelas 6 bernama Alif asal Pelabuhan Klang, Malaysia, mendadak terkenal setelah gurunya, Haiqal Iskandar, mengunggah beberapa foto berisi gambar-gambar...