Connect with us

Gaptek? Gak Lah!

145 Aplikasi di Playstore Terinfeksi Malware

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi malware

SEBANYAK 145 aplikasi di Google Play ditemukan terinfeksi malware baru yang dapat merusak mesin Windows.

Menurut laporan awal pekan ini, 145 aplikasi Andorid yang terinfeksi malware itu sebagian besar pertama kali dirilis pada bulan Oktober dan November tahun lalu.

Google telah menghapus aplikasi yang terkena malware, namun penanggulangan baru dilakukan setelah lebih dari enam bulan dirilis.

Google menyebutkan beberapa aplikasi yang terinfeksi malware, di antaranya Learn to Draw clothing, Modification Trail, dan Gymnastics Training Tutorial.

Para peneliti di Palo Alto Networks telah menemukan aplikasi Android yang terinfeksi ini dan melaporkannya ke Google.

Beruntungnya, malware di aplikasi ini tidak menyebabkan kerusakan pada sistem operasi seluler Android.

Namun, yang menarik dari aplikasi ini adalah mereka memiliki file executable Windows yang berbahaya.

Artinya, malware ini tidak menimbulkan ancaman apa pun ke perangkat Android karena file ini hanya dapat berjalan pada mesin yang menggunakan Windows.

Laporan Palo Alto Networks menyatakan bahwa beberapa dari aplikasi yang terinfeksi ini masing-masing sudah 1000 kali diunduh dan diinstal, serta mendapat peringkat bintang empat.

“Di antara aplikasi yang terinfeksi ini, satu file APK mungkin berisi beberapa file PE berbahaya di lokasi yang berbeda, dengan nama file yang berbeda. Namun, ada dua file PE yang disematkan di semua aplikasi yang terinfeksi,” jelas laporan itu.

Kemungkinan besar, kerusakan dapat terjadi jika file APK dari aplikasi yang terinfeksi dibongkar pada mesin Windows dan file PE yang mengandung malware dibuka pada PC.

Namun, kemungkinan terburuk jika para pengembang mengeluarkan file berbahaya tersebut dan dapat dijalankan di Android.

Sebelumnya, pada Maret tahun lalu, malware serupa dengan kemampuan yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin Windows menyerang sekitar 132 aplikasi Android di Google Play.

Sebagian besar aplikasi yang terinfeksi berasal dari Indonesia, dan kebetulan ditemukan peneliti di Palo Alto Networks.

 

Sumber: Gadgets.ndtv

 

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!6 jam lalu

Teknologi yang Membuat Ponsel Jadi Makin Pintar

TELEPON Pintar makin pintar dengan pembaharuan fitur yang disematkan dari tahin ke tahun. Ada lensa kamera berkualitas tinggi, aplikasi seluler,...

Pop & Roll17 jam lalu

Selamat Jalan Sang Legenda Komik Marvel

STAN Lee, sang penulis  yang menciptakan banyak karakter ikonik seperti Iron Man, Fantastic Four, Spider-Man, Daredevil, dan X-Men, meninggal dunia...

Pilihan gowest.id18 jam lalu

Kemunculan Oarfish, Pesan dari Laut Tentang Gempa Bumi?

KEMUNCULAN ikan Oarfish sering dikaitkan sebagai pertanda gempa Bumi akan terjadi. Ikan Oarfish dianggap sebagai pembawa pesan dari laut. Rumor mengenai...

Ini Batam3 hari lalu

Andra & The Backbone di “Car Free Night BP Batam ; Main Hati”

BAND papan atas Andra & The Backbone menjadi salah satu pengisi acara di even BP Batam Car Free Night yang...

Hidup Sehat3 hari lalu

Khasiat Makan Kuaci Yang Mungkin Belum Diketahui

MENONTON sambil ditemani satu bungkus kuaci? Rasanya sangat komplit! Apalagi, kini kuaci sudah hadir dengan berbagai varian rasa yang bisa jadi...

Pop & Roll3 hari lalu

Penampilan Padi Reborn di “90s Festival”

90’S FESTIVAL Digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Sabtu, 10 November 2018. Even berlangsung sangat meriah dan mengesankan bagi para pengunjung....

Pop & Roll5 hari lalu

Konser 25 Lagu G’nR di Jakarta

BAND rock legendaris Guns N’ Roses akhirnya menyapa para penggemar mereka di Indonesia dalam rangka tur dunia yang bertajuk Not in This...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

THE NEW, Xiaomi Vs Huawei!

BARU – baru ini Xiaomi meluncurkan smartphone andalan mereka Mi Mix 3 di Tiongkok. Mengusung konsep kamera pop-up. Xiaomi Mi...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Yuk Bikin Stiker WhatsApp Sendiri!

APLIKASI pesan instan WhatsApp mendapatkan update terbaru dengan ditambahkannya stiker di kolom chatting. Dengan adanya stiker tersebut, sekaranh kamu jadi...

Bincang7 hari lalu

Tanggapan Kuasa Hukum PT REXVIN Tentang Tuduhan dari Konsumen

ADA informasi yang beredar belakangan tentang sebuah developer perumahan di Batam, PT REXVIN, yang dituduh melakukan penipuan terhadap seorang konsumennya....