Terhubung Dengan Kami

Uang

4 Langkah Strategis Mewujudkan Industri Berorientasi Ekspor

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

RAPAT Koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Rakorpusda), ke – 15 yang digelar oleh Bank Indonesia beberapa hari kemarin, menyepakati 4 langkah strategis yang akan diwujudkan dalam bentuk langkah strategis, dalan mempercepat pengembangan industri berpotensi eksport.

Dalam rapat Rakorpusda yang digelar di Radisson Hotel dan Convention Center, Jumat (14/04) pagi kemarin,  dihadiri langsung oleh Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta dihadiri oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Gubernur Kepulauan Riau, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, para Walikota dan Bupati di Provinsi Kepulauan Riau.

Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardoyo menjelaskan dengan Rakorpusda ini, sebagai upaya menjaga stabilitas makroekonomi yang terjaga disertai struktur perekonomian yang kuat merupakan prasyarat untuk membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat, berkelanjutan, berimbang, dan inklusif.

“Upaya untuk mencapai tujuan tersebut perlu didukung oleh surplus neraca berjalan (current account),” ujarnya.

Salah satu strategi penting yang perlu ditempuh adalah melalui percepatan pengembangan industri berorientasi ekspor, baik padat karya maupun berteknologi tinggi (technology intensive), termasuk industri hilir.

“Terutama di daerah yang memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDT R) dan kawasan ekonomi (Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Industri, Free Trade Zone, dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional), didukung pembentukan Satuan Tugas Percepatan Implementasi Berusaha di seluruh daerah,” lanjut Agus.

Di luar itu, penyediaan insentif fiskal yang mencakup kegiatan ekspansi bisnis, industri pionir, ecommerce, UMKM kawasan industri, kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, serta Kawasan Ekonomi Khusus. Dan penyesuaian tarif bahan baku dan barang impor/mesin yang memberi insentif berkembangnya industri manufaktur, disertai penyederhanaan proses untuk memperoleh lisensi di lokasi industry dan perijinan ekspor dan impor.

Langkah kedua, ialah menurunkan biaya logistik industri domestik melalui peningkatan kapasitas dan efisiensi infrastruktur konektivitas, air dan listrik. Khusus untuk Kepulauan Riau, untuk mendukung pengembangan potensi Batam sebagai pusat industri, perdagangan dan logistik.

“Percepatan realisasi rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Tanjung Sauh dan Terminal Bandara Hang Nadim dan juga pembangunan instalasi air dan transmisi listrik, harus segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Agus juga menilai penguatan sumber daya manusia untuk mendukung penyediaan tenaga kerja dengan skill yang sejalan dengan kebutuhan perkembangan teknologi dan otomasi proses produksi. Serta perluasan pasar ekspor industri nasional dengan menambah kerja sama perjanjian perdagangan bilateral/multilateral (Free Trade Agreement-FTA, dan Preferential Trade Agreement-PTA) dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional juga merupakan langkah yang tepat.

“Berkembangnya industri berorientasi ekspor di daerah melalui pemberian kemudahan perizinan dan insentif fiskal, yakni dengan percepatan implementasi program Online Single Submission (OSS) sehingga terintegrasi antara pusat dan daerah juga harus menjadi prioritas,” paparnya.

(*/GoWest.ID)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Hidup Sehat5 hari lalu

Khasiat Ikan Tongkol

IKAN Tongkol menjadi salah satu ikan yang cukup populer di Indonesia. Ikan ini dapat diolah menjadi berbagai masakan rumahan yang...

Film Film Film5 hari lalu

Kisah Bung Hatta Mau Diangkat ke Layar Lebar

FILM sejarah tergolong langka di negeri ini. Bahkan bisa dihitung dengan jari. Masih banyak tokoh yang belum difilmkan. Salah satunya...

Histori7 hari lalu

Yang Dilakukan Sebelum Kenal Internet

INTERNET Ditemukan pada tahun 1989. Artinya genap 30 tahun sekarang, sebagian dari kita mungkin tidak menduga jika internet akan menjadi begitu besar....

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Pemburu Harta Karun di Balik Museum Sri Serindit

DULU, perairan sekitar Natuna adalah jalur yang padat dilalui oleh kapal-kapal dagang dari berbagai negara. Tak sedikit jumlah kapal dagang...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Titan, Masa Depan Militer Dunia?

BERTEMU Titan, si robot militer. Robot ini memiliki tinggi 8 feet dan berat 60 Kg. Titan diperkenalkan dalam ajang INTERNATIONAL...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Telat Menikah Lebih Bahagia?

PERNIKAHAN bisa membuat hati kita lebih bahagia dalam jangka panjang. Namun, sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa kebahagiaan tersebut tergantung kapan...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Ponsel Layar Meregang Dari LG

LG menyatakan tidak akan gegabah dalam merilis ponsel layar lipat. Yang menarik, LG justru dikabarkan punya inisiatif untuk menghadirkan perangkat dengan layar yang...

Ide2 minggu lalu

Mimpi Kecil Tentang Rumah Pohon

CITA CITA ingin memiliki rumah di atas pohon yang diimpikan saat masih kecil, akhirnya diwujudkannya begitu dewasa. Rumah pohon ini...

Jalan-Jalan Plesir2 minggu lalu

Wisata Alam Terbuka di Batam Forest Top

BATAM Forest Top adalah salah satu lokasi wisata anti mainstream di Kota Batam. Sesuai dengan namanya, kita akan disuguhkan wisata...

Otto Keren!3 minggu lalu

7 Mobil KW China Yang Bikin Geleng Kepala

TIONGKOK atau China memang negara yang unik. Selain Chinese Food yang terkenal, mereka juga terkenal sering mengabaikan apa yg dikenal...