Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

83,8 KM Jalan Lingkungan Terbangun di 2018

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

PEMERINTAH Kota Batam sudah membangun 41,097 km drainase dan 83,806 km jalan lingkungan sepanjang 2018 lalu.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam, Eryudhi Apriadi mengatakan pembangunan jalan dan drainase pemukiman ini dilaksanakan oleh dinas dan melalui program Pemberdayaan Masyarakat Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PM-PIK).

“Untuk pembangunan atau rehabilitasi drainase yang dilaksanakan Dinas Perkimtan, ada sepanjang 21,080 km. Sementara melalui program PM-PIK, 20,017 km,” kata Eryudhi di Batam Centre, Rabu (9/1).

Jalan lingkungan yang dibangun melalui program PM-PIK di 2018 sepanjang 47,191 km. Sedangkan semenisasi atau paving jalan lingkungan dilaksanakan sepanjang 36,465 km di mainland, dan 150 m di hinterland.

Pada 2019, rencananya dibangun 56,947 km drainase. Sepanjang 35,595 km di antaranya dilaksanakan melalui program PM-PIK.

Sedangkan jalan lingkungan yang akan diperbaiki yakni 214,952 km. Terdiri dari 32,683 km di mainland dan 750 m di hinterland, langsung oleh Dinas Perakimtan. Serta 181,519 km jalan pemukiman dibangun dengan program PM-PIK.

Program PM-PIK merupakan salah satu program andalan Walikota dan Wakil Walikota Batam, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad. Sejak dilaksanakan pada 2016 lalu, sudah 273,083 km jalan lingkungan yang dibangun dan ditingkatkan melalui program ini. Serta pembangunan drainase permukiman sepanjang 72,520 km.

“Itu data dari 2016 sampai dengan yang akan kita lakukan di 2019,” kata mantan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam ini.

PM-PIK ini dijalankan sejak 2016 dengan anggaran Rp 750 juta per kelurahan. Kemudian angkanya meningkat menjadi Rp 1 miliar per kelurahan di 2017, dan Rp 1,1 miliar tahun ini. Sedangkan pada 2019 mendatang, nilai yang diterima tiap kelurahan yakni Rp 1,3 miliar.

“Dan tahun ini kita fokuskan untuk jalan dan drainase,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini adalah bentuk komitmen Walikota dan Wakil Walikota Batam dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Program PM-PIK membuat pembangunan berimbang karena tidak hanya menyentuh jalan-jalan utama berskala besar, tapi juga sampai ke lingkungan permukiman masyarakat.

“Program ini juga sudah sesuai dengan Undang-undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pada pasal 230 disebutkan bahwa pemerintah daerah kabupaten/kota mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana lokal kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan,” kata dia.

Yudhi mengatakan sesuai namanya, PM-PIK ini berbasis pemberdayaan masyarakat. Seluruh proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan dilakukan langsung oleh masyarakat melalui kelompok kerja masyarakat (pokjamas). Kelurahan memperkuat keberadaan pokjamas melalui surat keputusan Lurah. Sedangkan Dinas Perakimtan melakukan pembinaan dan pendampingan.

“Sejauh ini sudah banyak masyarakat yang menikmati hasil program tersebut. Seperti jalan-jalan di kavling yang sebelumnya tak tersentuh pembangunan, melalui program PM-PIK ini sudah menjadi lebih baik,” kata Yudhi.

Berdasarkan hasil inventarisasi pada 2017 lalu, sambung Yudhi, ada sepanjang 545 km jalan lingkungan dan 590 km drainase pemukiman yang perlu diperbaiki. Selain melalui PM-PIK, pembangunan jalan lingkungan dan drainase permukiman ini juga dilaksanakan melalui kegiatan di Dinas Perakimtan, serta program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan NUSP-2.

“Ini akan dituntaskan sampai akhir tahun 2020, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pak Wali,” kata dia.

(*)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id4 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide7 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori1 minggu lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...