Ilustrasi : RiauSky

UNTUK mengantisipasi lonjakan arus balik di Tanjunguban, PT ASDP Batam sejak Kamis (29/6) kemarin menambah trip menjadi 18 trip. Penambahan armada juga dijajaki mengingat lonjakan kendaraan akan berlanjut hingga akhir pekan.

GM ASDP Batam, Anis Adinizam menyebut, arus balik penumpang
dan kendaraan dari Pelabuhan ASDP Tanjung Uban menuju Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam terus meningkat dan puncak arus balik diperkirakan terjadi Jumat, Sabtu dan Minggu.

Jika Rabu (28/6) kemarin, layanan arus balik penyeberangan sampai sekitar pukul 22.30 atau 16 trip dalam sehari. Maka, sejak Kamis (29/6), kata pria yang baru 5 bulan menjabat itu, trip kapal akan menjadi 18 trip atau layanan arus balik penyeberangan sampai sekitar pukul 23.00 malam.

“Kemarin sekitar 120 mobil tidak terangkut. Karena itu, kami tambah trip,” sebutnya.

Anis juga menyebutkan kemungkinan penambahan armada kapal roro untuk layanan arus balik dari Pelabuhan ASDP Tanjung Uban menuju Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam.

“Mengingat besok puncak arus balik, kami meminta perbantuan kapal dari KMP Lome yang biasa melayani ke Pekanbaru atau KMP Sembilang dari Dabo. Saat ini menunggu kedatangannya dan harus dicek dulu kapalnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapos Pengamanan Pelabuhan Bulang Linggih dan Pelabuhan ASDP Tanjung Uban Iptu Matias mengatakan, arus balik di penyeberangan ASDP Tanjung Uban masih lancar meski terjadi penumpukan kendaraan. Sejak 23 Juni hingga 28 Juni kata perwira di Polsek Bintan Utara tersebut, terus terjadi peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan.

Disebutkannya, jumlah penumpang roro dan speed yang datang di Tanjung Uban sekitar 13.288 orang, dan jumlah penumpang yang berangkat menggunakan roro dan speed sekitar 8.321 orang. Untuk kendaraan roda dua yang datang sekitar 3.305 unit, dan yang berangkat sekitar 2.521 unit.

Roda empat terjadi peningkatan. Ia menyebut, jumlah kendaraan roda empat yang datang sekitar 1.614 sedangkan yang berangkat sekitar 991 unit.

Pantauan di lapangan, antrean mengular sekitar 300 meter hingga di depan Masjid Takwa Tanjung Uban. Bahkan, ada mobil yang antre sampai masuk ke Kampung Mentigi.

Di dalam kawasan pelabuhan terlihat antrean mobil yang menumpuk di 7 lintasan yang disediakan pihak ASDP. Bahkan, puluhan mobil sudah tidak dibolehkan masuk ke kawasan pelabuhan, karena sudah penuhnya kapasitas mobil yang akan berangkat.

Sementara itu, tenda tenda yang disediakan juga penuh dengan pemudik. Bahkan, sejumlah toilet yang disediakan pihak ASDP terlihat antrean yang sangat panjang. (*)

 

Advertorial
loading...