Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Belajar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Ke Batam

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Foto : © BP Batam untuk GoWestID

BADAN Pengusahaan Batam menerima kunjungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bandung Barat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam pada Senin (3/12).

Kunjungan ini diterima oleh Kepala Seksi Limbah Domestik BP Batam, Misyar Yunanto.

Dalam paparannya, Yunanto menyampaikan bagaimana proses Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Batam.

Tujuan dari kunjungan ini ialah untuk mencari informasi mengenai Sistem dan Pengelolaan Air Minum yang telah dibuat oleh Badan Pengusahaan Batam.

Rombongan yang berjumlah 30 orang dari Dinas PU & PERA Pemkab Bandung Barat dipimpin oleh Kepala Bidang Sanitasi, Anni Roslinati.

Anni mengungkapkan bahwa mereka ingin belajar dari BP Batam dan melihat langsung serta berdiskusi mengenai pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sedang dilaksanakan oleh BP Batam dan ke depannya program-program BP Batam ke depan.

Berdasarkan Master Plan Pembangunan IPAL (INDII-AUSAD tahun 2011) bahwa di Kota Batam akan dibangun sebanyak 7 lokasi IPAL maupun IPLT, saat ini TAHAP I sedang dalam pelaksanaan pembangunan dan pekerjaan ini merupakan bantuan dari Pemerintah Korea Selatan kepada Pemerintah Indonesia yang didelegasikan kepada BP Batam.

Batam merupakan daerah kepulauan yang tidak memiliki sumber mata air dari tanah, sehingga kebutuhan air bersih sangat tergantung kepada curah hujan yang di tampung di waduk buatan.

BP Batam telah membangun beberapa waduk yang hanya diperuntukan khusus untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Batam, BP Batam menyadari masalah lingkungan sanitasi yang bersih dan sehat mutlak diperlukan di Kota Batam agar tidak mencemari waduk-waduk yang ada.

Selain membangun 7 waduk air bersih, BP Batam sudah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah dengan kapasitas 2.850 m3/hari atau 33 lt/det pada tahun 1995 beserta jaringan pipa air limbah di wilayah Batam Center.

Misyar juga menjelaskan sebuah sistem yang diterapkan dalam desain IPAL di Batam, yaitu System FCR adalah solusi pengolahan air limbah lengkap termasuk penghapusan padatan, perawatan biologi / penghapusan hara, pemisahan fasa, dan perlakuan akhir untuk kualitas reuse (jika diperlukan) untuk pengolahan air limbah di Kota Batam.

Pemasangan jaringan pipa air limbah sepanjang 114 km dengan sambungan rumah sebanyak 11.000 SSR serta pembangunan 5 unit stasion pompa sebagai reservoir pengumpul limbah domestic yang selanjutnya dipompakan ke IPAL yang berlokasi di daerah Bengkong.

Pembangunan ini juga akan menghasilkan kompos sebesar 18 m3/hari yang bias dimanfaatkan langsung untuk pupuk taman kota atau bias digunakan oleh warga masyarakat Batam.

Adapun layanan perpipaan air limbah terpusat (off site) baru terealisasi sebesar 15% sedangkan pelanggan air bersih yang belum terlayani dengan jaringan perpipaan terpusat akan dilayani melalui L2T2 (Layanan Lumpur Tinja Terjadwal) (on site), hal ini sudah diterapkan dibeberapa Kota, seperti Kota Bandung, Medan, Yogyakarta dan daerah lainnya, dengan demikian kedepannya Kota Batam selaras dengan program Pemerintah Universal Akses 100-0-100 atau 100% pelayanan air bersih, 0% pemukiman kumuh dan 100% pelayanan air limbah.

Dengan paparan tersebut, Kepala Bidang Sanitasi, Anni Roslinati mengatakan bahwa pengelolaan Air Limbah di Batam didesain dengan sangat baik dan mampu menjadi percontohan bagi daerah mereka kedepan.“Inilah keunggulan yang kami pelajari dari Batam, kami harap dapat kami terapkan di daerah kami nantinya.” Ungkap Anni.

Usai kunjungan Kerja ini, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah proyek yang telah dipaparkan BP Batam seperti, pembangunan Stasion Pompa dan pemasangan jaringan pipa air limbah.

 

(*/ GoWestID)

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Bincang1 minggu lalu

Desy Agustina ; Lagu Anak Hingga Musik Jazz

ADA keprihatinan yang dalam melihat banyak karya anak bangsa yang justru tidak dikelola sendiri. Contohnya lagu anak-anak dan kekayaan seni...

Ide1 minggu lalu

Cara Ampuh Mengubah Kebiasaan Begadang

KEBIASAAN begadang hingga larut malam tak baik untuk kesehatan. Bagi yang sudah terbiasa begadang, tidur cepat akan sangat sulit atau...

Pop & Roll2 minggu lalu

Robby Sugara Tutup Usia

AKTOR senior Robby Sugara tutup usia pada Kamis (13/6/2019). Kabar duka ini diungkap oleh putrannya, Juan Bernard, melalui fitur Insta...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

PUBG Mobile Jadi Games Terlaris di Dunia

Game PUBG Mobile menorehkan prestasi terbaru. Game tersebut berhasil menjadi game terlaris di dunia dengan pendapatan mencapai lebih dari USD 146...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Ini Dia, Ban Anti Kempes dan Pecah!

PABRIKAN ban Michelin dan raksasa mobil General Motors (GM) tengah bekerja sama mengembangkan purwarupa ban tanpa udara (airless) yang ramah...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Yang Khas Saat Lebaran di Indonesia

ISLAM di Indonesia tumbuh dengan khas. Tak seperti umat lain di belahan lain dunia, Idulfitri disambut dengan tradisi yang beragam....

Histori3 minggu lalu

ALS ; Bus Dengan Trayek Terjauh, Lintas Sumatera – Jawa

PO Antar Lintas Sumatra (ALS) adalah sebuah perusahaan jasa transportasi angkutan penumpang darat yang didirikan di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatra...

Film Film Film3 minggu lalu

5 Fakta Film Hero Lokal “Gundala”

DARI deretan film superhero yang ditayangkan di tahun ini, film ‘Gundala’ gak kalah dinantikan oleh para pencinta film di Indonesia....

Bincang4 minggu lalu

Menyiapkan Pusat Data Server di Batam

PEMERINTAH berencana membangun pusat data server untuk kepentingan pemerintah dan Pemda-Pemda se-Indonesia di pulau Batam. Plt. Direktur Layanan Aplikasi &...

Pilihan gowest.id4 minggu lalu

Kecanduan Games Masuk Dalam Gangguan Mental

GAMING disorder alias kecanduan gim video resmi ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai gangguan kesehatan mental, Sabtu (25/5). Sementara itu,...