Connect with us

Ini Batam

“Dendi yang Kokoh Tergelincir Suap”

admin

Dipublikasi

pada

PRIA yang tak banyak bicara di depan publik itu, tiba-tiba tersandung masalah. Tim Saber pungli Polda Kepri mendatangi kediamannya di Komplek Pengairan, Sei Harapan, Batam, senin (23/10) sore kemarin. Ada laporan tentang transaksi uang yang  diduga suap di kediamannya.

Belakangan diketahui, uang tersebut diduga uang suap terkait proses pengurusan perizinan dan penanganan limbah B3.

Dendi Purnomo, pria yang ditangkap itu, sehari-harinya menjabat sebagai kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemko Batam. Ia ditahan dalam Operasi Tangkap Tangan tim Saber Pungli Polda Kepri, senin (23/10) kemarin.

Dendi ditangkap di rumahnya, Kompleks Pengairan, Sei Harapan, Sekupang, bersama seorang pengusaha, senin (23/10) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti uang puluhan juta rupiah.

Satu informasi di Polda Kepri menyebutkan, barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta. Uang tersebut merupakan setoran awal dari pengusaha yang hendak mengurus izin di DLH Kota Batam.

“Benar, itu DP (down payment/uang muka, red) di OTT,” kata sumber tersebut.

Sumber lain menyebutkan, uang Rp 25 juta tersebut merupakan uang suap terkait penanganan limbah berbahaya dan beracun (B3) di sebuah perusahaan yang bergerak di sektor shipping cargo di kawasan Batuampar.

Setelah menangkap Dendi di rumahnya, polisi juga menggeledah kantor Dendi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam di Sekupang. Ada beberapa dokumen yang diambil polisi.

Uang Suap?

Uang yang diterima Dendi dari pengusaha yang belakangan diketahui bernama Amirudin, Direktur PT Telaga Biru Semesta, diduga untuk memperlancar kegiatan tank cleaning perusahaan tersebut.

Foto barang bukti hasil OTT Dendi Purnomo : © batamnews

“Uang itu untuk membicarakan pengurusan dokumen terkait kegiatan tank cleaning, agar rencana berita acara pemeriksaan ditandatangani oleh Dendi Purnomo, dan pengawasan tank cleaning tidak dilakukan. Kemudian diadakan pertemuan di rumah Dendi Purnomo,” ujar Irjen Pol Sam Budigusdian kepada sejumlah wartawan di ruang Rupatama Mapolda Kepri, Nongsa, Selasa (24/10/2017).

Kapolda Kepri menambahkan, Amirudin merupakan pemenang tender proyek pengerjaan tank cleaning. Nilai proyek mencapai Rp 4 miliar.

Menurut Kapolda, saat ini masih dilidik kemana aliran uang tersebut akan dikirim.

“Apakah ke atasannya?” ujar Sam.

Sam mengatakan, dalam OTT tersebut, selain mengamankan uang tersebut, polisi juga mengamankan satu baju batik, satu handphone merek Samsung S8 warna hitam milik Dendi Purnomo, serta satu handphone merek Samsung Note 5 warna hitam, dua amplop berisi uang Rp 5 juta.

Total uang yang disita senilai Rp 35 juta. Rp 25 juta dari tangan Dendi, sedangkan Rp 10 juta dari tangan Amirudin.

Kapolda menambahkan, Dendi Purnomo dijerat pasal penyuapan atau gratifikasi pasal 5 dan pasal 12 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Terjerat dan Karier Tamat?

Selasa (24/10), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Dendi Purnomo akhirnya dimunculkan dalam konferensi pers polisi di Mapolda Kepri.

Salah satu pejabat Pemko Batam itu muncul dengan baju tahanan berwarna orange dan mengenakan sebo. Di sebelahnya ada seorang lainnya dengan penampilan sama. Dia adalah pengusaha yang diduga menyuap sang kepala dinas tersebut.

Foto Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam, Dendi Purnomo mengenakan baju tahanan, bersebo dan terborgol saat dimunculkan pada konferensi pers di Mapolda Kepri, selasa (24/10) : © batamnews

Tangan Dendi terborgol. Tidak ada kata-kata yang terlontar dari mulutnya.

Sampai sebelum tertangkap dalam OTT, Dendi Purnomo diketahui merupakan pejabat terlama yang menduduki posisinya di urusan Lingkungan Hidup pemerintah kota Batam. Sebelum lembaga yang dipimpinnya beralih menjadi dinas, Pria ini juga memimpin instansi Lingkungan Hidup di pemko Batam saat berstatus sebagai sebuah Badan selama bertahun-tahun.

Dendi Purnomo awalnya merupakan karyawan di Otorita Batam sebelum memutuskan hijrah ke Pemerintah Kota Batam. Ia juga menangani soal lingkungan hidup, Amdal dan limbah di institusi sebelumnya. Begitu hijrah, ia langsung menduduki posisi sebagai kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Batam. Setahun terakhir, badan yang dipimpinnya berubah menjadi sebuah dinas. Dendi juga tetap kokoh memimpin Dinas tersebut dengan perluasan wewenang melingkupi masalah persampahan.

“Menurut aturan, bila terbukti bersalah, dia bisa dipecat”, ujar seorang rekannya yang juga mantan pejabat di lingkungan pemerintah kota Batam.

Lantas, jika begitu, tamatkah karier Dendi?

(dha/abi/zhr)

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi5 jam lalu

Membuat Kebun Hidroponik di Lahan Yang Terbatas

KAMU ingin memiliki kebun sayur atau tanaman lainnya, tetapi tinggal di perkotaan dengan  lahan terbatas? Kebun hidroponik bisa menjadi solusinya....

Film Film Film23 jam lalu

Menebar Inspirasi Dalam Keluarga Cemara

HOROR, drama-komedi, drama-tragedi, action, sejarah, superhero. Sejak beberapa tahun belakangan tema-tema film itu berseliweran di berbagai bioskop tanah air. Terhitung langka film...

Gaptek? Gak Lah!24 jam lalu

Ada Kebocoran 6,8 Juta Photo Pengguna Facebook

PRIVASI pengguna jejaring sosial Facebook lagi-lagi dilanggar. Jumat (14/12/2018) waktu Amerika Serikat (AS), Facebook mengakui adanya kebocoran foto pribadi milik...

Hidup Sehat4 hari lalu

Yang Membedakan Suara Kentut Orang Berbeda-Beda

KAMU mungkin pernah sesekali menahan kentut saat sedang dikelilingi banyak orang. Bukan cuma takut tiba-tiba muncul bau busuk, tapi juga...

Jalan-Jalan Plesir6 hari lalu

Di Kesejukan Hutan dan Air Terjun Pongkar

APA yang tersirat dalam benak anda saat berpikir mau melakukan wisata ke wilayah Kabupaten Karimun di Provinsi Kepulauan Riau? Kami...

Jalan-Jalan Plesir6 hari lalu

Sensasi Keindahan Kepri Dari Angkasa

KEPULAUAN Riau yang secara Geografis hampir 90 % wilayahnya dikuasai oleh lautan, memiliki keindahan tersendiri. Terutama alamnya. Keindahan alam Kepulauan...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Makanan Yang Bisa Tangkal Proses Pikun

SALAH satu masalah penuaan paling umum terjadi adalah penurunan daya ingat atau pikun. Hasil penelitian terbaru menemukan cara pencegahannya yang...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Robot Pembuat Ayam Goreng

TOKO retail Lawson di Jepang punya cara unik agar penyajian ayam gorengnya jauh lebih mudah dan cepat. Mereka memanfaatkan robot Karaage-kun, robot pembuat...

Pop & Roll1 minggu lalu

Pernikahan Mewah Nick Jonas dan Priyanka Chopra di Delhi

PRIYANKA Chopra, aktris ternama film India serta serial televisi AS, dan Nick Jonas dari Jonas Brothers merayakan pernikahan mereka pada...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Punya Pengasuh Instagram? Kenapa Tidak

PARA turis kini bisa benar-benar menikmati liburan jauh dari gawai tanpa perlu sibuk memikirkan nasib akun media sosial telantar. Urusan...