Connect with us

Khas

“Dijajah Roaming di Tapal Batas”

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

BAGI masyarakat yang tinggal di beberapa tapal batas negara, salah satu kendala yang sering dihadapi adalah “penjajahan” sinyal seluler dari negeri tetangga.

Masih banyak daerah di tapal batas Indonesia yang belum berdaulat atas sinyal komunikasi seluler mereka.

Sinyal kita ini belum berdaulat. Masih sering kena roaming.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri acara peringatan Hari Sumpah ke-89 di di Kabupaten Belu, Sabtu, 28 Oktober 2017, mengatakan, masalah roaming  sudah diinventarisasi. Ia mengakui memang masih ada persoalan yang harus dibenahi.

Yang penting menurut Tjahjo adalah penambahan BTS. Di daerah Alor, NTT misalnya. Jumlah BTS memang  masih kurang. Tjahjo berharap mudah-mudahan hal itu, segera bisa dibereskan.

Tjahjo pun kemudian bercerita, bahwa beberapa waktu yang lewat ia sempat ke Natuna, lalu  terakhir Kepulauan Rondo. Di sana ia dapat masukan dari TNI.

“Sama ngeluhnya kami siap tapi untuk nelpon ke keluarga saja berat harus roaming Singapura harus roaming Malaysia.  Sekarang udah enggak.  Saya yakin ini enggak akan lama. Awal sudah akan beres kok,” kata dia.

Sinyal Roaming di Kepri

KEPULAUAN Riau, khususnya Batam, adalah wilayah perbatasan yang  kadang sering menerima sinyal roaming dari negara tetangga. Seperti Malaysia dan Singapura.

Ilustrasi wilayah perbatasan : © Tripadvisor

Dekatnya wilayah, jadi salah satu penyebabnya. Di kawasan pariwisata Nongsa, Kota Batam Kepulauan Riau, yang merupakan wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Singapura, juga Indonesia dengan Malaysia, kerap terjadi luapan sinyal dari dua negara tetangga.

Sinyal dari perusahaan telekomunikasi Singapura dan Malaysia bergantian masuk ke Indonesia, ditandai dengan datangnya pesan singkat berisi ucapan selamat datang di Singapura atau Malaysia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan regulator telekomunikasi Singapura dan Malaysia agar tidak terjadi kebocoran sinyal di wilayah perbatasan, yang membuat sinyal operator seluler asing masuk ke Indonesia dan merugikan warga.

“Saya enggak kena spill over, ada pertemuan rutin kementerian Indonesia dengan IDA dari Singapura, dengan MC dari Malaysia juga untuk membahas ini,” kata Rudiantara ketika di berada di Batam beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Antara.

Menteri Rudiantara mengatakan luapan sinyal di perbatasan seharusnya tidak boleh terjadi, karenanya tiga negara serius menanganinya. Koordinasi tiga negara itu dilakukan antara Infocom Development Authority (IDA) of Singapura, Malaysian Communications And Multimedia Commission (MCMC), dan Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dalam koordinasi tiga negara, ketiganya memastikan seluruh perusahaan telekomunikasi untuk menjaga kekuatan sinyal, agar tidak memasuki teritori negara lain.

“Karena itu ‘kan tidak boleh. Karena, kalau di Batam sempat kejadian itu, sangat mungkin orang Singapura mendapat sinyal Indonesia. Power dijaga. Sama, di Singapura juga begitu,” kata Rudiantara beberapa waktu lalu.

Network Sharing

PENAMBAHAN BTS di wilayah-wilayah tapal batas, jadi salah satu langkah menjadikan sinyal dalam negeri berdaulat di wilayah-wilayah perbatasan.

Cuma, biaya pembangunan BTS menjafi kendala karena tinggi. Salah satu opsi yang bisa ditempuh adalah menerapkan network sharing di antara sesama operator seluler.

Kami percaya network sharing itu dibutuhkan dan bisa direalisasikan,” kata Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini beberapa waktu lalu.

Menurutnya, harapan untuk terjadinya network sharing masih ada di Indonesia karena pemerintah mengeluarkan sinyal mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan kerjasama dengan swasta dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan aset.

“Kalau bagi kami pemain Telco, tentunya sangat ingin bekerjasam dengan Telkom yang BUMN dimana memiliki jaringan backbone ekstensif,” katanya.

Dijelaskannya, bagi XL menghadirkan efisiensi suatu hal yang dibutuhkan agar bisa mencapai cost optimum. “Biaya bangun jaringan itu sekitar 40% dari total pengeluaran. Kita tentu kaji dan berharap inovasi-inovasi yang bisa tekan cost,” ulasnya.

Diungkapkannya, sembari menanti keluarnya regulasi yang bisa mengadopsi pola bisnis multi operator core network (MOCN) untuk network sharing, berbagai hal dilakukan agar biaya jaringan efisien. Misalnya, menekan biaya sewa menara, managed service, dan berharap ada pengurangan di regulatory charges.

Saat ini ada lima model network sharing yang ada, yakni CME Sharing, multi operator radio access network (MORAN), multi operator core network (MOCN), Roaming, dan mobile virtual network operator (MVNO).

MORAN adalah operator bisa berbagi BTS, tapi tetap menggunakan spektrum masing-masing. Sedangkan MOCN adalah operator tidak hanya berbagi BTS, tapi juga spektrum dimanfaatkan secara bersama.

(dha/yur)

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pop & Roll1 bulan lalu

Untuk Perempuan, Pria Humoris itu Begini

PUNYA teman pria yang humoris memang bikin hari-hari kamu jadi lebih terhibur. Benar? Bayangkan, kalau tak ada kehadirannya semua teman...

Pop & Roll1 bulan lalu

Katanya, Wanita Lebih Suka Tidur Sendiri

ADA fakta menarik diungkap pakar tidur dunia Dr Michael Breus. Katanya, wanita sesungguhnya lebih suka atau nyaman tidur sendirian. “Ada perbedaan...

Gaptek? Gak Lah!2 bulan lalu

145 Aplikasi di Playstore Terinfeksi Malware

SEBANYAK 145 aplikasi di Google Play ditemukan terinfeksi malware baru yang dapat merusak mesin Windows. Menurut laporan awal pekan ini, 145 aplikasi Andorid...

Gaptek? Gak Lah!2 bulan lalu

Chat Sambil Nonton Youtube di WhatsApp Android

AWAL 2018, WhatsApp menghadirkan fitur Picture-in-Picture untuk perangkat bersistem operasi iOS. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk menyaksikan video dari Instagram, Facebook, dan YouTube tanpa...

Pilihan gowest.id2 bulan lalu

Membayangkan Kartun “Kids Jaman Old” Menua

ANAK – anak era 70, 80 dan 90-an pasti pernah merasakan betapa berjayanya jaman dahulu. Saat banyak sekali film kartun...

Pop & Roll2 bulan lalu

Liam Dan Noel Galagher Rujuk

REUNI band Oasis adalah salah satu yang paling dinantikan penggemarnya di muka bumi ini. Tapi, reuni ini tidak akan terwujud...

Otto Keren!2 bulan lalu

Skuter Matik Nex II Varian Baru Hadir di Batam

SETELAH sukses diluncurkan di Jakarta dan beberapa kota lain, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi turut memperkenalkan varian...

Hidup Sehat2 bulan lalu

Mewaspadai Kanker Serviks, Sadanis dan Payudara Klinis dengan Sosialisasi

CANCER Information & Support Center (CISC) Batam mengadakan kegiatan sosialisasi  pemeriksaan kanker serviks, Sadanis dan Payudara Klinis di Puskesmas Tiban...

Otto Keren!2 bulan lalu

Setelah Jimny, Suzuki Luncurkan Hustler

SUZUKI telah merilis Jimny terbaru untuk pasar domestik di Jepang. Kini, Suzuki juga telah menyiapkan Suzuki Hustler Tough Wild sebagai...

Film Film Film2 bulan lalu

Buffalo Boys, Produksi Infinite Studio yang Tampil di Fantasia International Film Festival 2018

FILM Buffalo Boys sukses memukau penonton dunia. Film produksi Screenplay Infinite Films ini diputar secara world premiere di Fantasia International...