Terhubung Dengan Kami

Uang

DPRD Batam Pikirkan Nasib PKL

nien bagaskara

Dipublikasi

pada

ilustrasi

DPRD Kota Batam mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam Rapat Paripurna di DPRD Kota Batam, Senin (12/2/2018).

Regulasi itu untuk memberikan kesempatan berusaha bagi pedagang melalui penetapan lokasi, menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan usaha PKL menjadi usaha ekonomi mikro yang tangguh dan mandiri.

Pengusul Ranperda PKL, Erizal Kurai mengatakan, tumbuhnya sektor formal dan informal dalam kegiatan perekonomian merupakan konsekuensi logis dari proses pembangunan. Masih belum teratasinya pengangguran, keterbatasan Iapangan kerja baru serta desakan kebutuhan ekonomi untuk mempertahankan hidup menyebabkan sebagian orang mencari alternatif pekerjaan di luar sektor formal.

“PKL merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh masyarakat di sektor informal. Sektor informal ini pada umumnya berupa usaha berskala kecil dengan modal, rusng lingkup dan pengembangan usaha yang terbatas,” kata Erizal dalam penyampaian dan penjelasan Ranperda Inisiatif DPRD tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL dalam Rapat Paripurna DPRD Batam.

Menurut dia, pedagang perlu ditata dan diberdayakan guna menunjang pertumbuhan perekonomian masyarakat dan sekaligus sebagai salah satu pilihan dalam penyediaan barang dagangan yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan harga yang relalif berjangkau.

Dalam perkembangannya, lanjutnya, keberadaan PKL di Batam telah menggunakan wilayah jalan atau fasilitas umum yang menimbulkan gangguan ketentraman, ketertiban masyarakat, kebersihan lingkungan.

“Kalau ditata bukan saja mempercantik estetika kota, tetapi akan menambah PAD hingga kisaran Rp100 miliar setiap tahunnya. Karena di Batam ada lebih dari 10 ribu PKL,” ujarnya.

Senada disampaikan pengusul lainnya, Harmidi Umar Husen, bahwa penataan dan pemberdayaan terhadap PKL wajib dilakukan agar keberadaan mereka tertata baik dan juga dapat berkontribusi pada penambahan PAD Batam.

“Bukan malah diburu karena dianggap mengganggu jalan atau fasilitas umum,” tegas politisi Gerindra ini.

Sesuai urutannya, kata Legislatif Dapil Bengkong-Batuampar ini, DPRD akan mendengarkan tanggapan Pemko Batam pada 19 Februari mendatang, setelah itu membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas dan mempercepat lahirnya Perda PKL.

“Kalau Perda terealisasi, kedepan PKL tidak lagi terombang-ambing. Harus bisa ditata karena sudah banyak sukses stori yang mampu menambah PAD dengan penataan PKL,” jelasnya.

Terakhir disampaikan, selama pembebasan Ranperda berlangsung tim terpadu diminta tidak melakukan penertiban terhadap PKL.

“Ekonomi sudah susah, jangan lagi ditambah susah, biarkan mereka mencari nafkah sembari Pansus menyusun regulasinya,” katanya seperti dikutip dari sindobatam.com. (*)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id2 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id4 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir5 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide5 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori7 hari lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...