Terhubung Dengan Kami

Uang

Harga BBM Berpotensi Naik Lagi

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

PENURUNAN harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi oleh Pertamina yang mulai berlaku, Sabtu (5/1), diperkirakan tak akan bertahan lama.

Sebab, har­ga minyak di pasar global yang sebe­lum­nya turun sejak November 2018 yang menjadi dasar Pertamina menu­runkan harga BBM di Indonesia, kini mulai bergerak naik kembali.

”Tren harga minyak ke depan masih akan fluktuatif. Bahkan per hari ini (kemarin, red) harga minyak sebetulnya sudah mulai merangkak naik,” ujar Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Muhammad Faisal, Sabtu (5/1/2019).

Misalnya Brent dari yang tadinya USD 50 per barel menjadi USD 58 per barel.

“Sebenarnya Pertamina itu juga telat menurunkan harganya. Karena Shell sudah turun duluan harga jualnya, kemudian negara yang tidak mensubsidi BBM seperti Australia juga sudah turun,” sambung Faisal.

Ia memprediksi harga minyak tahun ini akan mencapai USD 70 hingga USD 80 per barel. Jika harga minyak dunia naik maka kemungkinan harga jual BBM non subsidi akan naik mengikuti harga keekonomiannya.

Sementara untuk penjualan BBM bersubsidi, Faisal menilai pemerintah bakal membutuhkan peningkatan subsidi. Terutama juga harga minyak sudah di atas USD 60 per barel. Pada tahun ini subsidi energy dianggarkan sebesar Rp 160 triliun.

Sementara tahun lalu realisasi subsidi energi sebesar Rp 153,5 triliun, melebihi pagu anggaran yang sebesar Rp 94,5 triliun.

Faisal menilai asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar USD 70 per barel dalam R-APBN 2019 sudah tepat. Namun melihat risiko pergerakan harga minyak dunia ke depan, dia menilai pagu anggaran subsidi energi masih kurang.

“Sebenarnya ada dua pilihan ketika harga minyak naik. Menaikkan anggaran subsidi atau subsidinya dilepas,” tambah Faisal.

Faisal juga mengungkapkan, tahun ini negara-negara OPEC (Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi) dan aliansinya seperti Rusia sudah merencakan untuk memotong produksi. Awalnya pemotongannya hanya 1,2 juta barel per hari, sekarang berubah menjadi 1,6 juta barel per hari.

Suplai minyak dunia yang dipotong dalam jumlah besar ini juga diprediksi tidak mampu diimbangi oleh produksi dari Amerika Serikat (AS), sehingga bakal memicu kenaikan harga di pasar global.

Seperti diketahui, terhitung Sabtu (5/1) PT Pertamina telah menurunkan harga BBM non subsidi. Penurunan tersebut sebesar Rp 150 untuk pertalite, Rp 200 untuk pertamax, Rp 250 untuk pertamax turbo, Rp 200 untuk dexlite, dan Rp 100 untuk dex.

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id4 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide7 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori1 minggu lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...