Terhubung Dengan Kami

Tanah Air

Harga Beras yang Bikin Was-Was

nien bagaskara

Dipublikasi

pada

Ilustrasi beras premium : © pertanianku

HARGA beras jenis medium naik lagi sejak sebulan terakhir. Padahal stok beras jenis ini melimpah.

Hal ini membuat geram Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi ‘Buwas’ Waseso. Buwas menyatakan, Bulog masih memiliki stok beras berlimpah.

“Jadi, stok kita sangat banyak,” ujar Buwas saat meninjau ketersediaan beras di Pasar Kramat Jati dan Cipinang, Jakarta, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (8/11).

Sampai Kamis pekan ini stok beras Bulog 2,7 juta ton.

Stok ini memenuhi kemampuan gudang Bulog. Bahkan dari beras 2,7 juta ton itu, yang disimpan di gudang luar Bulog ada 550 ribu ton.

Buwas menuturkan, setiap hari Bulog melakukan operasi pasar dengan target 15 ribu ton per hari agar harga bisa stabil.

“Ada fenomena apa kok beras mahal, ada kenaikan. Padahal tidak ada alasan untuk naik. Karena memang seperti tadi, ini suplai banyak berlebihan tapi harganya merangkak naik. Nanti biar Satgas Pangan yang mengawasi,” ujar Buwas lagi.

Sementara di situs hargapangan, Kamis (8/11), harga beras kualitas Medium I berada di kisaran Rp9.450-Rp14.650.

Hanya di NTB beras jenis ini yang dijual di harga Rp9.450. Di provinsi lain, dihargai Rp10 ribu ke atas. Paling mahal di Sumatera Barat Rp14.650.

Sedangkan berdasarkan Permendag Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017, harga eceran tertinggi (HET) beras Medium dipatok antara Rp9.450-Rp10.250. Hanya provinsi NTB yang harganya sesui patokan Kementerian Perdagangan.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Food Station, Arief Prasetyo Adi membenarkan adanya fenomena aneh tersebut. Kenaikan terjadi dari harga Rp8.750 menjadi Rp9.150.

Dia menjelaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan masalah produksi, tapi beras medium yang cenderung dijadikan beras premium.

“Tapi dalam kondisi saat ini memang produksi dari pertanian kita beras cukup dan pasokannya juga normal. Tapi memang beras medium ini cenderung di-up (naikkan) ke premium,” kata dia seperti dikutip dari Merdeka.com.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan, anomali ini terjadi karena beras medium cenderung ditingkatkan menjadi jenis premium.

Dia mengatakan Satgas Pangan akan turun tangan mengatasi anomali harga beras ini.

“Ada anomali ini kami serahkan ke Satgas Pangan. Kami imbau supaya jangan mengubah kalau memang premium karena ada sampel kami ambil di bawa ke lab dikatakan premium tetapi sesungguhnya medium,” ujarnya seperti dikutip dari Liputan6.com.

Ketua Satgas Pangan Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya telah mengendus kecurangan yang membuat harga beras makin mahal. Dia menuturkan ada dugaan beras tipe medium dijual dengan harga premium.

Setyo mengatakan beras premium yang dijual harus benar-benar berkualitas premium, bukan medium. “Sehingga tidak ada lagi yang menipu konsumen, kualitas medium tapi dijual premium. Kami koordinasikan dengan seluruh satgas di daerah,” kata Setyo.

 

Sumber : CNBC Indonesia / Beritagar / Liputan6 / Harga Pangan

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id2 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id4 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir5 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide5 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori7 hari lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...