Connect with us

Ini INDONESIA!

HIGHLIGHT : Indonesia VS Brunei 8-0

iqbal fadillah

Published

pada

TIM Nasional sepakbola U-19 Indonesia menang besar atas timnas U-19 Brunei dengan skor 8-0 pada pertandingan terakhir penyisihan Grup B Piala AFF U-18 2017, Rabu (13/9/2017).

Dengan hasil ini membuat tim Garuda Nusantara meraih tiket ke semifinal.

Harus menang besar untuk bisa lolos ke babak empat besar, Timnas U-19 langsung bermain agresif sejak menit pertama di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar. Hasilnya, Muhammad Rafli Mursalim mengantarkan Timnas U-19 unggul 1-0 lewat sepakan jarak dekat pada menit pertama tepat pada detik ke-43.

Bintang skuad Garuda Nusantara, Egy Maulana Vikri, berkali-kali mencoba menambah keunggulan melalui akselerasinya, namun sempat gagal. Egy akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-18. Tendangannya yang lemah ke tiang jauh dari sisi kanan pertahanan lawan tak mampu dihalau barisan pertahanan Brunei.

Pemain Diklat Ragunan itu mencetak gol kedua pada pertandingan ini dengan cara yang sama dengan gol pertama pada menit ke-23. Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Witan Sulaeman sukses membuat skuat Garuda Nusantara unggul 4-0 pada menit ke-41.

Striker tunggal Timnas U-19, Rafli tak mau ketinggalan dan menyamai catatan gol Egy Maulana pada laga ini. Melalui sundulan, dia membobol gawang Brunei yang dikawal kiper AK Muhd Amirul Hakim PG Zulkarnain pada menit ke-42.

Penampilan menawan Rafli Mursalim belum terhenti, dia mencetak gol indah pada menit ke-45+1 untuk mencetak hat-trick sebelum jeda pertandingan.

Sudah unggul 6-0, timnas U-19 masih bernafsu menambah keunggulan sejak babak kedua dimulai. Dari berbagai banyak serangan yang dilancarkan, Rachmat Irianto dan kawan-kawan kesulitan mencetak gol tambahan.

Witan bisa memecah kebuntuan sekaligus mencetak gol keduanya untuk membawa Timnas U-19 unggul 7-0 di menit ke-67. Satu menit berselang, pemain pengganti Hanis Saghara Putra menambah keunggulan Garuda Nusantara setelah memanfaatkan cutback dari Egy.

Hanis masuk pada menit ke-66 masuk menggantikan Rafli yang cedera. Dengan gol itu, Timnas U-19 berhasil meraih target untuk menang 8-0 sehingga anak asuh Indra Sjafri melaju ke semifinal Piala AFF U-18 2017.

Ini membuat Myanmar akan melakoni laga hidup-mati melawan Vietnam pada pukul 18.00 nanti. Vietnam hanya perlu minimal imbang untuk mendampingi Indonesia ke babak empat besar, sedangkan Myanmar harus menang dengan selisih gol paling sedikit dua.

Susunan Pemain:

Indonesia (4-1-3-1-1): M Aqil Savik; Samuel Christianson, Kadek Raditya Maheswara, Rachmat Irianto, Dedi Tri Maulana; M Luthfi Kamal/Syahrial Abimanyu (60’), Feby Eka Putra/Saddil Ramdani (46’), Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman; Egy Maulana Vikri, Rafli Mursalim/Hanis Saghara (66’)

Pelatih: Indra Sjafri

Brunei (4-5-1): AK Muhd Amirul Hakim PG Zulkarnain; M Rahimin Abdul Ghani, Andul W Ramli, M, Wafi Aminuddin, M Azirul Aji; M Hanif F Azman, M Nazif Safwan Jalni, Nur Assyraffahmi Norsamri, Abdul Hahariz Herman, M Aqil Danish Aslam; M Hanif Farhan Azman

Pelatih: Fujiwara Takao

(*)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Ini INDONESIA!

Pak Kyai Wafat saat Salat

nien bagaskara

Published

on

Jenazah almarhum KH Ece Syaripudin Didi saat dievakuasi di Rumah Sakit Ad-Zaira, Madinah. (Istimewa)

gowest.id – Pak Kyiai wafat di Madinah saat salat.

Adalah pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyyatul Falah, KH Ece Syaripudin Didi yang meninggal dunia di Tanah Suci saat hendak menjalankan Ibadah Umroh. Jenazah almarhum langsung dikebumikan di Make Madinah.
Pimpinan jemaah umroh itu meninggal saat salat duha, bersama jamaah umroh lainnya.

“Almarhum diketahui meninggal sedang rukuk, saat salat duha. Kami menerima kabar itu pukul 13.00 WIB dari jemaah yang ikut romobongan umroh,” ujar menantu almarhum, Zamaludin (46) di kediamannya, di Jalan Selabintana, Km. 35, Panjalu, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi.

Badannya langsung tersungkur ke lantai. Seketika, suasana berubah menjadi panik. KH Ece Syaripudin Didi pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ad-Zaira, Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.

“Namun sampai di sana sudah tiada. Dugaan sementara, beliau meninggal akibat serangan jantung,” terangnya.

Almarhum meninggal sekira pukul 09.00 waktu setempat, di Masjid Kuba, Madinah, Minggu (31/12/2017).

Kabar meninggalnya almarhum diterima pihak keluarga sekira pukul 13.00 WIB. Pihak keluarga meyakini, selain sudah menjadi takdir, juga karena sakit jantung yang dialami almarhum.

Menurut Zamaludin, keluarga langsung mengkonfirmasinya kepada perusahaan yang memberangkatkan jemaah umroh almarhum, yakni PT Amanah Ummat.

“Setelah dikonfirmasi, ternyata kabar itu benar adanya. Kami seperti disambar petir mendengar kabar tersebut,” imbuhnya.

Zamaludin menceritakan, dari informasi jemaah umroh, saat almarhum rukuk, badannya langsung tersungkur ke lantai. Seketika, suasana berubah menjadi panik. KH Ece Syaripudin Didi pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ad-Zaira, Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.

“Namun sampai di sana sudah tiada. Dugaan sementara, beliau meninggal akibat serangan jantung,” terangnya.

Selama ini, lanjut Zamal, almarhum sering melaksanakan ibadah umroh bersama rombongan jamaah lainnya. Beliau merupakan pimpinan kelompok saat ibadah umroh. Namun kali ini, sebelum menjalankan ibadah umroh di Madinah rencananya almarhum akan melakukan ibadah bersama rombongannya selama empat hari. Namun sayang, baru dihari kedua ia tutup usia.

“Semoga beliau menjadi ahli surga dan kami yang ditinggalkan bisa meneruskan perjuangan beliau. Di tempat yang sama, seorang warga Kampung Panjalu, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Asep (37) mengatakan, seluruh warga Kampung Panjalu merasa berduka dan kehilangan atas kepergiaan sosok KH. Ece Syaripudin Didi.

Bagi warga sekitar, almarhum merupakan pejuang yang berkiprah dalam menegakan amar ma’ruf nahi munkar.
“Beliau ini seorang pejuang agama Islam. Tentu saja, kami sangat merasa kehilangan beliau,” akunya.

Warga Kampung Panjalu merasa terharu dengan cara almarhum yang meninggal saat menjalankan ibadah. Mereka meyakini, almarhum meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

“Kami yakin beliau menetapi meninggal yang husnul khatimah,” pungkasnya kepada Radar Sukabumi. (yuz/jpg/JPC)

Continue Reading

Ini INDONESIA!

Besok, Kita Bisa Saksikan Supermoon

nien bagaskara

Published

on

 

FENOMENA alam langka diprediksi akan berlangsung selama 2018 ini.

Malahan, dua peristiwa alam terlangka diprediksi bakal terjadi di Januari 2018. Pertama, ada fenomena Supermoon pada 2 Januari 2018, dan kedua ada fenomena Bulan Biru alias Blue Moon pada 31 Januari 2018 mendatang.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Time, Minggu (31/12), fenomena alam Supermoon dikabarkan akan terjadi pada malam tahun baru hingga 2 Januari 2018 pagi hari. Sementara untuk fenomena alam lainnya yakni Blue Moon akan berlangsung pada 31 Januari 2018 waktu malam hari.

Blue Moon yang dengan kata lain merupakan bulan purnama kedua dalam bulan yang sama itu diprediksi akan hadir berbarengan dengan gerhana bulan. Wow! Artinya akan ada tiga fenomena astronomi langka yang akan menghiasi awal tahun 2018.

Saat Blue Moon terjadi, posisi bumi berada antara matahari dan bulan. Pada akhirnya, bumi menghalangi bulan dari matahari, menyebabkan gerhana. Saat gerhana, bulan akan berwarna merah menyerupai darah.

Berdasarkan analisis Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), fenomena gerhana sekaligus tiga lainnya itu bisa disaksikan dari Indonesia.

Diprediksi awal gerhana bulan akan terjadi pada pukul 17.51 WIB.

Wilayah Indonesia bagian barat akan melewatkan tahap awal ini. Namun, saat puncak gerhana sekitar pukul 20.51 WIB, seluruh wilayah Indonesia bisa menyaksikannya.

Untuk diketahui, siklus bulan purnama terjadi setiap 29,5 hari sekali. Pada jarak terdekatnya dengan bumi (titik perigee), bulan akan nampak lebih besar. Itulah penyebab munculnya fenomena supermoon atau bulan super. Sebab bulan nampak sangat besar seolah sangat dekat dengan bumi. (ryn/jawapos)

Continue Reading
Advertisement

Kami di Facebook

Trending