Terhubung Dengan Kami

Khas

Jelang Akhir Konsensi, ATB Batam Percaya Diri

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi air : freepic

MENJELANG akhir konsesi atau masa kontrak pengelolaan air baku, antara PT Adhya Tirta Batam (ATB) dengan Badan Pengusahaan Batam, Pihak ATB mengaku saat ini sedang dalam posisi percaya diri.

Mereka yakin bisa kembali memenangkan tender pengelolaan air baku.

Sebelumnya diketahui, dalam tender pengelolaan air baku pihak BP Batam menyatakan bahwa sekitar 20 perusahaan Lokal dan Internasional menyatakan siap dalam mengikuti seluruh proses tender.

Presiden Direktur ATB Benny Andrianto menjelaskan, bahwa menjelang akhir konsesi pihaknya telah melakukan rencana jangka panjang dengan membranding nama ATB di luar Provinsi Kepulauan Riau.

“Akhir konsesi kami tanggal 14 November 2020, apa yang kami lakukan saat ini. Tentu kami sudah memikirkan hal itu, dan sudah melakukan branding di luar Kepri. Hal ini merupakan rencana jangka panjang kami, karena untuk branding ATB sendiri sudah kami lakukan sejak tahun 2009 lalu. Tapi ini perlu dicatat, yang kami branding bukan nama Adhya Tirta Batam nya melainkan nama ATB,” ujarnya, pekan ini.

Benny juga menambahkan, pemikiran rencana jangka panjang ini dilakukan. Karena pihaknya sudah mulai memikirkan untuk mulai beroperasional secara Nasional. “Dengan kelebihan yang kami miliki saat ini, kami ingin berikan yang terbaik tidak hanya bagi masyarakat Batam tapi juga bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Keberhasilan branding yang dilakukan oleh ATB, membuat perusahaan pengelolaan air bersih ini berhasil dalam memenangkan proyek pengelolaan air di Umbulan, Jawa Timur serta di Lampung. Namun, pihaknya mengaku bahwa sebelum menjalankan dua proyek ini sebelumnya pihak ATB harus melalui proses lelang proyek dengan perusahaan swasta besar lainnya.

“Kami harus melalui proses lelang tender dengan beberapa perusahaan lain. Tidak hanya perusahaan pengelolaan air dari lokal, kami juga harus bersaing dengan perusahaan dari beberapa Negara lain seperti Jepang, China, dan Korea. Ini membuktikan bahwa ATB di luar kandang saja bisa menang, bagaimana dengan di rumah sendiri,” lanjutnya.

Benny mengakui bahwa pihaknya tidak ingin menyombongkan diri terlebih dahulu.

Saat ini pernyataan yang dilontarkannya merupakan rasa percaya diri dalam menghadapi para pesaingnya.

“Apabila nanti kami kalah berarti suporter hanya menyemangati dan menyoraki para pesaing, dan bukan tuan rumah. Tapi kalau ternyata kami menang lagi, berarti hal ini karena kinerja kami sangat baik selama ini,” Benny menggambarkan proses lelang yang akan mereka ikuti nantinya.

Banyaknya peminat dalam mengelola air baku di Batam, menurutnya tidak terlepas dari seluruh prestasi yang sudah didapat oleh PT ATB sejak beberapa tahun belakangan. “Batam itu masih seksi, dan ATB itu ibarat mobil Ferarri. Jadi tidak mungkin tidak ada yang mau, siapapun nanti pemenangnya tentu akan langsung mewarisi apa yang sudah kami lakukan selama ini. Perusahaan mana yang mau untuk mengelola dan mengendarai kendaraan yang sudah bobrok,” tuturnya.

Senada dengan hal ini, Benny juga menjelaskan bahwa saat ini PT ATB telah memiliki divisi baru yang mengurusi seluruh permasalahan internal dan eksternal dari perusahaan.

“Sekaligus saya ingin memperkenalkan divisi baru di PT ATB, dimana saat ini kami sudah memiliki divisi Coorporate Secretary. Divisi ini mulai berfungsi sejak April lalu, tugasnya hampir sama dengan Humas karena nantinya juga akan bersinggungan dengan eksternal perusahaan. Perlunya divisi ini juga karena kami perluas jaringan di luar Kepri,” paparnya.

ATB Tidak Akan Bangun Fasilitas WTP Di Dam Tembesi

BENNY juga mengingatkan, semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kota Batam saat ini tentu akan berpengaruh terhadap stok air baku.

Untuk saat ini Batam juga memiliki dua proyek pembangunan Dam Tembesi dan juga Dan Sei Gong yang masuk proyek strategis Nasional.

“Hal ini yang selalu kami sosialisasikan ke masyarakat untuk lakukan penghematan penggunan air. Tapi sebenarnya Batam sendiri sudah memiliki jawaban, salah satunya percepatan difungsikannya Dam Tembesi,” ucapnya.

Pihaknya sendiri menjelaskan, bahwa Pemerintah harus segera mempercepat proses tersebut hingga tahun 2019.

“Apabila terlambat setahun lagi maka Batam sudah dalam kondisi kritis, terutama untuk wilayah Tanjung Uncang, Batuaji, dan sekitanya,” kata Benny.

Sementara itu, Benny menambahkan masih ada beberapa kendala pengoperasian Dam Tembesi.

Selain air yang masih dalam kondisi belum layak konsumsi, tetapi juga tidak adanya Water Treatment Plan (WTP). Pihaknya mengaku tidak akan membangun WTP di Dam tersebut menjelang akhir konsesi.

“Kalau kami pindah maka yang kami serahkan hanya sebatas aset yang tidak bergerak untuk Sumber Daya Manusia akan tetap bersama dengan ATB. Karena merekalah aset sebenarnya milik ATB, karena saat ini kami sudah punya dua di Provinsi Lain maka kami membutuhkan karyawan yang sudah berpengalaman,” tegasnya.

(*/GoWest.ID)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori1 hari lalu

Buah Naga & Sejarahnya di Batam

PULAU Batam identik dengan buah naga di Indonesia. Padahal, aslinya buah tersebut berasal dari benua Amerika. Tapi, tidak salah. Cikal...

Ide2 hari lalu

Pencipta Barang Nyentrik Yang Viral di Medsos

GENG Shuai dijuluki ‘Edison dari Cina’ bukan karena dia penemu lampu pijar seperti Thomas Alva Edison, melainkan karena kerap menciptakan...

Film Film Film3 hari lalu

Laut yang Memberi, Laut yang Mengambil ; Tentang “The Man from the Sea”

SEORANG pria Jepang terdampar di tepi pantai Banda Aceh. Telanjang. Tidak ada yang tau siapa namanya. Ia tak mau atau...

Otto Keren!5 hari lalu

Menyulap Corolla KE-30 1977 Jadi Mulus Banget

SALAH satu produk otomotif andalan Toyota yang melegenda adalah Corolla. Varian ini sudah mulai dikembangkan sejak 1968/ 1969. Sampai kini,...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

Telaga Bidadari Yang Tersembunyi

ADA sebuah telaga yang terletak di sebuah hutan di kawasan Batam. Masyarakat sekitarnya menamainya sebagai Telaga Bidadari. Lokasinya masih perawan...

Jalan-Jalan Plesir5 hari lalu

Kampung Terih, Kampung Wisata Kekinian!

KAMPUNG tua yang satu ini kini telah menjadi desa wisata, yaitu Desa Wisata Kampung Terih. Kini, Kampung Terih menjadi salah...

Histori5 hari lalu

The Story of Engku Puteri

DATARAN Engku Puteri atau alun-alun Engku Puteri merupakan ruang terbuka umum yang ada di kota Batam. Lokasinya strategis karena berada...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Apple Patenkan Sensor Biometrik Untuk Mobil

MEMBUKA ponsel menggunakan pemindai wajah sepertinya sudah sangat umum. Lalu bagaimana jika membuka kunci mobil menggunakan pemindai wajah? Apakah ada...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

Kenapa Kita Dilarang Lepas Sepatu Saat di Pesawat?

Kamu mungkin tergoda untuk melepas sepatu dan bersantai selama di pesawat. Namun untuk alasan kesehatan, kamu sebaiknya tetap memakai alas...

Pop & Roll2 minggu lalu

Tangisan Dul di Konser Dewa 19

DEWA 19 jadi manggung di Malaysia. Dul Jaelani akhirnya menggantikan posisi Ahmad Dhani di Keyboard. Ia menggantikan posisi ayahnya yang...