Terhubung Dengan Kami

Pilihan gowest.id

Kenapa Orang Selingkuh?

Zilfia Sarah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : © Sky Dancing

APAPUN alasannya, orang yang berselingkuh dalam suatu hubungan monogami cenderung disalahkan.

Melalui sebuah riset, para peneliti mengajak kita menelaah lebih jauh alasan mengapa seseorang memulai afair.

Studi yang dipublikasikan oleh Archives of Sexual Behavior menemukan, orang yang merasa ditantang secara negatif oleh hubungan mereka bisa bersikap lebih terbuka terhadap perselingkuhan.

Dengan kata lain, seseorang yang merasa diabaikan atau disakiti oleh pasangannya lebih cenderung berselingkuh daripada orang yang benar-benar bahagia dengan hubungan mereka.

“Secara keseluruhan, penelitian kami menunjukkan perilaku menyakitkan menghilangkan hasrat akan pasangan, mengalihkan perhatian setidaknya untuk sementara pada hubungan baru yang tampaknya lebih menjanjikan,” ujar peneliti Gurit Birnbaum, Ph.D., profesor di Baruch Ivcher School of Psychology.

Para peneliti menyimpulkan ini setelah melakukan empat eksperimen.

Dalam studi pertama, peserta yang punya pasangan diminta ikut survei daring. Pertanyaan yang diajukan adalah seberapa sakit hatinya mereka karena pasangan akhir-akhir ini, seberapa tertarik mereka secara seksual kepada pasangan, dan seberapa sering mereka berfantasi atau menggoda dengan orang lain.

Hasilnya, peserta survei yang menyatakan merasa terluka karena pasangan juga cenderung kurang tertarik pada pasangan mereka. Alhasil, mereka cenderung berfantasi bahkan saling goda dengan orang lain.

Untuk studi kedua, para peneliti meminta pasangan menggambarkan secara rinci, waktu pasangan mereka telah menyakiti perasaan atau sekadar berbicara tentang keseharian dalam hidup mereka bersama.

Kemudian, mereka diminta menilai seberapa tertarik mereka pada pasangan, dan menilai apakah mereka tertarik pada foto pasangan potensial lain. Ternyata orang yang baru mengingat kenangan buruk dengan pasangan cenderung menganggap pasangan mereka tidak menarik.

Akibatnya mereka cenderung merespons foto lawan jenis lain secara positif.

Dalam eksperimen ketiga dan keempat, para peneliti menempatkan peserta dalam situasi lebih realistis dengan orang-orang yang mungkin menarik bagi mereka.

Studi ketiga merupakan situasi di mana lawan jenis berpenampilan menarik akan meminta bantuan dari salah satu peserta yang sudah berpasangan. Mereka juga meminta peserta dari jenis kelamin sama meminta bantuan peserta.

Ternyata, orang cenderung membantu lawan jenis. Ini menegaskan bahwa orang cenderung membantu sosok yang mereka sukai. Apakah mereka sekadar membantu atau menggodanya juga?

Lewat studi keempat, peneliti mengungkap bahwa mereka mungkin melakukannya. Terutama jika mereka tidak bahagia bersama pasangan.

Para peneliti meyakinkan peserta dalam hubungan monogami bahwa ada sesuatu yang salah dengan hubungan mereka. Mereka kemudian memperkenalkan para individu kepada pewawancara keren dan mencatat interaksi mereka.

Hasilnya, menunjukkan kualitas hubungan yang kurang dimanifestasikan pada aksi saling menggoda bahkan dengan orang yang baru dikenal.

Perilaku pasangan yang cenderung menyakiti perasaan mengikis hasrat yang dimiliki seseorang pada pasangannya. Sepanjang hidup, orang akan menghadapi hal dan situasi yang membahayakan bagi hubungan.

Para ahli telah menggambarkan beberapa respons yang bisa menyembuhkan sakit hati. Misal sikap memaafkan dan perilaku yang meningkatkan keintiman lain.

“Masalahnya, orang sering kali defensif merespons ancaman hubungan. Mereka cenderung menjauhkan diri alih-alih mencoba memperbaiki hubungan,” tulis Birnbaum.

Studi ini menunjukkan, ketika ancaman internal terhadap hubungan muncul, pasangan mungkin jadi lebih rentan merasa tertarik, menggoda calon pasangan alternatif.

Keterarikan secara seksual kepada pasangan alternatif bisa jadi sarana mengatasi perasaan terluka.

Daya tarik ini, bagaimanapun bisa mengganggu kemampuan atau kemauan mereka untuk terlibat dalam perilaku yang menyelamatkan hubungan.

Sumber : springer.com / psypost.org / beritagar

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi4 hari lalu

7 Minuman Pengganti Kopi

BAGI sebagian orang, minum kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Namun, tak sedikit orang yang berusaha memangkas konsumsi kopi...

Film Film Film1 minggu lalu

Hobbs & Shaw Bertahan di Puncak

Hobbs & Shaw (Universal Pictures) berhasil bertahan di posisi puncak film terlaris di Amerika Serikat pekan ini, tetapi film horor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Ini Ponsel Pintar Flagship Yang Bakal Beredar

SAMSUNG baru saja meluncurkan dua seri smartphone baru Galaxy Note 10 pada pekan lalu. Galaxy Note 10 dan Galaxy Note...

Pop & Roll1 minggu lalu

Villa Mewah Tempat Liburan William dan Kate Middleton

AWAL Agustus ini, keluarga Pangeran William dan Kate Middleton diketahui menghabiskan waktu libur musim panas mereka di pulau pribadi nan...

Jalan-Jalan Plesir2 minggu lalu

Kolam Monster di Jembatan 4 Barelang!

KARENA kelamaan gak mancing, pengelola kanal Teman Mancing di Batam memutuskan untuk memancing di kolam saja. Tapi ini bukan sembarang...

Ide2 minggu lalu

KOPI BENNY On FESTIVAL HIJAU 2019

TALKSHOW “Kopi Benny” turut mengisi kemeriahan acara tahunan yang bertajuk ATB-BP Batam Festival Hijau 2019 di Kepri Mall beberapa waktu...

Histori2 minggu lalu

Exploring Nagoya, The Old Town ( Di Belakang Layar)

SELAIN Jepang, Batam juga punya kota bernama Nagoya. Kami melansir cerita perjalanan tim Beplus Indonesia yang tertarik menelusuri sejarah, termasuk...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Penambi ( Di Balik Layar)

PENAMBI adalah sebuah pulau kecil yang terdapat di sekitar wilayah Batam Centre di pulau Batam. Dulunya, pulau itu terpisah dari...

Ide2 minggu lalu

Kesalahan – Kesalahan Pengelolaan Keuangan Kaum Milenial

KESALAHAN pengelolaan keuangan bisa berdampak buruk, tak terkecuali bagi milenial. Pasalnya, pengelolaan yang salah bisa menghambat kesehatan keuangan hingga bekal...

Pilihan gowest.id1 bulan lalu

Batam Pilihan Pertama Relokasi Perusahaan Antena Satelit PAKTEL

BADAN Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan industri telekomunikasi PT Pasifik Indotama (PAKTEL) pada Senin (8/7/2019) sore. Pertemuan ini diterima langsung...