Terhubung Dengan Kami

Khas

Ketika Siswa Dipapar Konten “Tak Pantas” Di Buku Pelajaran

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

GUBERNUR Sumatera Barat Irwan Prayitno melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setempat menerbitkan surat larangan penggunaan buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) Sekolah Dasar kelas 5.

Surat yang ditujukan kepada kepala-kepala dinas pendidikan se-Sumatera Barat dilandasi temuan buku pelajaran tersebut dinilai berbau porno dan vulgar.

Menindaklanjuti perintah, Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Syahiran langsung meminta pihak sekolah untuk menarik peredaran buku pelajaran tersebut.

“Buku Penjaskes itu harus ditarik dulu dan jangan edarkan ke siswa,” ucap Syahiran didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pasbar, Zulkarnain dikutip dari sumbarsatu.com, Senin, 10 Oktober 2016.

Zulkarnain mengakui, saat inspeksi mendadak di SD 09 dan SD 02 Pasaman, telah ditemukan buku mata pelajaran Penjaskes yang berbau porno dan vulgar.

“Ya benar kita menemukan buku yang dimaksud. Kita menekankan agar pihak sekolah tidak mengedarkan dan menggunakan buku tersebut terlebih dahulu,” ujarnya di laman itu.

Menurut dia, pihaknya terlebih dahulu akan mempelajari isi buku tersebut bersama tim ahli yang akan diturunkan.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Bupati terlebih dahulu apa langkah yang akan ditempuh,” ucapnya.

Pemkab sudah mengeluarkan surat larangan agar sekolah tidak mengedarkannya ke siswa sebelum ada pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan.

Sementara itu, Kepala SD 02 Pasaman Yaslinar mengatakan, pihaknya akan menyimpan buku Penjaskes itu sesuai arahan Bupati dan Dinas Pendidikan.

“Kami akan ikuti arahan pimpinan dan menunggu informasi selanjutnya,” tuturnya.

Paparan Porno di Buku Pelajaran

TEMUAN buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) Sekolah Dasar kelas 5 yang diduga berbau porno  bukan yang pertama kali terjadi.

Tahun 2013 lalu misalnya. Buku paket pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas VI mengandung unsur porno juga ditemukan di SDN Polisi IV dan Gunung Gede, Kota Bogor, Jawa Barat.

buku-pelajaran-yang-diduga-mengandung-unsur-porno-_130710153555-905

Foto : © komitesdnpolisi4.blogspot.com

Peristiwa tersebut diketahui setelah salah seorang tua murid SDN tersebut melaporkan hal tersebut.

Dikutip dari laman komitesdnpolisi4.blogspot.com, Rabu 10 juli 2013, lalu  dipaparkan kalimat-kalimat dalam buku yang disusun oleh Ade Khusnul dan M. Nur Arifin itu.

Di antaranya adalah kalimat :

“Jakunnya bergerak turun naik melihat kemolekan perempuan itu”.

“Akhirnya terjadilah peristiwa yang merenggut kegadisannya sekaligus menimbulkan tumbuhnya janin di perutnya.”

“Dari tempat paling hina dunia ini, warung remang-remang tempat dia menjajakan badan.”

Kemudian pada November juga di tahun 2013, buku paket atau buku lembar kerja siswa berbau porno juga menyebar di Kabupaten Tangerang. Tepatnya, LKS untuk kelas 5 SD.

Hal itu terungkap, setelah salah seorang wali murid dari SDN 2 Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga melaporkan ke Dewan Pendidikan Kabupaten (DPK) Tangerang.

LKS dengan 64 halaman yang dianggap porno tersebut yakni LKS Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk siswa kelas 5 SD/MI semester 1.

Di halaman 50 dan 53 pada bab 5 menjelaskan budaya hidup sehat. Pada pendalaman materi membahas materi menjaga kesehatan alat kelamin dan bentuk-bentuk pelecehan seksual.

Dalam pembahasan bentuk pelecehan seksual tersebut ada kata-kata menyebutkan alat kelamin dan bagian sensitif secara vulgar.

Beberapa rangkaian temuan buku pelajaran siswa berkonten “tak pantas” lainnya juga terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun ini.

Kenapa Terjadi?

Praktek bisnis buku ke sekolah-sekolah ditengarai sudah lama terjadi. Agen penjual saling bersaing mendekati pihak sekolah untuk menggunakan buku dari penerbit tertentu dengan iming-iming tertentu.

Penerapan Kurikulum 2013 diharapkan bisa menghentikan praktek tersebut.

“Dalam Kurikulum 2013, sekolah atau guru tidak lagi diwajibkan membuat silabus. Dengan tidak diwajibkan membuat silabus, kewenangan guru untuk menentukan sendiri buku yang akan dipakai tidak ada lagi,” kata Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Depdiknas Ramon Mohandas pada TEMPO, Senin, 22 Juli 2013 lalu.

“Sekitar 2007 pernah dibahas bersama tentang isi buku yang isinya dinilai tidak layak. Dari pembahasan tersebut diambil kesimpulan tidak ada pelanggaran,” kata Bambang Suryadi dari BSNP, dikutip dari JPNN, Kamis 6 Oktober 2016.

Dia menyebutkan, para psikolog dan ahli berpendapat, dalam buku pendidikan kesehatan memang ada yang khusus membahas kesehatan reproduksi.

Tujuannya, melindungi anak-anak dari kejahatan seksual karena ketidaktahuannya.

Kalau ada pertanyaan sekira menjurus pada istilah yang dinilai kurang layak,‎ menurut dosen di UIN, karena tidak ada kata yang bisa menyamarkannya.

Misalnya nama kelamin laki-laki atau perempuan.

Sementara itu, Yudi Suharsono, Psikologi dari Universitas Muhamadiyah Malang mengatakan :

“Jika terdapat kata-kata yang diragukan mengandung unsur porografi, akan lebih baik menyidak dan memeriksa hasil materi lainnya,” terang Yudi dikutip EDUPOST, 10 Oktober 2016.

Dalam temuan terakhir,  buku pendidikan kesehatan memang ada yang khusus membahas kesehatan reproduksi. Namun dengan cara yang beragam.

Sekiranya jangan menjurus pada materi anak tingkat sekolah dasar.

”Yang patut diwaspadai ialah kepedulian orangtua dan guru mengajari dan mengawasi peredaran setiap buku materi pada siswa, agar kasus seperti ini tidak timbul kembali,” pungkasnya. ***

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi19 jam lalu

Dulu Gagal, Sekarang Beromset Rp.2 Juta Sekali Produksi

BERANI berkreasi serta berinovasi hingga menghasilkan satu produk bernilai jual, menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan oleh kaum milenial...

Histori20 jam lalu

Dokumentasi Bersejarah Mendur Bersaudara

JIKA saat ini kamu bisa melihat foto Presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi, maka sudah patutnya kamu berterima kasih pada sosok...

Ide1 hari lalu

Fungsi Lain Mie Instan Selain Bikin Kenyang

SEPERTI kita tahu, mie instan termasuk menu favorit banyak orang termasuk anak kost di akhir bulan. Selain harganya yang terjangkau...

Ide1 hari lalu

Meniru Kebiasaan Orang Sukses, Ternyata Mudah, Kok!

SEPERTINYA, kita sering membayangkan betapa nikmatnya berada dalam posisi mereka yang sukses. Punya segalanya, prestasi segambreng, dan hidup bahagia. Tetapi,...

Pilihan gowest.id3 hari lalu

Avenger : Endgame Dalam Kacamata Ilmu Pengetahuan

FILM Avengers: Endgame yang memecahkan sejumlah rekor pada pekan perdana pemutarannya, dikupas dua ilmuwan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (Almi) dari...

Histori4 hari lalu

Tanjung Bemban, Kampung Raja Raja Part. 2

TANJUNG Bemban adalah salah satu kampung tua yang ada di Batam. Kampung yang terletak di wilayah Batu Besar itu, punya...

Pop & Roll4 hari lalu

Pacar Baru Luna Maya

Pasca putus dari Reino Barack, Luna Maya diketahui belum juga memiliki kekasih barunya. Luna hanya sempat dikabarkan dekat dengan sejumlah...

Hidup Sehat5 hari lalu

Apa Itu Monkey Pox (Cacar Monyet) ? Seberapa Berbahayakah?

VIRUS Monkey Pox (cacar monyet) dilaporkan sudah sampai di Singapura. Negeri jiran yang sangat berdekatan dengan Batam. Mulai banyak pihak...

Histori7 hari lalu

Tanjung Bemban, Kampung Raja – Raja (Part. 1)

TANJUNG Bemban adalah salah satu kampung tua yang ada di Batam. Kampung yang terletak di wilayah Batu Besar itu, punya...

Histori7 hari lalu

Kisah Kartini Menemukan Islam

SURAT bertarikh 6 November 1899 dalam Habis Gelap Terbitlah Terang itu menandaskan betapa Kartini gundah dengan agamanya. Berikut kutipannya: “Sebenarnya agamaku,...