Terhubung Dengan Kami

Tanah Air

“Kisah Pembantaian Gaban”

nien bagaskara

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : net

PERISTIWA penemuan empat mayat bersimbah darah yang merupakan satu keluarga, menghebohkan warga Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat,  Selasa (13/11) pagi.

Pria bernama Gaban Nainggolan, istri dan kedua anak mereka, ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam rumah, Jalan Bojong Nangka II RT2/RW7 Pondk Melati, Pondok Gede.

Saat ditemukan, jasad Gaban sudah dalam posisi tergeletak bersama mayat istrinya bernama Maya Ambarita di ruang tamu.

Sementara kedua anak mereka, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7), ditemukan sudah tak bernyawa di atas kasur bermotif kartun Hello Kitty dalam kamar tidur.

Dugaan sementara, Gaban beserta istri dan anaknya merupakan korban pembunuhan memakai senjata tajam. Motif pembunuhan satu keluarga itu pun masih misterius.

”Gaban dan istrinya mendapat luka sayatan pada bagian leher. Mereka tewas di ruang menonton televisi,” kata Kaporlesta Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto di lokasi kejadian.

Sementara kedua anak mereka, Sarah dan Arya tewas dengan kondisi mengenaskan. Keduanya tewas karena kekurangan oksigen diduga dibekap pelaku di atas kasur bermotif Hello Kitty.

“Mereka kehabisan oksgen karena tidak ditemukan luka terbuka, ” tutur Indarto.

Indarto menambahkan, belum bisa memastikan motif pembunuhan. Namun, diduga ini pembunuhan balas dendam.

Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Erna Ruswing menuturkan, aksi pembunuhan itu terjadi pada Selasa pagi, setelah pukul 03.30 WIB.

”Ketika itu, tetangga korban melihat gerbang kontrakan keluarga tersebut terbuka. Saat tetangga mencoba menghampiri kediaman korban, tak ada jawaban dari sang penghuni rumah,” kata Erna.

Tetangga sempat menelepon korban, tapi tidak tersambut. Kemudian tetangga itu ke kembali ke kontrakan.

Menjelang pukul 06.30 WIB, tetangga korban curiga karena Gaban sekeluarga tak kunjung keluar rumah. Tetangga korban akhirnya masuk ke kontrakan korban melalui jendela, dan melihat empat orang tergeletak bersimbah darah.

Hasil penyelidikan sementara, keluarga Gaban Nainggolan itu dibunuh dan dirampok. Dua mobilnya, HRV dan Nisan X-Trail hilang. Sementara barang berharga lainnya tak diambil.

Saat olah TKP, polisi ikut mengerahkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku. Anjing K-9 disorongkan boneka Teddy Bear berwarna untuk mengenali bau korban yang diduga melekat pada tubuh pelaku.

 

Telepon Misterius

SEBELUM Gaban dan keluarganya dibunuh dengan sadis, pria itu diinformasikan sempat menerima telepon dari seseorang.  Gaban Nainggolan terdengar marah-marah dan bicara dengan nada tinggi di telepon.

Hal itu didengar oleh Lita (29), salah satu tetangga korban. Lita sempat mendengar percakapan Gaban Nainggolan dengan nada tinggi. Hal itu dikatan Lita di depan rumah korban di Jalan Bojong Nangka, 2 RT. 02/ RW. 07, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi.

Lita mendengar percakapan tersebut saat sedang belanja di toko kelontong milik Gaban. Lita berbelanja kemarin, (12/11/2018) pukul 17.00 WIB.

“Saya dengar bapaknya sedang telepon Cuman nadanya aga tinggi tinggi, kaya orang lagi berantam di laudspeaker gitu,” ujar Lita, Selasa (12/11/2018).

Lebih lanjut, Lita pun mulai menerka apa yang dibicarakan oleh Gaban. Lita menduga Gaban sedang bertengkar dengan seseorang mempermasalahkan mobil dan uang.

“Nggak paham, cuma yang saya paham masalah uang dan masalah mobil, sudah itu saja,” jelasnya.

Lita pun coba bertanya kepada istri korban yang bernama Maya Ambarita. Namun istri korban tidak mengindahkan pertanyaan Lita.

“Pas saya tanya ‘kenap bu ko marah marah bapa? ‘Dia jawab ‘udah kamu nggak usah ikutan’. Istrinya ngomong gitu abis itu dia langsung masuk ke dalam,” terangnya.

Ini bukan kali pertama Gaban terdengar kerap berbicara keras dengan orang lain melalui sambungan telepon. Lita sempat mendengar suara Gaban berbicara keras di sambunga telepon beberapa waktu lalu.

“Suaminya memang agak tinggi kalau ngomong,” jelasnya.

Sebelumnya, Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing membenarkan ada peristiwa pembantaian di Bekasi. Aksi pembunuhan itu terjadi setelah sekitar pukul 03.30 WIB, tetangga korba melihat gerebang kontrakan keluarga tersebut terbuka. Saat tetangga mencoba menghampiri kediaman korban, namun tak ada jawaban dari sang penghuni rumah.

Tetangga sempat menelepon korban, tapi tidak diangkat. Kemudian tetangga itu ke kembali ke kontrakan. Menjelang pukul 06.30 WIB, tetangga korban curiga karena korban tak kunjung keluar rumah. Tetangga korban akhirnya masuk ke kontrakan korban melalui jendela dan akhirnya melihat empat orang tergeletak bersimbah darah.

Kemudian tetangga itu melihat keruangan korban melalui jendela dan melihat banyak korban sudah tergeletak dan terdapat darah. Kemudian tetangga korban memanggil warga lain. untuk melihat jendela bersama sama.

Tewasnya satu keluarga itu pun dilaporkan kepada Ketua RT dan Polsek Pondok Gede.

Hasil penyelidikan sementara, keluarga Nainggolan itu dibunuh dan dirampok. Dua mobilnya, HRV dan Nisan X-Trail hilang.

 

(*)

 

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori3 hari lalu

Buah Naga & Sejarahnya di Batam

PULAU Batam identik dengan buah naga di Indonesia. Padahal, aslinya buah tersebut berasal dari benua Amerika. Tapi, tidak salah. Cikal...

Ide4 hari lalu

Pencipta Barang Nyentrik Yang Viral di Medsos

GENG Shuai dijuluki ‘Edison dari Cina’ bukan karena dia penemu lampu pijar seperti Thomas Alva Edison, melainkan karena kerap menciptakan...

Film Film Film4 hari lalu

Laut yang Memberi, Laut yang Mengambil ; Tentang “The Man from the Sea”

SEORANG pria Jepang terdampar di tepi pantai Banda Aceh. Telanjang. Tidak ada yang tau siapa namanya. Ia tak mau atau...

Otto Keren!6 hari lalu

Menyulap Corolla KE-30 1977 Jadi Mulus Banget

SALAH satu produk otomotif andalan Toyota yang melegenda adalah Corolla. Varian ini sudah mulai dikembangkan sejak 1968/ 1969. Sampai kini,...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Telaga Bidadari Yang Tersembunyi

ADA sebuah telaga yang terletak di sebuah hutan di kawasan Batam. Masyarakat sekitarnya menamainya sebagai Telaga Bidadari. Lokasinya masih perawan...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Kampung Terih, Kampung Wisata Kekinian!

KAMPUNG tua yang satu ini kini telah menjadi desa wisata, yaitu Desa Wisata Kampung Terih. Kini, Kampung Terih menjadi salah...

Histori7 hari lalu

The Story of Engku Puteri

DATARAN Engku Puteri atau alun-alun Engku Puteri merupakan ruang terbuka umum yang ada di kota Batam. Lokasinya strategis karena berada...

Gaptek? Gak Lah!7 hari lalu

Apple Patenkan Sensor Biometrik Untuk Mobil

MEMBUKA ponsel menggunakan pemindai wajah sepertinya sudah sangat umum. Lalu bagaimana jika membuka kunci mobil menggunakan pemindai wajah? Apakah ada...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Kenapa Kita Dilarang Lepas Sepatu Saat di Pesawat?

Kamu mungkin tergoda untuk melepas sepatu dan bersantai selama di pesawat. Namun untuk alasan kesehatan, kamu sebaiknya tetap memakai alas...

Pop & Roll3 minggu lalu

Tangisan Dul di Konser Dewa 19

DEWA 19 jadi manggung di Malaysia. Dul Jaelani akhirnya menggantikan posisi Ahmad Dhani di Keyboard. Ia menggantikan posisi ayahnya yang...