Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Lewat Batas Waktu, Ambil Uangnya di Pengadilan

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Pengerjaan proyek waduk Sei Gong di Batam

SESUAI dengan sosialisasi pembayaran uang kerohiman, beberapa minggu lalu bagi para penggarap lahan di kawasan Waduk Sei Gong, Badan Pengusahaan (BP) Batam, mulai melaksanakan pembayaran uang kerohiman sejak Rabu (09/05/2018) siang lalu.

“Progres penyelesaian masalah Sei Gong sudah on the track, dalam arti kata sudah sesuai dengan yang kita dan masyarakat harapan,” ujar Anggota IV Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam Mayjen TNI Eko Budi Seopriyanto.

Eko mengatakan sebagian besar masyarakat yang berhak menerima uang kerohiman sudah merespon dengan baik. Menurut Eko dari dari 78 persil lahan yang ada hanya 46 orang saja yang berhak mendapatkan uang kerohiman.

Pihaknya menegaskan yang diganti oleh pihak BP Batam adalah tanam tumbuh dan bangunan yang ada di sekitar pembangunan waduk Sei Gong.

“Sebagian besar sudah kita panggil untuk mendapatkan sosialisasi uang kerorohiman, pembayaran mulai tanggal 9 Mei sampai satu minggu ke depan,” papar Eko

Eko menambahkan pembayaran dilakukan dengan cara ditransfer ke masing-masing orang. Apabila ada masyarakat yang tidak memiliki nomor rekening pihaknya akan membuka rekening bank untuk masyarakat tersebut. Pembayaran sendiri diberikan tengat waktu selama satu minggu.

“Terserah dia mau menggunakan bank apa, nanti kita buatkan dan kita transfer uangnya,” ujar jenderal TNI bintang dua tersebut.

Eko berharap masyarakat yang berhak mendapatkan uang kerohiman dapat mendatangi kantor BP Batam. Pada hari pertama kata Eko sudah ada sembilan oang yang menerima uang kerohiman.

“Jumlah uang kerohimannnya sesuai dengan tanam tumbuh yang ada. ada yang besar tadi yang saya serahkan ada yang hampir Rp 200 juta, bahkan ada juga yang hampir Rp 800 juta satu orang,” paparnya.

Namun lanjut Eko sebelum diberikan uang kerohiman pihaknya melakukan verfikasi berupa persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat. “KTP dan KK merupakan syarat utama, kemudian bukti lahan garapan yang memang dia tanami dan hasil verifikasi yang pernah dilakukan tim terpadu,” papar Eko.

Eko menambahkan apabila dalam satu minggu masyarakat yang berhak mendapatkan uang kerohiman tidak datang, maka rupiah tersebut akan diberikan kepada pengadilan. “Nanti pengadilan yang akan menyelesaikan masalah ini istilahnya dikonsinasikan,” kata Eko.

Pihaknya berharap pembangunan waduk Sei Gong dapat selesai sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Eko berharap permasalah tersebut tidak ada masalah seperti ada legal opinion (LO).

(*/GoWest.ID)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id3 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir6 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide6 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori7 hari lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...