Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Melihat Sei Gong, Waduk yang Bakal Menampung 8,90 juta m3 Air

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Proyek waduk Sei Gong dilihat dari udara : © Istimewa

BENDUNGAN Sei Gong yang berlokasi di Pulau Galang, Desa Sijantung, Kecamatan Galang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau adalah salah satu bendungan dari 49 bendungan baru yang masuk dalam proyek strategis nasional.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui BWS Sumatera IV menargetkan penyelesaian pembangunan Bendungan Sei Gong rampung pada akhir Desember 2018 mendatang.

“Sebagai daerah yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau, ketersediaan air baku menjadi prioritas bagi perkembangan Kota Batam. Diperkirakan dalam beberapa tahun kedepan, persediaan air baku di kota ini akan mengalami defisit. Untuk itulah Bendungan Sei Gong dibangun, agar peningkatan kebutuhan air baku yang mendesak baik untuk domestik maupun industri bisa tetap terpenuhi,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Sei Gong, Natam bebetapa hari kemarin.

Bendungan Sei Gong dibangun pada lahan seluas ± 355,99 ha dengan total tampungan waduk ± 11,80 juta m3 dan volume tampungan efektif ± 8,90 juta m3.

Bendungan itu berpotensi menyuplai air baku sebesar 400 liter per detik.

Bendungan yang dibangun dengan tipe urugan tanah dengan material kedap air ini akan menampung aliran Sungai Gong, yang airnya akan diolah di instalasi pengolahan air di Kota Batam.

Sementara untuk pembangunan saluran air akan menggunakan dana BP Batam dan Pemerintah Daerah, yang juga akan dibantu oleh Kementerian PUPR melalui APBN apabila dana pembangunan tersebut tidak mencukupi.

Bendungan ini dibangun sejak Desember 2015 yang menggunakan APBN sebesar 238,44 milyar rupiah. Pembangunan bendungan Sei Gong bertujuan untuk mewujudkan konservasi dan pendayagunaan sumber daya air, pengembangan industri baru, serta penyediaan infrastruktur bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Batam, khususnya Kecamatan Galang, Kepulauan Riau.

Kepala BWS Sumatera IV Ismail Widadi dalam penjelasannya kepada Menteri PUPR, bahwa saat ini progres pembangunan fisik bendungan telah mencapai 77,53%.

“Untuk pengadaan tanah dilakukan oleh Badan Pengelola (BP) Batam, dan masih ada proses pembayaran uang kerohiman kepada beberapa masyarakat yang melakukan budidaya di areal pembangunan yang akan kami selesaikan hingga akhir Maret 2018 ini,” tutur Ismail.

Tanah yang menjadi lahan untuk pembangunan Bendungan Sei Gong merupakan tanah negara sehingga Kementerian PUPR tidak perlu mengganti rugi tanah kepada masyarakat sesuai Perpres 56 Tahun 2017, tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah Untuk Proyek Strategis Nasional.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso saat kunjungan Menteri PUPR di Batam bebetapa hari kemarin menambahkan, saat ini pekerjaan yang dilakukan adalah penyelesaian konstruksi tubuh bendungan yang telah berada di level 6 meter dari yang ditargetkan 12 meter.

“Kami mengoptimalkan potensi air yang tersedia dengan menampung aliran Sungai Gong dengan harapan manfaatnya bisa dinikmati masyarakat di Kota Batam dan sekitarnya,” jelasnya.

Sumber : Kementerian PUPR

 

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori2 hari lalu

Buah Naga & Sejarahnya di Batam

PULAU Batam identik dengan buah naga di Indonesia. Padahal, aslinya buah tersebut berasal dari benua Amerika. Tapi, tidak salah. Cikal...

Ide3 hari lalu

Pencipta Barang Nyentrik Yang Viral di Medsos

GENG Shuai dijuluki ‘Edison dari Cina’ bukan karena dia penemu lampu pijar seperti Thomas Alva Edison, melainkan karena kerap menciptakan...

Film Film Film4 hari lalu

Laut yang Memberi, Laut yang Mengambil ; Tentang “The Man from the Sea”

SEORANG pria Jepang terdampar di tepi pantai Banda Aceh. Telanjang. Tidak ada yang tau siapa namanya. Ia tak mau atau...

Otto Keren!6 hari lalu

Menyulap Corolla KE-30 1977 Jadi Mulus Banget

SALAH satu produk otomotif andalan Toyota yang melegenda adalah Corolla. Varian ini sudah mulai dikembangkan sejak 1968/ 1969. Sampai kini,...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Telaga Bidadari Yang Tersembunyi

ADA sebuah telaga yang terletak di sebuah hutan di kawasan Batam. Masyarakat sekitarnya menamainya sebagai Telaga Bidadari. Lokasinya masih perawan...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Kampung Terih, Kampung Wisata Kekinian!

KAMPUNG tua yang satu ini kini telah menjadi desa wisata, yaitu Desa Wisata Kampung Terih. Kini, Kampung Terih menjadi salah...

Histori7 hari lalu

The Story of Engku Puteri

DATARAN Engku Puteri atau alun-alun Engku Puteri merupakan ruang terbuka umum yang ada di kota Batam. Lokasinya strategis karena berada...

Gaptek? Gak Lah!7 hari lalu

Apple Patenkan Sensor Biometrik Untuk Mobil

MEMBUKA ponsel menggunakan pemindai wajah sepertinya sudah sangat umum. Lalu bagaimana jika membuka kunci mobil menggunakan pemindai wajah? Apakah ada...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Kenapa Kita Dilarang Lepas Sepatu Saat di Pesawat?

Kamu mungkin tergoda untuk melepas sepatu dan bersantai selama di pesawat. Namun untuk alasan kesehatan, kamu sebaiknya tetap memakai alas...

Pop & Roll2 minggu lalu

Tangisan Dul di Konser Dewa 19

DEWA 19 jadi manggung di Malaysia. Dul Jaelani akhirnya menggantikan posisi Ahmad Dhani di Keyboard. Ia menggantikan posisi ayahnya yang...