Connect with us

Ini Batam

Mencari Pelaku Tumpahan Minyak di Batam

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Tumpahan minyak di salah satu pantai di wilayah Kepri

TIM audit investigasi belum temukan perusahaan pelaku illegal oil spill atau tumpahan minyak di laut Kepulauan Riau. Audit dilaksanakan terhadap delapan perusahaan di Kota Batam dan Kabupaten Tanjungbalai Karimun.

“Belum dapat dipastikan pelaku oil spill illegal. Belum ada temuan perusahaan sebagai pelaku illegal oil spill di laut. Mungkin ada oknum pelaku di laut yang buang limbah oil ilegal ke laut,” kata Kabid Perlindungan Laut Asdep Lingkungan dan Kebencanaan Maritim Kemenko Kemaritiman, Koeshariadi, yang disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie, beberapa hari lalu.

Pelaksanaan audit dimulai sehari sebelumnya. Tujuan audit investigasi yaitu untuk melakukan monitoring dan pengawasan atas mata rantai limbah minyak dari kapal ke penampung hingga ke pengolah/pemanfaat limbah.

“Kita mau lihat apakah ada perbedaan neraca limbah yang dibuang ke laut,” ujarnya.

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pusat, kata Koeshariadi, sedang mengupayakan koordinasi dengan Malaysia dan Singapura untuk mencari solusi tentang limbang minyak di Kepri.

Koeshariadi mengatakan Ketua Tim Nasional Penanggulangan Tumpahan Minyak di Laut adalah Menteri Perhubungan. Sedangkan untuk tim daerah dikoordinasikan gubernur/walikota/bupati. Sementara pelaksanaan di lapangan, di laut atas koordinasi Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan di pantai atas koordinasi Dinas Lingkungan Hidup.

Tumpahan minyak di laut merupakan masalah yang selalu hantui perairan Batam setiap tahun. Terutama ketika memasuki musim angin utara yang membawa limbah minyak ke pantai.

Seperti beberapa waktu lalu terjadi di pantai Nongsa. Limbah minyak ini mengotori kawasan wisata sanggraloka di kawasan tersebut. Berdasarkan analisa, limbah minyak ini dibuang di perairan luar Indonesia. Namun terbawa arus sampai ke Kepri.

“Ini jadi langganan, musibah tahunan untuk Batam, Bintan, dan sekitarnya,” ujar Kepala DLH Batam, Herman Rozie.

Ia mengatakan dalam upaya meminimalisir pengrusakan lingkungan, ke depannya akan ada sanksi tambahan bagi pelaku. Tak hanya sanksi hukum, tapi juga perbaikan lingkungan.

“Setiap kerusakan lingkungan bukan hanya dihukum tapi diperbaiki dulu,” kata dia.

 

Sumber : Media Center Batam

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi2 minggu lalu

Online Shop, Cara Bertahan di Era Digital

USAHA Online shop merupakan alternatif pilihan yang ada bagi pelaku usaha konvensional agar tetap dapat bertahan di era digital seperti...

Pop & Roll2 minggu lalu

“Beautiful Girls” di Piala Dunia 2018

MAGNET perhelatan piala dunia menarik banyak orang untuk menyimaknya. Bukan hanya melalui layar kaca televisi atau perangkat telepon pintar! Tapi...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Menghasilkan Uang dari Waktu Luang

KAMU punya waktu luang? Selain bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak, nggak ada salahnya jika mencoba peluang-peluang bisnis berikut ini. Waktu...

Bincang3 minggu lalu

Angka Perceraian di Batam Melonjak

ANGKA Perceraian di Kota Batam kembali menunjukkan angka yang fantastis. Pelemahan ekonomi yang saat ini sedang dialami di Kota Batam...

Otto Keren!3 minggu lalu

Sensasi Berkendara di Mobil Listrik BMW

MOBIL listrik hadir menjanjikan pengalaman berkendara yang baru dan berbeda dibanding kendaraan konvensional (berbahan bakar bensin atau Diesel) seperti yang...

Pop & Roll3 minggu lalu

5 Emoji yang Sering Disalah Arti

SAAT ini warganet pasti sudah tidak asing lagi dengan aplikasi perpesanan WhatApp. Setiap hari, aplikasi ini digunakan oleh banyak orang...

Hidup Sehat3 minggu lalu

Seruput Kopi untuk Turunkan Resiko Penyakit Jantung

SEBUAH penelitian menyebut resiko penyakit jantung bisa turun bila minum kopi tanpa pemanis atau gula. Baru-baru ini sebuah penelitian mengaitkan...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Mengapa Anak ada yang Cadel?

APAKAH di keluarga kamu ada yang sulit mengucapkan huruf R? Di Indonesia hal ini biasa disebut cadel. Sebenarnya apa penyebabnya?...

Pop & Roll3 minggu lalu

Cewek Pilih Sneaker atau High Heels?

SEPATU model high heels atau sepatu hak tinggi sering diidentikkan dengan para cewek. Alasannya, karena alas kaki tersebut sering dipakai para...

Pop & Roll4 minggu lalu

Gaya Rambut Para Bintang di Piala Dunia

AJANG Piala Dunia sudah berlangsung beberapa hari ini. Akan terus berlangsung hingga berakhir pada 15 Juli 2018 mendatang. Seperti lazimnya,...