Terhubung Dengan Kami

Otto Keren!

Mengapa Busi Perlu Diganti Berkala ?

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

SAAT pertama kali membeli kendaraan baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4), pastinya dilengkapi komponen yang masih baru. Selain itu tentunya memiliki kualitas dengan standar pabrikan.

Bekal ini tentu membuat pengguna sangat berhati-hati dalam menjaga dan merawat kendaraan mereka. Namun seiring berjalannya waktu, kendaraan yang kita gunakan pasti akan mengalami banyak perubahan baik pada komponen utama maupun pendukung.

Perubahan ini menimbulkan banyak gesekan yang berpotensi menyebabkan keausan dan kerusakan komponen dan pada akhirnya akan mengganggu performa tunggangan kamu.

Salah satu komponen yang bakal mengalami keausan dan kerusakan ini adalah busi.

Selama waktu pemakaian, mengutip laman NGK Busi, tentu pengendara akan merasakan bahwa kendaraan yang digunakan memiliki daya respon yang baik, efisiensi penggunaan bahan bakar stabil, serta mudah dalam melakukan start. Namun pada saat akumulasi penggunaan kendaraan dengan jarak tertentu, keuntungan ini tidak bisa kamu rasakan kembali.

Lalu apa yang  menyebabkan hal itu bisa terjadi?

Pada busi terdapat dua elektroda yang biasa disebut elektroda ground maupun elektroda pusat.

Elektroda ini memiliki celah atau gap yang sudah disesuaikan oleh standar mesin yang digunakan. Namun pada kondisi pemakaian tertentu, elektroda mengalami erosi atau kerusakan yang menjadikan gap lebih lebar.

Semisal gap standarnya 0,7 mm akan tetapi setelah digunakan menjadi 1,0 mm. Perluasan celah ini yang mengakibatkan deretan perubahan performa pada kendaraan kita, sehingga tunggangan R2 dan R4 tidak seperti baru kembali.

Efek dari perubahan celah ini akan mengakibatkan rentetan penurunan performa akibat busi yang tidak dijaga kondisinya. Jika sudah seperti ini, komponen pendukung busi lainnya akan merasakan hal yang sama, di antaranya adalah tutup busi, kabel pengapian, koil, bahkan sampai dengan baterai yang kita gunakan akan terjadi penurunan performa.

Sehingga kebutuhan transfer energi listrik yang awalnya (contoh : 1 Volt) terjadi kenaikan (contoh : 2 Volt) yang mengakibatkan kinerja dari komponen pendukung lainnya harus kerja extra maksimal untuk mensuplai kebutuhan busi tersebut. Jika sudah seperti ini yang dibutuhkan adalah mengganti komponen tersebut secara menyeluruh maupun sebagian.

Oleh karena itu sebelum hal itu terjadi maka ganti busi pada waktunya sangat dianjurkan untuk semua kendaraan, tidak perlu menunggu sampai kendaraan mogok.

Sementara waktu penggantiannya sendiri, bisa ditanyakan kepada autorized dealer di mana kendaraan R2 dan R4 dibeli, atau merujuk buku panduan manual.

 

(*)

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Selamat Berpuasa

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!5 jam lalu

Nokia 9110i Berumur 21 Tahun, Jadi Holy Grail Kolektor

PADA tahun 1998, Nokia 9110i Communicator menjadi ponsel pintar yang punya kemampuan bak komputer. Dengan ukuran yang pas untuk dikantongi, ponsel ini...

Histori6 jam lalu

Istana Damnah Dalam Sejarah

DI Kampung Damnah, Kabupaten Lingga terdapat sebuah situs bersejarah yang berkaitan dengan Kesultanan Riau Lingga. Sebuah kompleks istana yang berdiri...

Histori7 jam lalu

Sejarah THR Di Indonesia

TUNJANGAN Hari Raya (THR) mulai diberikan pada zaman pemerintahan Bung Karno. Tepatnya pada Kabinet PM keenam Soekiman Wirjosandjojo, politikus asal...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Bila Huawei Tanpa Aplikasi Android

KEPUTUSAN Google untuk mencabut lisensi Android di perangkat-perangkat Huawei tentu bukan hal sepele. Ada beberapa dampak yang bakal terjadi. Coba...

Bincang5 hari lalu

Batam, A Sampai Z Bersama Daniel Burhannuddin

DIRUT PT. Esqarada, Daniel Burhannuddin bicara Panjang lebar tentang Batam. Mulai A sampai Z. Sejak awal mulai Batam dibangun era...

Histori5 hari lalu

Melihat Pengelolaan Dana Haji di Masa Lalu

DULU, sebelum tahun 1979, calon jamaah haji Indonesia mempunyai kebebasan untuk memilih salah satu dari dua pilihan. Apakah pemberangkatan ke...

Pop & Roll5 hari lalu

Industri Kecantikan Mulai Bidik Laki – Laki

INDUSTRI kecantikan kini tak hanya didominasi perempuan. Semakin banyak laki-laki yang menunjukkan minat terhadap produk perawatan kulit dan kecantikan. Menurut...

Inspirasi7 hari lalu

Dulu Gagal, Sekarang Beromset Rp.2 Juta Sekali Produksi

BERANI berkreasi serta berinovasi hingga menghasilkan satu produk bernilai jual, menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan oleh kaum milenial...

Histori7 hari lalu

Dokumentasi Bersejarah Mendur Bersaudara

JIKA saat ini kamu bisa melihat foto Presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi, maka sudah patutnya kamu berterima kasih pada sosok...

Ide1 minggu lalu

Fungsi Lain Mie Instan Selain Bikin Kenyang

SEPERTI kita tahu, mie instan termasuk menu favorit banyak orang termasuk anak kost di akhir bulan. Selain harganya yang terjangkau...