Terhubung Dengan Kami

Khas

Mengapa Esport Masuk Sea Games?

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi esport : © parisinfo.com

WAJAR jika muncul pertanyaan, “gimana awal ceritanya esport bisa masuk di ajang olahraga besar seperti SEA Games?” di kepala kita.

Tapi mau bagaimanapun, kemajuan industri gaming yang melahirkan banyak atlet profesional ini, ternyata layak diperhitungkan.

Semua bermula dari rencana para pejabat sektor olahraga di Filipina untuk memasukan olahraga elektronik atau esport di perhelatan SEA Games tahun ini yang memang bertempat di Manila, Filipina. 

Mengutip beberapa sumber lokal, esport dipertimbangkan masuk ke ajang olahraga ini karena esport dianggap sebagai kompetisi yang sangat berkembang pesat, melibatkan game video yang menciptakan daya kompetisi tinggi — tak cuma memikirkan stategi, kemampuan, namun turut bisa melatih kebugaran fisik para atlet.

Komite SEA Games di Filipina, PHISGOC akhirnya memasukan esport di sebagai cabang olahraga (cabor) Category 3 bersama seni bela diri Eskrima, bola lantai (floorball), jiu-jitsu, dan kickboxing

Mereka juga langsung membentuk tim esport lokal yang dapat memperebutkan enam medali emas di cabor ini.

“Proses seleksi ini sangat ketat karena kami ingin yang berkompetisi di sini adalah yang terbaik di tingkat nasional untuk ikut SEA Games,” ungkap Joebert Yu, seorang anggota di komite PHISGOC beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, komite Filipina juga mempercayakan Razer, perusahaan pemanufaktur perangkat game sebagai pendukung dari turnamen esport di SEA Games. Peran Razer juga akan sebagai penyedia layanan peranti lunak dan hardware di cabor esport.

Komite SEA Games Filipina memutuskan untuk membagi cabor esport ke dalam tiga kategori, yaitu game PC, konsol, dan mobile.

Daftar game yang dipilih pun ada 6 game, yakni:

  • Mobile Legends
  • Dota 2
  • StarCraft II
  • Arena of Valor (AoV)
  • Heartstone
  • Tekken 7

Cabor esport di SEA Games 2019 akan dipertandingkan mulai dari tanggal 5 sampai 10 Desember 2019.

Sebelumnya, esport telah diperkenalkan di ASIAN Games 2018.

Namun hanya sebagai eksibitor, belum dipilih sebagai cabor yang dipertandingkan. Dari sini, minimal kita bisa lihat proyeksi esport di industri olahraga memang semakin diakui dan dianggap sebagai jenis olahraga yang punya daya saing besar.

Sumber : UZONE

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!6 hari lalu

Google Bakal Cegah Orang Nonton Youtube Berlebihan Dengan Cara Ini

MENONTON YouTube merupakan pilihan banyak orang saat karantina di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Namun, menonton terlalu lama tentu tak...

Histori2 minggu lalu

Kisah Sahang dan Gambir di Kepulauan Riau

MASA depan Kabupaten Lingga itu di sektor pertanian. Sejarah masa lampau negeri termasyur yang menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau Lingga...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Sehat Jiwa di Masa Pandemi Covid-19. Tips Sehat dari Dokter Spesialis Kejiwaan RSBP Batam

PANDEMI Covid-19 (virus Corona) menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, Provinsi Kepri dan Batam. Covid-19 tidak...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Menyalin Tulisan Tangan Dengan Google Lens

GOOGLE telah menambahkan fitur baru yang sangat berguna ke Google Lens. Kini, kalian bisa menyalin dan menempelkan (copy and paste)...

Histori2 minggu lalu

Menolak Lupa ; Tentang RA. Srimulat

RADEN Ayu Srimulat (7 Mei 1908-1968) adalah pemain sandiwara panggung, pemain film dan penyanyi di era akhir 50-an sampai akhir...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

ADU HEMAT KUOTA | Zoom, WebEx Atau Google Meet?

KEBIJAKAN agar bekerja dari rumah membuat sebagian besar pekerja harus menggunakan aplikasi video telekonferensi tetap produktif. Sejumlah aplikasi seperti Zoom,...

Otto Keren!3 minggu lalu

Mini Wuling Seharga Rp. 90 Juta

WULING telah memperkenalkan mini-EV baru yang diberi nama Wuling Hongguang. Mobil listrik tiga pintu dan empat kursi ini hadir dalam...

Ide4 minggu lalu

10 Ide Fotografi di Rumah

SAAT kita diminta untuk berdiam diri #DiRumahSaja , pasti ada kejenuhan yang mendera. Sejak wabah COVID-19 melanda negeri kita awal...

Histori4 minggu lalu

Honda FC50, Nenek Moyang Beat

NETIZEN banyak yang kaget dengan tampilan nenek moyang motor matik Honda BeAT yang mulai bamyak diposting di facebook. Leluhur Honda...

Pop & Roll4 minggu lalu

Tawaran Gratis Dari Google Meet

MULAI bulan Mei ini, Google mulai menggratiskan layanan video conference mereka untuk semua pemilik akun Google, yaitu Google Meet. Siap caplok pengguna Zoom? Sebelumnya,...

Advertisement