Terhubung Dengan Kami

Khas

Mengenal Aturan Bagasi Pesawat

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : © zafire

MASKAPAI nasional Lion Air dan Wings Air menghapus kebijakan bagasi gratis barang bawaan untuk layanan seluruh penerbangan domestik.

Ini berarti bagasi tercatat untuk penumpang akan mulai dikenai biaya. Pemberlakuan mulai 8 Januari 2019.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/1/2019), mengatakan Lion Air dan Wings Air tidak lagi memberlakukan barang bawaan dan bagasi secara gratis atau cuma-cuma (free baggage allowance) mulai 8 Januari 2019 sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Perusahaan beralasan hal ini sebagai bagian dari upaya membantu setiap pelanggan dalam meminimalisasi biaya tambahan yang relatif tinggi karena kelebihan bagasi.

Danang mengatakan kebijakan tersebut tidak menyalahi aturan penerbangan.

“Kebijakan bagasi itu merupakan wewenang maskapai, selama tidak mengurangi aspek keselamatan,” ujar Danang, Minggu (6/1).

Meski sudah diumumkan ke publik, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, ternyata belum mendapat informasi bahkan berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan Lion Air Group soal penghapusan bagasi gratis tersebut.

Menanggapi kebijakan ini, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI, Tulus Abadi, menilai penghapusan bagasi gratis oleh Lion Air dan Wings Air tidak efisien dan cenderung merepotkan bagi penumpang.

Hal ini sekaligus berpotensi menimbulkan antrian di bandara terutama saat melakukan check in. Karena itu, operator harus menjamin bahwa sistem baru tersebut tidak merepotkan konsumen dan menimbukan antrian di bandara.

“Dari sisi bisnis, hal ini bisa menjadi kontra produktif bagi maskapai, karena ada potensi bahwa konsumen bisa bermigrasi ke maskapai lain karena konsumen tak ingin repot,” kata dia di laman Beritagar.id.

Ia mengingatkan penumpang pesawat terbang agar berhati-hati mengenai adanya kebijakan penghapusan bagasi gratis itu. Tulus mengatakan jangan sampai konsumen justru mendapatkan tarif mahal dengan adanya kebijakan tersebut.

“Konsumen harus cerdas jangan sampai terjebak ingin naik pesawat karena murah, tapi akhirnya malah mahal karena adanya tarif bagasi,” kata Tulus.

Aturan tarif bagasi dalam penerbangan

Dalam industri penerbangan domestik, ketentuan mengenai bagasi diatur dalam pasal 22, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Beleid itu mengatur setiap maskapai dalam menentukan standar pelayanan memperhatikan kelompok pelayanan yang diterapkan masing-masing maskapai, termasuk kebijakan bagasi tercatat disesuaikan dengan kelompok pelayanannya.

Saat ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengelompokkan masing-masing maskapai berdasarkan layanannya masing-masing.

Sebagaimana diatur dalam pasal 3 peraturan tersebut, terdapat tiga kelompok pelayanan yang diterapkan oleh masing-masing Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal, yakni pelayanan dengan standar maksimum(full services), pelayanan dengan standar menengah (medium services), dan pelayanan dengan standar minimum (no frills).

Dalam daftar maskapai full service terdapat satu maskapai pelat merah yakni PT. Garuda Indonesia dan PT. Batik Air. Lalu, untuk medium service terdapat PT. Trigana Air service, PT. Travel express, PT. Sriwijaya Air, PT. NAM Air, dan PT. Transnusa Air Service.

Sementara untuk layanan minimum atau no frill service terdapat enam maskapai yakni; PT. Lion Air, PT. Wings Air, PT. Indonesia AirAsia, PT. Indonesia AirAsia Extra, PT. Citilink Indonesia dan PT. Asi Pudjiastuti Aviation.

Dalam pasal 22 dijelaskan ketersediaan bagasi tercatat bagi seluruh kelompok pelayanan maskapai. Di antaranya kelompok full service paling banyak 20 kg tanpa dikenakan biaya, kelompok medium service, paling banyak 15 kg tanpa dikenakan biaya.

Sementara untuk maskapai yang masuk dalam kelompok no frills service seperti Lion Air dan Wings Air diperbolehkan menarik biaya bagasi dari penumpang.

Sumber : Beritagar / Kompas

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id4 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide7 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori1 minggu lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...