Connect with us

Ini Batam

Menunggu Bantuan Provinsi untuk Bawa 800 Karung Limbah Minyak Hitam

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

LIMBAH minyak hitam yang mengotori wilayah pantai Nongsa Batam sudah terkumpul sebanyak 800 karung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie mengatakan limbah ini berasal dari lima titik pantai, Baik di pemukiman warga maupun kawasan wisata sanggraloka.

“Masyarakat dan mereka yang terdampak yang membersihkan. Minyak yang mencemari pantai itu mereka masukkan dalam karung-karung. Sejak dua bulan lalu, sudah terkumpul sampai 800 karung,” ujarnya di Sekupang pekan ini.

Karung berisi limbah minyak hitam ini menurut Herman masih berada di lokasi pantai masing-masing.

DLH Batam saat ini sedang koordinasi dengan DLH Provinsi Kepulauan Riau untuk proses pemusnahan limbah tersebut.

Limbah rencananya dibawa ke Kawasan Pengelolaan Limbah Industri (KPLI) di Kabil. Namun anggaran yang terbatas membuat DLH Batam terpaksa menunggu bantuan provinsi.

Kami sudah koordinasi dengan DLH Provinsi, tapi jawabannya masih menunggu arahan Gubernur,” kata Herman.

Meski begitu, DLH Batam sudah mengambil sampel limbah minyak yang diduga terbawa arus dari perairan internasional ini. Sampel disimpan untuk mengantisipasi jika suatu saat dibutuhkan barang bukti.

“Misalnya nanti ada kapal yang dicurigai membuang minyak ke laut, sampel ini bisa dipakai untuk mencocokkan, sama tidak minyaknya,” kata dia.

Beberapa waktu lalu tim audit investigasi turun untuk memeriksa delapan perusahaan limbah di Kepri. Tepatnya enam perusahaan di Batam dan dua di Kabupaten Karimun. Tim auditor merupakan gabungan beberapa instansi pemerintah. Seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lemigas, DLH Provinsi Kepulauan Riau, DLH Kota Batam, dan DLH Kabupaten Karimun.

Namun tim belum temukan perusahaan pelaku illegal oil spill atau tumpahan minyak di laut tersebut. Kepala Bidang Perlindungan Laut Asdep Lingkungan dan Kebencanaan Maritim Kemenko Kemaritiman, Koeshariadi mengatakan belum dapat dipastikan siapa pelaku oil spill illegal di Batam.

“Belum ada temuan perusahaan sebagai pelaku illegal oil spill di laut. Mungkin ada oknum pelaku di laut yang buang limbah oil ilegal ke laut,” kata Koeshariadi, Rabu (4/4).

Adapun tujuan audit investigasi yaitu untuk melakukan monitoring dan pengawasan atas mata rantai limbah minyak dari kapal ke penampung hingga ke pengolah/pemanfaat limbah. Tim ingin melihat apakah ada perbedaan neraca limbah yang dibuang ke laut.

Menurut dia, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pusat saat ini sedang mengupayakan koordinasi dengan Malaysia dan Singapura untuk mencari solusi tentang limbang minyak di Kepri ini.

Sumber : Media Center Batam

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pop & Roll2 bulan lalu

Untuk Perempuan, Pria Humoris itu Begini

PUNYA teman pria yang humoris memang bikin hari-hari kamu jadi lebih terhibur. Benar? Bayangkan, kalau tak ada kehadirannya semua teman...

Pop & Roll2 bulan lalu

Katanya, Wanita Lebih Suka Tidur Sendiri

ADA fakta menarik diungkap pakar tidur dunia Dr Michael Breus. Katanya, wanita sesungguhnya lebih suka atau nyaman tidur sendirian. “Ada perbedaan...

Gaptek? Gak Lah!2 bulan lalu

145 Aplikasi di Playstore Terinfeksi Malware

SEBANYAK 145 aplikasi di Google Play ditemukan terinfeksi malware baru yang dapat merusak mesin Windows. Menurut laporan awal pekan ini, 145 aplikasi Andorid...

Gaptek? Gak Lah!2 bulan lalu

Chat Sambil Nonton Youtube di WhatsApp Android

AWAL 2018, WhatsApp menghadirkan fitur Picture-in-Picture untuk perangkat bersistem operasi iOS. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk menyaksikan video dari Instagram, Facebook, dan YouTube tanpa...

Pilihan gowest.id2 bulan lalu

Membayangkan Kartun “Kids Jaman Old” Menua

ANAK – anak era 70, 80 dan 90-an pasti pernah merasakan betapa berjayanya jaman dahulu. Saat banyak sekali film kartun...

Pop & Roll2 bulan lalu

Liam Dan Noel Galagher Rujuk

REUNI band Oasis adalah salah satu yang paling dinantikan penggemarnya di muka bumi ini. Tapi, reuni ini tidak akan terwujud...

Otto Keren!2 bulan lalu

Skuter Matik Nex II Varian Baru Hadir di Batam

SETELAH sukses diluncurkan di Jakarta dan beberapa kota lain, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi turut memperkenalkan varian...

Hidup Sehat2 bulan lalu

Mewaspadai Kanker Serviks, Sadanis dan Payudara Klinis dengan Sosialisasi

CANCER Information & Support Center (CISC) Batam mengadakan kegiatan sosialisasi  pemeriksaan kanker serviks, Sadanis dan Payudara Klinis di Puskesmas Tiban...

Otto Keren!2 bulan lalu

Setelah Jimny, Suzuki Luncurkan Hustler

SUZUKI telah merilis Jimny terbaru untuk pasar domestik di Jepang. Kini, Suzuki juga telah menyiapkan Suzuki Hustler Tough Wild sebagai...

Film Film Film2 bulan lalu

Buffalo Boys, Produksi Infinite Studio yang Tampil di Fantasia International Film Festival 2018

FILM Buffalo Boys sukses memukau penonton dunia. Film produksi Screenplay Infinite Films ini diputar secara world premiere di Fantasia International...