Connect with us

Dunia

Negara di Mana Pakai Facebook dan WhatsApp Harus Bayar

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

LAYANAN Facebook, WhatsApp, Twitter dan sejenisnya, di banyak negara bisa digunakan secara cuma-cuma.

Tapi, berbeda dengan di negara ini, di mana pemerintahnya meminta pembayaran pajak dari para pengguna aplikasi media sosial maupun messaging.

Dikutip dari BBC, parlemen negara Uganda di Afrika telah meloloskan peraturan hukum yang mewajibkan para pengguna media sosial membayar pajak untuk menggunakannya.

Jumlahnya dipatok USD 0,05 atau sekitar Rp 691 per hari.

Peraturan itu akan diterapkan mulai 1 Juli mendatang meskipun banyak keraguan tentang bagaimana mengimplementasikannya secara efektif. Belum jelas bagaimana cara pemerintah mengidentifikasi siapa saja warga Uganda yang mengakses jejaring sosial.

Pajak media sosial ini dicetuskan presiden Uganda Yoweri Museveni yang menganggap media sosial adalah sarana untuk bergosip. Ia menilai pendapatan pajak itu akan membantu negaranya.

“Kita membutuhkan uang untuk menjaga keamanan negara dan memperluas aliran listrik sehingga orang bisa menikmati media sosial dengan lebih sering,” kata sang presiden yang dikutip dari BBC.

Pihak parlemen juga menilai pajak media sosial itu sangat murah dan warga Uganda takkan keberatan membayarnya. Menurut catatan, sekitar 2 juta warga Uganda merupakan pengguna Facebook aktif.

Akses ke media sosial kadang dibungkam oleh pemerintah negara itu. Seperti pada pemilihan presiden di tahun 2016, akses ke media sosial ditutup karena dinilai menjadi sarana menyebarkan kebohongan.

(*)

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

DPRD Batam mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H.

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id12 jam lalu

Mengapa Anak ada yang Cadel?

APAKAH di keluarga kamu ada yang sulit mengucapkan huruf R? Di Indonesia hal ini biasa disebut cadel. Sebenarnya apa penyebabnya?...

Pop & Roll12 jam lalu

Cewek Pilih Sneaker atau High Heels?

SEPATU model high heels atau sepatu hak tinggi sering diidentikkan dengan para cewek. Alasannya, karena alas kaki tersebut sering dipakai para...

Pop & Roll2 hari lalu

Gaya Rambut Para Bintang di Piala Dunia

AJANG Piala Dunia sudah berlangsung beberapa hari ini. Akan terus berlangsung hingga berakhir pada 15 Juli 2018 mendatang. Seperti lazimnya,...

Otto Keren!4 hari lalu

Penampakan Suzuki Jimny Terbaru

JELANG peluncuran resmi di Jepang, Suzuki merilis foto-foto Suzuki Jimny model baru di situsnya. Mobil itu memiliki dua varian dan akan diluncurkan...

Gaptek? Gak Lah!4 hari lalu

Versi Android yang Tak Bisa Jalankan WhatsApp 2 Tahun Lagi

DUA tahun lagi, atau tepatnya pada Februari 2020, WhatsApp bakal mengakhiri dukungan untuk sistem operasi Android 2.3.7 Gingerbread. Hal ini...

Film Film Film5 hari lalu

Di Balik yang Kelihatan Nyata di Film Hollywood

EFEK efek spesial yang digunakan pada banyak film produksi Hollywood, mampu menyihir para penontonnya. Seakan-akan yang ditampilkan merupakan sebuah kenyataan....

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Deteksi Penumpang Mabuk dari Uber

APLIKASI jasa transportasi Uber sedang mengembangkan teknologi yang dapat mengidentifikasi tingkat kemabukan calon penumpang. Menurut laporan CNN, dilansir The Next Web,...

Film Film Film2 minggu lalu

“Si Doel The Movie” Tayang Agustus

14 tahun sudah Sarah (Cornelia Agatha) pergi tanpa kabar dan perpisahan juga tidak jelas. Kondisi itu menyimpan kerinduan dalam hati...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Teh Hijau untuk Melindungi Jantung

MOLEKUL dalam teh hijau bisa membantu melawan aterosklerosis yang menjadi penyebab serangan jantung dan stroke. Fakta ini dilansir dari sebuah...

Pop & Roll2 minggu lalu

Selebgram Batam yang Diundang ke Istana, Saya Pikir Hoax

SEORANG selebgram asal Batam, Yusi Fadila, dapat kesempatan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Keberuntungannya itu diperoleh setelah video mukbang (makan-makan) karyanya...