Terhubung Dengan Kami

Khas

Orang-Orang Bayaran Untuk Kumpulkan Data Pengguna?

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : © James Bareham / The Verge

FACEBOOK sepertinya belum kapok-kapok ‘menjahili’ privasi pengguna. Beredar kabar bahwa raksasa jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu membayar orang secara rahasia untuk menginstal sebuah aplikasi, yang dapat mengumpulkan data pengguna.

Dilansir dari CNBC pada Rabu (30/01/2019), Facebook telah membayar beberapa remaja dan dewasa dengan imbalan $ 20 atau Rp 282 ribu per bulan untuk memasang apa yang disebut aplikasi “Facebook Research” di iOS dan Android.

Untuk menutupi keterlibatan Facebook, program ini dikelola melalui layanan pengujian beta seperti Applause, Betabound dan uTest dan disebut sebagai “Project Atlas”.

Menurut pakar keamanan, aplikasi ini memungkinkan Facebook untuk mengumpulkan data termasuk pesan pribadi di aplikasi media sosial, foto dan video untuk dikirim, email, pencarian web, dan aktivitas browsing web.


Itu juga dapat melacak informasi lokasi yang sedang berlangsung dari aplikasi pelacakan lokasi lain yang diinstal di ponsel pengguna.

Seorang juru bicara Facebook mengakui bahwa perusahaan menjalankan program untuk mengumpulkan data tentang kebiasaan penggunaan.

“Seperti banyak perusahaan, kami mengundang orang untuk berpartisipasi dalam penelitian yang membantu kami mengidentifikasi hal-hal yang dapat kami lakukan dengan lebih baik,” kata juru bicara itu.

“Karena penelitian ini bertujuan membantu Facebook memahami bagaimana orang menggunakan perangkat seluler mereka, kami telah memberikan informasi luas tentang jenis data yang kami kumpulkan dan bagaimana mereka dapat berpartisipasi,” tambahnya.

Juru bicara Facebook mengaku jika tidak akan membagikan informasi penelitian ini kepada pihak lain dan orang-orang dapat berhenti untuk berpartisipasi kapan saja.

Ilustrasi

Percobaan Facebook berpotensi melanggar kebijakan Apple karena banyak pengguna yang menggunakan program ini menginstal aplikasi di iPhone.

Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar wartawan tetapi seorang juru bicara  mengatakan kepada TechCrunch bahwa Apple mengetahui masalah ini.

Tahun lalu, Apple menghapus aplikasi keamanan Onavo Facebook dari App Store karena tidak mematuhi aturan privasi yang menyatakan aplikasi tersebut tidak boleh mengumpulkan informasi tentang aplikasi lain yang diinstal pada perangkat pengguna.

(*)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Bincang1 hari lalu

Desy Agustina ; Lagu Anak Hingga Musik Jazz

ADA keprihatinan yang dalam melihat banyak karya anak bangsa yang justru tidak dikelola sendiri. Contohnya lagu anak-anak dan kekayaan seni...

Ide2 hari lalu

Cara Ampuh Mengubah Kebiasaan Begadang

KEBIASAAN begadang hingga larut malam tak baik untuk kesehatan. Bagi yang sudah terbiasa begadang, tidur cepat akan sangat sulit atau...

Pop & Roll4 hari lalu

Robby Sugara Tutup Usia

AKTOR senior Robby Sugara tutup usia pada Kamis (13/6/2019). Kabar duka ini diungkap oleh putrannya, Juan Bernard, melalui fitur Insta...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

PUBG Mobile Jadi Games Terlaris di Dunia

Game PUBG Mobile menorehkan prestasi terbaru. Game tersebut berhasil menjadi game terlaris di dunia dengan pendapatan mencapai lebih dari USD 146...

Gaptek? Gak Lah!6 hari lalu

Ini Dia, Ban Anti Kempes dan Pecah!

PABRIKAN ban Michelin dan raksasa mobil General Motors (GM) tengah bekerja sama mengembangkan purwarupa ban tanpa udara (airless) yang ramah...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Yang Khas Saat Lebaran di Indonesia

ISLAM di Indonesia tumbuh dengan khas. Tak seperti umat lain di belahan lain dunia, Idulfitri disambut dengan tradisi yang beragam....

Histori2 minggu lalu

ALS ; Bus Dengan Trayek Terjauh, Lintas Sumatera – Jawa

PO Antar Lintas Sumatra (ALS) adalah sebuah perusahaan jasa transportasi angkutan penumpang darat yang didirikan di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatra...

Film Film Film2 minggu lalu

5 Fakta Film Hero Lokal “Gundala”

DARI deretan film superhero yang ditayangkan di tahun ini, film ‘Gundala’ gak kalah dinantikan oleh para pencinta film di Indonesia....

Bincang3 minggu lalu

Menyiapkan Pusat Data Server di Batam

PEMERINTAH berencana membangun pusat data server untuk kepentingan pemerintah dan Pemda-Pemda se-Indonesia di pulau Batam. Plt. Direktur Layanan Aplikasi &...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Kecanduan Games Masuk Dalam Gangguan Mental

GAMING disorder alias kecanduan gim video resmi ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai gangguan kesehatan mental, Sabtu (25/5). Sementara itu,...