Terhubung Dengan Kami

Khas

Pajak e-Commerce Terbit, Harga Barang Online Naik?

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : medium.com

PEMERINTAH menerbitkan peraturan perlakuan perpajakan bagi pelaku usaha yang melaksanakan kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce) untuk meningkatkan kepastian dan keadilan bagi pelaku usaha.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan ketentuan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas Transaksi Perdagangan melalui Sistem Elektronik.
Pengaturan yang dimuat dalam peraturan ini hanya terkait tata cara dan prosedur pemajakan untuk memberikan kemudahan administrasi dan mendorong kepatuhan perpajakan para pelaku “e-commerce” demi menciptakan perlakuan yang setara dengan pelaku usaha konvensional.

Dengan demikian, dalam peraturan ini, pemerintah tidak menetapkan jenis atau tarif pajak baru bagi pelaku  “e-commerce”. 

Peraturan ini berlaku bagi pedagang dan penyedia jasa yang berjualan melalui platform marketplace, penyedia platform marketplace dan pelaku niaga daring “e-commerce” di luar platform marketplace.
Untuk pedagang dan penyedia jasa yang berjualan melalui platform marketplace wajib mempunyai dan memberitahukan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kepada pihak penyedia platform marketplace.

Pedagang dan penyedia jasa dapat memilih untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP atau memberitahukan Nomor Induk Kependudukan kepada penyedia platform marketplace, apabila belum mempunyai NPWP.

Mengutip antara, kemudian, melaksanakan kewajiban terkait Pajak Penghasilan (PPh) sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti membayar pajak final dengan tarif 0,5 persen dari omzet apabila omzet tidak melebihi Rp4,8 miliar dalam setahun.

Pedagang dan penyedia jasa dapat dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) apabila mempunyai omzet melebihi Rp4,8 miliar dalam setahun dan melaksanakan kewajiban terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai ketentuan berlaku.

Sementara itu, para penyedia platform marketplace wajib memiliki NPWP dan dikukuhkan sebagai PKP serta memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penyediaan layanan platform marketplace kepada pedagang dan penyedia jasa.

Kemudian, penyedia platform marketplace juga wajib untuk memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penjualan barang dagangan milik penyedia platform marketplace serta melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform.

Dalam hal ini, penyedia platform marketplace adalah pihak yang menyediakan sarana yang berfungsi sebagai pasar elektronik di mana pedagang dan penyedia jasa pengguna platform dapat menawarkan barang dan jasa kepada calon pembeli.

Beberapa penyedia platform marketplace yang dikenal di Indonesia antara lain Blibli, Bukalapak, Elevenia, Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Selain perusahaan-perusahaan ini, pelaku over-the-top di bidang transportasi juga tergolong sebagai pihak penyedia platform marketplace.

Pelaku usaha yang melaksanakan kegiatan perdagangan barang dan jasa melalui online retail, classified ads, daily deals, dan media sosial, diluar platform marketplace, juga wajib mematuhi ketentuan terkait PPN, PPnBM, dan PPh sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelum peraturan ini berlaku efektif pada 1 April 2019, otoritas pajak akan melaksanakan sosialisasi kepada para pelaku e-commerce, termasuk penyedia platform marketplace dan para pedagang yang menggunakan platform tersebut. 

(*)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi21 jam lalu

Lebih Fresh Setelah Facial Spa!

KURANG lebih 1 jam menjalani treatment, hasilnya bisa langsung dirasakan sendiri. Wajah jadi lebih fresh dan bersih. Dan, yang paling...

Jalan-Jalan Plesir22 jam lalu

CR Kupi, Kota Sabang, Suatu Siang

KOTA SABANG, Provinsi Aceh, suatu siang, di hari Selasa, 28 Agustus 2019. Di sebuah kedai kopi di jalan di samping...

Histori1 hari lalu

Riwayat Hidup Sultan Mahmud Riayatsyah

KERAJAAN Riau Lingga johor Pahang sejak Yang Dipertuan Besar Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah telah memantapkan kedudukan pusat kerajaan di Ulu...

NGOBROL EVERYWHERE2 hari lalu

NGOBROL EVERYWHERE – “BERTEMU HARI” (Coming Soon)

OMONGANNYA lepas. Hari juga orang yang santai. Ia gemar nongkrong di warung-warung kopi walau sudah dua kali berstatus Senator dari...

NGOBROL EVERYWHERE6 hari lalu

NGOBROL EVERYWHERE – HIKAYAT NAGOYA (SEJARAH BISNIS & WISATANYA)

SEBAGAI kota pulau urban, banyak cerita unik tentang Batam. Pulau yang ditinggali oleh mayoritas pendatang ini, sekarang memang sudah menjelma...

Pop & Roll6 hari lalu

Tiga Karakter Wanita di Lagu Hits 90-an dalam Film MELANKOLIA

FILM Generasi 90an: Melankolia bakal diproduksi Visinema Pictures bekerjasama dengan Toni Mulani Films (TMF). Film itu diangkat dari buku berjudul...

Ide6 hari lalu

Membuat Anak Gemar Menyikat Gigi

PUNYA anak usia di bawah tiga tahun (batita), jadi masa penuh perjuangan buat para ibu. Salah satunya untuk urusan menggosok...

Ide7 hari lalu

Biar Nggak Kehabisan Ongkos Saat Traveling

BERLIBUR di destinasi impian tentunya merupakan sebuah pengalaman yang kamu cita – citakan. Perencanaannya bisa jadi berbulan – bulan. Mulai...

Histori1 minggu lalu

Sejarah Dan Silsilah Keluarga BJ Habibie

WAFATNYA Presiden ketiga RI, Prof. Ing BJ. Habibie menjadi duka mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia. Salah satu putera terbaik bangsa...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Main Game Di Tempat Gelap? Resiko Hampir Buta!

KASUS seperti ini bisa menjadi pelajaran bagi kamu yang suka bermain game. Ada seorang perempuan yang hampir buta atau kena...