Connect with us

Ini INDONESIA!

Panin Dai-Ichi Life Luncurkan Medical Benefit Premier

iqbal fadillah

Published

pada

TIAP tahun, biaya kesehatan di Indonesia selalu meningkat. Menurut laporan survei tren medis Global Tower Watson 2014, biaya perawatan kesehatan di Indonesia selama 2010-2014 meningkat 79 persen.

Setiap tahunnya juga, ada lebih dari 1 juta warga negara Indonesia pergi ke luar negeri utuk berobat, terutama ke Malaysia dan Singapura.

Melihat kebutuhan tersebut, Panin Dai-Ichi Life meluncurkan produk asuransi tambahan, Medical Benefit Premier, Rabu (25/10) kemarin.

Medical Benefit Premier diluncurkan untuk membantu masyarakat mengantisipasi kebutuhan medis, yang biayanya meningkat dari waktu ke waktu. Produk ini memberikan beberapa manfaat unggulan dalam perawatan medis, baik rawat inap maupun rawat jalan.

Dengan ragam plan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, fitur unggulan produk ini antara lain : memberikan kenyamanan dan privasi dengan rawat inap 1 (satu) kamar, baik di Indonesia, Asia hingga seluruh dunia (kecuali Amerika Serikat), fasilitas tanpa tunai (cashless) untuk seluruh rumah sakit rekanan, pilihan masa pertanggungan hingga usia 99 tahun serta manfaat rawat jalan untuk kebutuhan cuci darah, perawatan kanker, biaya bedah 1 (satu) hari sesuai tagihan,layanan bantuan evakuasi medis darurat di mana pun dan opini medis kedua, dengan memperhatikan batas maksimum tahunan.

Acara peluncuran yang dilaksanakan di Kantor Pusat Panin Dai-ichi Life dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen, yakni Direktur Panin Dai-ichi Life Andrew Bain, Koichi Nishiyama selaku Direktur Panin Dai-ichi Life dan Chief Agency Officer Panin Dai-Ichi Life Darwin Gunawan.

Andrew mengatakan selaras dengan filosofi Panin Dai-Ichi Life, by your side, for life, Panin Dai-Ichi Life melakukan berbagai inovasi, termasuk untuk pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di setiap tahap kehidupan.

“Medical Benefit Premier merupakan salah satu solusi proteksi medis yang kami hadirkan untuk segmen konsumen premium atau high net worth di Indonesia, dimana tidak hanya manfaat dasar tetapi kami juga memberikan kenyamanan bagi nasabah untuk mendapatkan berbagai fasilitas perawatan medis unggulan,” ujar Andrew.

Saat ini, Medical Benefit Premier dipasarkan oleh tenaga pemasar Panin Dai-ichi Life yang berada di 40 titik pemasaran di seluruh Indonesia. Saat ini, terkait dengan aspek kesehatan, Panin Dai-ichi Life juga terus membuktikan komitmennya dalam hal pembayaran klaim kesehatan.

Pada periode 1 Januari 2016 hingga 30 Juni 2017, Panin Dai-ichi Life t telah membayarkan sebanyak lebih dari 12.700 klaim kesehatan dengan nilai lebih dari Rp 139,6 miliar.

Foto Dari kiri: Chief Agency Officer Panin Dai-Ichi Lif Darwin Gunawan (kiri), Direktur Panin Dai Ichi Life Koichi Nishiyama dan Direktur Panin Dai Ichi Life Andrew Bain : Istimewa

Panin Life adalah perusahaan asuransi jiwa terkemuka yang telah melayani masyarakat Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Merupakan bagian dari Panin Group of Companies yang bergerak di industri jasa keuangan.

Didukung jaringan pelayanan dan pemasaran melalui agen, karyawan, serta berbagai mitra bisnis di berbagai kota besar di Indonesia, Panin Life bertumbuh dengan kepercayaan nasabahnya melalui reputasi pelayanan yang sangat baik,
terutama dalam pembayaran klaim yang cepat dan terpercaya.

Dai-ichi Life merupakan perusahaan asuransi jiwa kedua terbesar di Jepang dengan total aset lebih dari USD 300 miliar. Mempunyai pengalaman lebih dari 100 tahun dalam industri asuransi jiwa dengan jaringan bisnis internasional di berbagai negara di dunia.

Dai-ichi Life juga terdaftar sebagai perusahaan publik di Jepang dengan peringkat “A+” dari Fitch dan peringkat “A” dari Standard & Poor’s (pemeringkatan dilakukan pada tahun 2013).

(yur)

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Ini INDONESIA!

Pak Kyai Wafat saat Salat

nien bagaskara

Published

on

Jenazah almarhum KH Ece Syaripudin Didi saat dievakuasi di Rumah Sakit Ad-Zaira, Madinah. (Istimewa)

gowest.id – Pak Kyiai wafat di Madinah saat salat.

Adalah pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyyatul Falah, KH Ece Syaripudin Didi yang meninggal dunia di Tanah Suci saat hendak menjalankan Ibadah Umroh. Jenazah almarhum langsung dikebumikan di Make Madinah.
Pimpinan jemaah umroh itu meninggal saat salat duha, bersama jamaah umroh lainnya.

“Almarhum diketahui meninggal sedang rukuk, saat salat duha. Kami menerima kabar itu pukul 13.00 WIB dari jemaah yang ikut romobongan umroh,” ujar menantu almarhum, Zamaludin (46) di kediamannya, di Jalan Selabintana, Km. 35, Panjalu, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi.

Badannya langsung tersungkur ke lantai. Seketika, suasana berubah menjadi panik. KH Ece Syaripudin Didi pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ad-Zaira, Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.

“Namun sampai di sana sudah tiada. Dugaan sementara, beliau meninggal akibat serangan jantung,” terangnya.

Almarhum meninggal sekira pukul 09.00 waktu setempat, di Masjid Kuba, Madinah, Minggu (31/12/2017).

Kabar meninggalnya almarhum diterima pihak keluarga sekira pukul 13.00 WIB. Pihak keluarga meyakini, selain sudah menjadi takdir, juga karena sakit jantung yang dialami almarhum.

Menurut Zamaludin, keluarga langsung mengkonfirmasinya kepada perusahaan yang memberangkatkan jemaah umroh almarhum, yakni PT Amanah Ummat.

“Setelah dikonfirmasi, ternyata kabar itu benar adanya. Kami seperti disambar petir mendengar kabar tersebut,” imbuhnya.

Zamaludin menceritakan, dari informasi jemaah umroh, saat almarhum rukuk, badannya langsung tersungkur ke lantai. Seketika, suasana berubah menjadi panik. KH Ece Syaripudin Didi pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ad-Zaira, Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.

“Namun sampai di sana sudah tiada. Dugaan sementara, beliau meninggal akibat serangan jantung,” terangnya.

Selama ini, lanjut Zamal, almarhum sering melaksanakan ibadah umroh bersama rombongan jamaah lainnya. Beliau merupakan pimpinan kelompok saat ibadah umroh. Namun kali ini, sebelum menjalankan ibadah umroh di Madinah rencananya almarhum akan melakukan ibadah bersama rombongannya selama empat hari. Namun sayang, baru dihari kedua ia tutup usia.

“Semoga beliau menjadi ahli surga dan kami yang ditinggalkan bisa meneruskan perjuangan beliau. Di tempat yang sama, seorang warga Kampung Panjalu, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Asep (37) mengatakan, seluruh warga Kampung Panjalu merasa berduka dan kehilangan atas kepergiaan sosok KH. Ece Syaripudin Didi.

Bagi warga sekitar, almarhum merupakan pejuang yang berkiprah dalam menegakan amar ma’ruf nahi munkar.
“Beliau ini seorang pejuang agama Islam. Tentu saja, kami sangat merasa kehilangan beliau,” akunya.

Warga Kampung Panjalu merasa terharu dengan cara almarhum yang meninggal saat menjalankan ibadah. Mereka meyakini, almarhum meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

“Kami yakin beliau menetapi meninggal yang husnul khatimah,” pungkasnya kepada Radar Sukabumi. (yuz/jpg/JPC)

Continue Reading

Ini INDONESIA!

Besok, Kita Bisa Saksikan Supermoon

nien bagaskara

Published

on

 

FENOMENA alam langka diprediksi akan berlangsung selama 2018 ini.

Malahan, dua peristiwa alam terlangka diprediksi bakal terjadi di Januari 2018. Pertama, ada fenomena Supermoon pada 2 Januari 2018, dan kedua ada fenomena Bulan Biru alias Blue Moon pada 31 Januari 2018 mendatang.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Time, Minggu (31/12), fenomena alam Supermoon dikabarkan akan terjadi pada malam tahun baru hingga 2 Januari 2018 pagi hari. Sementara untuk fenomena alam lainnya yakni Blue Moon akan berlangsung pada 31 Januari 2018 waktu malam hari.

Blue Moon yang dengan kata lain merupakan bulan purnama kedua dalam bulan yang sama itu diprediksi akan hadir berbarengan dengan gerhana bulan. Wow! Artinya akan ada tiga fenomena astronomi langka yang akan menghiasi awal tahun 2018.

Saat Blue Moon terjadi, posisi bumi berada antara matahari dan bulan. Pada akhirnya, bumi menghalangi bulan dari matahari, menyebabkan gerhana. Saat gerhana, bulan akan berwarna merah menyerupai darah.

Berdasarkan analisis Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), fenomena gerhana sekaligus tiga lainnya itu bisa disaksikan dari Indonesia.

Diprediksi awal gerhana bulan akan terjadi pada pukul 17.51 WIB.

Wilayah Indonesia bagian barat akan melewatkan tahap awal ini. Namun, saat puncak gerhana sekitar pukul 20.51 WIB, seluruh wilayah Indonesia bisa menyaksikannya.

Untuk diketahui, siklus bulan purnama terjadi setiap 29,5 hari sekali. Pada jarak terdekatnya dengan bumi (titik perigee), bulan akan nampak lebih besar. Itulah penyebab munculnya fenomena supermoon atau bulan super. Sebab bulan nampak sangat besar seolah sangat dekat dengan bumi. (ryn/jawapos)

Continue Reading
Advertisement

Kami di Facebook

Trending