Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Pemandu Wisata Didorong Ikuti Uji Sertifikasi

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

Foto : Media Center Batam

PEMANDU wisata buatan (outbound park) didorong untuk mendapatkan sertifikat keahlian kerja. Saran ini disampaikan Direktur Global Skills Institute, Jon Herri saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Pemandu Wisata Buatan di Nagoya Mansion Batam, Selasa (10/9).

“Bisa minta fasilitasi kepada asosiasi atau ke pemerintah. Buat daftar siapa saja yang ingin ikut sertifikasi, sampaikan secara elegan kepada pemerintah atau asosiasi,” tutur Jon.

Ia mengatakan saat ini belum ada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk pemandu wisata di Kota Batam maupun Provinsi Kepulauan Riau. Karena itu perlu dicari informasi dari daerah lain.

“Anda bisa mengikuti sertifikasi di luar. Atau mendatangkan asesor ke sini,” ujarnya.

Menurut Jon, ada tiga kompetensi yang harus dimiliki pemandu wisata. Ketiga hal ini adalah Skill (keahlian), Knowledge (pengetahuan), dan Attitude (sikap). Atau yang disingkat menjadi SKA.

Tapi dalam proses uji kompetensi nantinya, kompetensi pemandu wisata dibagi menjadi tiga poin besar. Yakni kompetensi umum, inti, dan pendukung.

Kompetensi umum terdiri dari bekerja sama dengan mitra kerja dan wisatawan; bekerja dalam lingkungan sosial yang berbeda; mengikuti prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan di tempat kerja; menangani situasi konflik; dan mengembangkan dan memutakhirkan pengetahuan pariwisata tentang tempat kepemanduan putbound populer yang dikunjungi wisatawan.

Sementara kompetensi inti terdiri dari merencanakan program kegiatan rekreasi; merencanakan program kegiatan pembelajaran; mengatur sumber daya untuk program; melaksanakan pemanduan kegiatan rekreasi; melaksanakan program kegiatan pembelajaran; memandu kegiatan tali rendah dan tali tinggi; menganalisis risiko dalam kegiatan; serta menolong korban.

Dan kompetensi pendukung meliputi berkomunikasi melalui telepon; melakukan prosedur administrasi; mencari dan mendapatkan data komputer; membuat dokumen dalam komputer; serta berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris pada tingkat operasional dasar.

“Uji kompetensinya pun bertingkat. Mulai dari fasilitator experiental learning (fasel) muda, madya, dan utama. Untuk uji kompetensi fasel muda ada 12 unit kompetensi yang dinilai. Tingkat madya 13 unit kompetensi, dan tingkat utama 15 kompetensi,” kata dia.

Perbedaan antara tingkat muda dan madya di antaranya adalah merencanakan program kegiatan pembelajaran. Pentingnya poin ini bagi tingkat madya adalah untuk kaderisasi. Karena fasel madya harus mengajarkan ilmunya ke fasel muda.

Sumber : Media Center Batam

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Google Bakal Cegah Orang Nonton Youtube Berlebihan Dengan Cara Ini

MENONTON YouTube merupakan pilihan banyak orang saat karantina di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Namun, menonton terlalu lama tentu tak...

Histori2 minggu lalu

Kisah Sahang dan Gambir di Kepulauan Riau

MASA depan Kabupaten Lingga itu di sektor pertanian. Sejarah masa lampau negeri termasyur yang menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau Lingga...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Sehat Jiwa di Masa Pandemi Covid-19. Tips Sehat dari Dokter Spesialis Kejiwaan RSBP Batam

PANDEMI Covid-19 (virus Corona) menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, Provinsi Kepri dan Batam. Covid-19 tidak...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Menyalin Tulisan Tangan Dengan Google Lens

GOOGLE telah menambahkan fitur baru yang sangat berguna ke Google Lens. Kini, kalian bisa menyalin dan menempelkan (copy and paste)...

Histori2 minggu lalu

Menolak Lupa ; Tentang RA. Srimulat

RADEN Ayu Srimulat (7 Mei 1908-1968) adalah pemain sandiwara panggung, pemain film dan penyanyi di era akhir 50-an sampai akhir...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

ADU HEMAT KUOTA | Zoom, WebEx Atau Google Meet?

KEBIJAKAN agar bekerja dari rumah membuat sebagian besar pekerja harus menggunakan aplikasi video telekonferensi tetap produktif. Sejumlah aplikasi seperti Zoom,...

Otto Keren!3 minggu lalu

Mini Wuling Seharga Rp. 90 Juta

WULING telah memperkenalkan mini-EV baru yang diberi nama Wuling Hongguang. Mobil listrik tiga pintu dan empat kursi ini hadir dalam...

Ide4 minggu lalu

10 Ide Fotografi di Rumah

SAAT kita diminta untuk berdiam diri #DiRumahSaja , pasti ada kejenuhan yang mendera. Sejak wabah COVID-19 melanda negeri kita awal...

Histori4 minggu lalu

Honda FC50, Nenek Moyang Beat

NETIZEN banyak yang kaget dengan tampilan nenek moyang motor matik Honda BeAT yang mulai bamyak diposting di facebook. Leluhur Honda...

Pop & Roll4 minggu lalu

Tawaran Gratis Dari Google Meet

MULAI bulan Mei ini, Google mulai menggratiskan layanan video conference mereka untuk semua pemilik akun Google, yaitu Google Meet. Siap caplok pengguna Zoom? Sebelumnya,...

Advertisement