Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Perekam Data Transaksi untuk Meningkatkan Pendapatan

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi Tapping Box : ist.

PENGGUNAAN alat perekam data transaksi (tapping box) telah meningkatkan angka penerimaan pajak daerah.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Batam, Raja Azmansyah dalam Sosialisasi Penerapan Pajak Online sesuai Perwako 25/2016 di Aula Kantor Walikota Batam, Selasa (13/11) kemarin.

Pada Oktober 2017 jumlah penerimaan dari empat jenis pajak (hotel, restoran, hiburan, dan parkir) tercatat Rp 9,306 miliar. Pada periode yang sama tahun 2018, atau pasca diterapkannya tapping box, pendapatan daerah dari empat jenis pajak ini sebesar Rp 11,827 miliar.

“Angka ini hanya dari WP yang terpasang tapping box. Sementara total pendapatan bulan Oktober dari semua wajib pajak (WP) empat kategori pajak ini sebesar Rp 18,6 miliar. Artinya dari 300 WP ini menyumbang 64 persen pendapatan dari semua WP yang masuk empat kategori pajak tadi. Total ada 1.500 WP dari empat jenis pajak ini,” papar Azman.

Azman mengatakan hingga 31 Oktober 2018 sudah terpasang 301 tapping box di 292 wajib pajak. Terdiri dari 77 hotel, 179 tapping box di 170 restoran, 34 tempat hiburan, dan 11 lokasi parkir.

Target awal pemasangan tapping box adalah hotel bintang 2 ke atas. Sementara usaha hiburan yang dipasang alat perekam data transaksi ini antara lain KTV, massage, pub, dan diskotik. Kemudian restoran, rumah makan, dan kedai, serta tempat parkir khusus.

“Ada beberapa masalah yang dihadapi seperti perangkat pencatatan transaksi masih sistem manual pakai nota. Ada juga yang sudah terpasang perangkat tapi belum bisa diakses datanya,” kata dia.

Menurutnya ada sekitar 73 pengusaha yang sudah memasang tapping box tapi belum bisa direkam data transaksinya. Ia berharap pengusaha segera buka akses bagi petugas ke server data usahanya.

“Data wajib pajak kami jaga kerahasiaannya. Kami tidak pernah publish pajak Bapak Ibu. Hanya total yang kami publish, tidak per wajib pajak. Dan data yang kami ambil hanya komponen yang terkait dengan pajak daerah. Di luar itu tidak,” tegasnya.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan wajib pajak ini adalah pahlawan bagi Kota Batam. Pembangunan yang gencar dilakukan Pemerintah Kota Batam saat ini sebagian besar berasal dari pendapatan asli daerah (PAD).

“Jalan yang kami bangun tidak akan mungkin dapat dibangun kalau tidak didukung Bapak Ibu semua. APBD 2019 diestimasi Rp 2,8 triliun, dengan PAD kisaran Rp 1,4 triliun. Artinya 50 persen APBD dari PAD. Batam daerah yang paling hebat, paling mandiri, biayai pembangunan di daerah. Alhamdulillah berkat Bapak Ibu sekalian kita bisa, tanpa tunggu DAK, transfer daerah, dan sebagainya. Tapi dari potensi lokal yang ada kita sudah bisa bangun,” kata Amsakar.

Sampai 2021, sambungnya, Pemko Batam punya target APBD Rp 4 triliun sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah. Amsakar mengatakan angka ini relatif sulit dicapai. Capaian ini tidak mudah karena Pemko Batam juga harus bertenggangrasa.

 

(*)

 

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Google Bakal Cegah Orang Nonton Youtube Berlebihan Dengan Cara Ini

MENONTON YouTube merupakan pilihan banyak orang saat karantina di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Namun, menonton terlalu lama tentu tak...

Histori2 minggu lalu

Kisah Sahang dan Gambir di Kepulauan Riau

MASA depan Kabupaten Lingga itu di sektor pertanian. Sejarah masa lampau negeri termasyur yang menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau Lingga...

Hidup Sehat3 minggu lalu

Sehat Jiwa di Masa Pandemi Covid-19. Tips Sehat dari Dokter Spesialis Kejiwaan RSBP Batam

PANDEMI Covid-19 (virus Corona) menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, Provinsi Kepri dan Batam. Covid-19 tidak...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Menyalin Tulisan Tangan Dengan Google Lens

GOOGLE telah menambahkan fitur baru yang sangat berguna ke Google Lens. Kini, kalian bisa menyalin dan menempelkan (copy and paste)...

Histori3 minggu lalu

Menolak Lupa ; Tentang RA. Srimulat

RADEN Ayu Srimulat (7 Mei 1908-1968) adalah pemain sandiwara panggung, pemain film dan penyanyi di era akhir 50-an sampai akhir...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

ADU HEMAT KUOTA | Zoom, WebEx Atau Google Meet?

KEBIJAKAN agar bekerja dari rumah membuat sebagian besar pekerja harus menggunakan aplikasi video telekonferensi tetap produktif. Sejumlah aplikasi seperti Zoom,...

Otto Keren!4 minggu lalu

Mini Wuling Seharga Rp. 90 Juta

WULING telah memperkenalkan mini-EV baru yang diberi nama Wuling Hongguang. Mobil listrik tiga pintu dan empat kursi ini hadir dalam...

Ide4 minggu lalu

10 Ide Fotografi di Rumah

SAAT kita diminta untuk berdiam diri #DiRumahSaja , pasti ada kejenuhan yang mendera. Sejak wabah COVID-19 melanda negeri kita awal...

Histori4 minggu lalu

Honda FC50, Nenek Moyang Beat

NETIZEN banyak yang kaget dengan tampilan nenek moyang motor matik Honda BeAT yang mulai bamyak diposting di facebook. Leluhur Honda...

Pop & Roll4 minggu lalu

Tawaran Gratis Dari Google Meet

MULAI bulan Mei ini, Google mulai menggratiskan layanan video conference mereka untuk semua pemilik akun Google, yaitu Google Meet. Siap caplok pengguna Zoom? Sebelumnya,...

Advertisement