Connect with us

Ini Batam

Peresmian KEK Batam di Bulan Juli

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

PERALIHAN status kekhususan Batam dari Free Trade Zone (FTZ), menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), masih menjadi polemik di kalangan pengusaha.

Terutama masih banyaknya pengusaha dan asosiasi yang mempertanyakan landasan hukum perubahan status tersebut.

Hal ini sendiri terlontar dari Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk.

 “Status FTZ Batam yang diatur dalam Undang – Undang seharusnya berlaku selama 70 tahun. Sekarang baru berjalan 12 tahun, bagaimana dengan 58 tahun sisanya,” ujar Jadi.

Menanggapi hal ini Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pada Juli mendatang Pemerintah Pusat menargetkan hal status KEK akan mulai diresmikan.

Sudah ada satu zona yang diidentifikasi akan berubah status menjadi kawasan KEK, dari lima kawasan yang sebelumnya telah dibahas oleh Pemerintah Pusat, BP Batam, dan Gubernur Kepri.

“Sesuai dengan pernyataan Kepala BP Batam, kawasan Nongsa saat ini menjadi kawasan yang paling siap dalam penerapan status KEK ini. Kita coba cara yang simpel, kawasan mana saja yang sudah siap sekali dengan kekhususan baru ini. Satu dulu kita liat perkembangannya selama kurang lebih tiga bulan, abis itu kita lakukan ke kawasan lainnya,” tuturnya.

Darmin menegaskan, saat ini Pemerintah tengah berupaya melakukan hal ini dikarenakan fasilitas yang ditawarkan sangat berbeda dengan status FTZ.

Begitu juga peluang untuk mendatangkan investor yang bergerak di bidang industri bertehnologi tinggi lebih besar, dengan begitu Batam bisa bersaing di tingkat Internasional.

Pemerintah Pusat juga tidak mewajibkan agar seluruh kawasan Industri berubah menjadi kawasan KEK, jika tetap bertahan dengan status FTZ pihaknya juga masih memperbolehkan.

“Tapi jangan cemburu kalo fasilitas KEK lebih bagus dari fasilitas FTZ, karena di FTZ tidak ada, jalan masuk barang ke dalam negeri. Sementara di Singapura, Malaysia, dan Thailand bisa masuk ke Indonesia kalo lokal kontennya terpenuhi,” paparnya.

Fasilitas KEK diakui sebagai penyempurnaan dari FTZ. Nantinya produk di kawasan KEK bisa dikonsumsi oleh Indonesia.

“Kalau di FTZ barang harus dieksport, sedangkan konsumsinya di sini. Itu yang membuat tak menarik, masa dari negara seberang boleh dikonsumsi, sementara yang diproduksi disini gak boleh,” ungkapnya.

Darmin juga menegaskan, apabila di FTZ ada kekhususan pembebasan Pajak Penambahan Nilai (PPN), dan Bea Masuk. Begitu juga dengan KEK, yang dikatakan tidak membayar pajak apabila dengan kegiatan yang sama.

(*/GoWest.ID)

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi2 minggu lalu

Online Shop, Cara Bertahan di Era Digital

USAHA Online shop merupakan alternatif pilihan yang ada bagi pelaku usaha konvensional agar tetap dapat bertahan di era digital seperti...

Pop & Roll2 minggu lalu

“Beautiful Girls” di Piala Dunia 2018

MAGNET perhelatan piala dunia menarik banyak orang untuk menyimaknya. Bukan hanya melalui layar kaca televisi atau perangkat telepon pintar! Tapi...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Menghasilkan Uang dari Waktu Luang

KAMU punya waktu luang? Selain bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak, nggak ada salahnya jika mencoba peluang-peluang bisnis berikut ini. Waktu...

Bincang3 minggu lalu

Angka Perceraian di Batam Melonjak

ANGKA Perceraian di Kota Batam kembali menunjukkan angka yang fantastis. Pelemahan ekonomi yang saat ini sedang dialami di Kota Batam...

Otto Keren!3 minggu lalu

Sensasi Berkendara di Mobil Listrik BMW

MOBIL listrik hadir menjanjikan pengalaman berkendara yang baru dan berbeda dibanding kendaraan konvensional (berbahan bakar bensin atau Diesel) seperti yang...

Pop & Roll3 minggu lalu

5 Emoji yang Sering Disalah Arti

SAAT ini warganet pasti sudah tidak asing lagi dengan aplikasi perpesanan WhatApp. Setiap hari, aplikasi ini digunakan oleh banyak orang...

Hidup Sehat3 minggu lalu

Seruput Kopi untuk Turunkan Resiko Penyakit Jantung

SEBUAH penelitian menyebut resiko penyakit jantung bisa turun bila minum kopi tanpa pemanis atau gula. Baru-baru ini sebuah penelitian mengaitkan...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Mengapa Anak ada yang Cadel?

APAKAH di keluarga kamu ada yang sulit mengucapkan huruf R? Di Indonesia hal ini biasa disebut cadel. Sebenarnya apa penyebabnya?...

Pop & Roll3 minggu lalu

Cewek Pilih Sneaker atau High Heels?

SEPATU model high heels atau sepatu hak tinggi sering diidentikkan dengan para cewek. Alasannya, karena alas kaki tersebut sering dipakai para...

Pop & Roll4 minggu lalu

Gaya Rambut Para Bintang di Piala Dunia

AJANG Piala Dunia sudah berlangsung beberapa hari ini. Akan terus berlangsung hingga berakhir pada 15 Juli 2018 mendatang. Seperti lazimnya,...