Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Proyek Pelabuhan Batu Ampar Jadi Andalan BP Batam

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Foto : © BP Batam untuk GoWestID

MEMASUKI hari terakhir kegiatan Pameran dan Seminar Indonesia Infrastructure Week (IIW), Badan Pengusahaan (BP) Batam berkesempatan untuk memberikan presentasi kepada peserta pameran pada Jumat, 2 November 2018 di Hall Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Presentasi tersebut diterangkan langsung oleh Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo dan memfokuskan pada proyek jangka menengah dan panjang BP Batam.

Terutama yang berkaitan dengan pelabuhan.

Sebanyak 30 peserta menghadiri dan mendengar paparan tersebut. Sebagian besar dari peserta merupakan pelaku usaha sektor maritim. Baik eksportir dan importir barang maupun bongkar muat logistik.

“Saat ini kita berusaha membuat pondasi kebijakan dan arahan pengembangan untuk menuju Batam Kota Logistik. Dimana bisa dilihat Batam sebagai Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas ini diharapkan bisa berkembang dan mampu mengemban peran sebagai barang masuk dan barang keluar yang diperlukan bagi kegiatan industri, perdagangan, dan pariwisata.” Jelas Dwianto.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut dapat dioptimalkan dengan memanfaatkan dua aset utama milik BP Batam, yakni Bandara Internasional Hang Nadim yang dikembangkan sebagai Logistic Aerocity, dan Pelabuhan Laut Internasional Batu Ampar dan Pelabuhan Tanjung Sauh.

Proyek Tanjung Sauh sendiri direncanakan akan dimanfaatkan setelah Pelabuhan Batu Ampar mencapai kapasitas maksimumnya.

Foto : © BP Batam untuk GoWestID

Selain itu, Dwianto mengatakan bahwa BP Batam juga telah menggandeng lembaga pemerintahan vertikal untuk memaksimalkan pemanfaatkan jalur Selat Malaka.

“Secara prinsip, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan izin kepada BP Batam untuk mengoperasikan Floating Storage Unit yang kegiatannya berupa Ship-to-Ship yang selama ini belum pernah dimanfaatkan.

Dengan diterapkan Floating Storage Unit dan posisi Batam yang berstatus FTZ, memungkinkan alih muatan kapal tidak harus bersandar di pelabuhan. Sehingga proses alih muatan dapat dilaksanakan di lepas pantai yang masih masuk ke dalam wilayah perairan Indonesia.”

Dalam presentasinya, Dwianto memaparkan mengenai kapasitas kontainer Pelabuhan Batu Ampar yang mencapai 400.000 TEUs dan non kontainer 2 juta ton dengan kemampuan Handling 6 kontainer/jam sehingga masih sangat memungkinkan untuk ditingkatkan produktivitasnya dan modernisasi. Baik Terminal Handling Facility maupun Port Management System yang digunakan saat ini .

Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar sendiri direncanakan akan dibagi menjadi 2 tahap pembangunan infrastruktur.

Sehingga kapasitas meningkat menjadi 3.1 Juta TEUs, dengan target konstruksi pada tahun 2019 dan target operasi pada tahun 2021.

“Untuk status terkini terkait pengembangan Pelabuhan Batu Ampar adalah, BP Batam telah merencanakan proses pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dan sudah menawarkan proyek kepada potensial investor. Kemudian BP Batam juga menawarkan proses Joint Operation Scheme dengan pemberian konsesi setelah proses investasi. Hal ini kami usulkan melalui kerjasama konsorsium dengan PT. Pelindo I selaku partner dari BP Batam.” Terang Dwianto.

Ia berharap, dengan beberapa stakeholder yang dapat mengakses Neo Pelabuhan Batu Ampar ini nantinya mampu membentuk ekosistem yang baik sehingga operasional yang efisien dapat terwujud.

Indonesia Infrastrucure Week (IIW) merupakan pameran akbar yang diselenggarakan oleh Tarsus Indonesia dan mengakomodir 150 exhibitor.

Pameran ini dilaksanakan mulai tanggal 31 Oktober sampai 2 November 2018. Kegiatan ini juga diklaim sebagai ajang pameran infrastruktur yang terbesar dan terlengkap di Indonesia.

IIW 2018 kali ini mengadopsi konsep Show-Within-A-Show dengan membawa 7 pameran dagang vertikal dalam ruang lingkup sektor infrastruktur, yaitu Pengembangan Energi (Infra Energy), Perkretaapian (Infra Rail), Kepelabuhan (Infra Port), Pembangunan Wilayah Industri dan Ekonomi Khusus (SEIZ), Pengelolaan Air Bersih dan Air Limbah (Infra Water), Pengamanan dan Pengawasan Infrastruktur Indonesia (Infra Security) dan Manajemen Lalu Lintas (Infra Traffic).

Indonesia Infrastructure Week 2018 merupakan media yang tepat untuk membangun koneksi, peluang bisnis baru, serta mendapatkan pengetahuan baru akan dunia infrastruktur indonesia karena kemajemukan peserta pameran yang terdiri dari masyarakat dan pelaku industri infrastruktur, maupun profesional dari banyak negara dalam satu tempat.

 

(zhr/ GoWestID)

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id4 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir1 minggu lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide1 minggu lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id1 minggu lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori1 minggu lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...