Terhubung Dengan Kami

Khas

PT Pertamina Lubricants Targetkan Batam Menjadi Hub Trading Lube Oil

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Foto : © GoWest.ID

PT Pertamina Lubricants, salah satu anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero) resmi melakukan eksport Lube Base Oil secara perdana melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kabil, Kecamatan Nongsa, Jumat (25/05/2018) pagi.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Afandi Anwar menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan di Batam pada hari itu merupakan salah satu visinya untuk menjadi perusahaan pelumas kelas dunia dengan melakukan ekspor perdana Lube Base Oil (LBO) Brightstock 150 (BS) melalui TBBM Kabil (Kawasan Bilateral) Batam.

“Dalam ekspor ini, PT Pertamina Lubricants akan mengirimkan lebih dari 6,000 MT LBO BS 150 kepada PT Petro China International (H.K) Co., Ltd dengan tujuan Taichan Port, China. Kita juga ingin mempercepat bisnis oversis kita salah satunya adalah eksport bahan baku pembuatan pelumas yang kita lakukan hari ini,” ujarnya.

Afandi juga menjelaskan, PT Pertamina Lubricants terus berkomitmen untuk mengoptimalkan kemampuannya bersaing di pasar Internasional khususnya di Asia.

Pengiriman ekspor LBO BS150 sebelumnya dilakukan dari Refinery (RU) IV Cilacap akhirnya dilakukan melalui TBBM Kabil, Batam. Hal tersebut dikarenakan Kabil Batam memiliki kapasitas penyimpanan stock yang lebih besar, Port Restriction yang lebih Customer-Friendly seperti melakukan ekspor dengan bulk/vessel dan kemampuan untuk mengakomodir spek Kapal yang lebih besar seperti Kapal jenis Ocean Going dan Mother Vessel.

“Jadi saat ini yang kami lakukan adalah bahan baku yang berasal dari kilang kami yang berada di Cilacap dan juga Dumai akan kami tampung disini, untuk pengiriman yang kami lakukan lewat Batam adalah pengiriman dalam jumlah besar untuk costumer langganan kami. Dimana salah satu kendala kami pada saat melakukan eksport kepada costumer melalui Cilacap adalah kondisi pelabuhan yang tidak memungkinkan untuk Kapal jenis Bulk Tanker,” lanjutnya.

Saat ini PT Pertamina Lubricants sendiri diakui sudah menjadi market leader di Indonesia dengan jumlah pengguna yang telah mencapai 60 persen, hal inilah yang menjadi salah satu unsur yang mendorong PT Pertamina Lubricants mulai melirik pasar global.

Afandi juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan eksport ke 17 Negara di kawasan Asia.

PT Pertamina Lubricants juga berkomitmen dan berupaya untuk merealisasikan visi bisnisnya di semua lini, termasuk meningkatkan kapasitas trading LBO di pasar regional dan internasional.

Ke depannya, Pertamina Lubricants akan terus memaksimalkan penjualan dan ekspor melalui TBBM kabil ini, diantaranya penjualan melalui flexy bag, partai kecil (retail), dan IBC hasil blending dan hasil trading.

Aktivitas trading LBO PT Pertamina Lubricants ini juga menambahkan volume perdagangan ekspor melalui Batam, meningkatkan traffic kapal tanker di perairan Batam, dan memaksimalkan infrastruktur di Batam, serta dapat memobilisasi Anak Perusahaan Pertamina Lainnya dan bisnis-bisnis lokal di Batam.

Kegiatan Trading LBO di Batam ini merupakan sinergi antar Anak Perusahaan Pertamina yakni PT Pertamina Lubricants dan PT Pertamina Patra Niaga serta bekerjasama dengan BP Batam dalam hal infrastruktur pelabuhan dan tank-farm Kabil Batam.

Eksport perdana yang dilakukan oleh PT Pertamina Lubricants ini diakui menandakan kemampuan salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero).

Dalam pengelolahan base oil ke pasar Internasional dengan skala dan volume yang lebih besar serta jarak yang lebih jauh. Ke depannya, pihaknya akan melakukan penjajakan untuk melakukan eskport ke berbagai region seperti India, Timur Tengah dan Eropa.

“Saat ini kan tadi sudah saya jelaskan target awal adalah pasar Asia, untuk ini kami juga telah melakukan beberapa hal dimana kami sudah memiliki cabang di Australia dan juga Thailand di mana di sana kita sudah mengakusisi salah satu perusahaan pelumas Lokal yakni Amaco Production,” jelasnya.

 

(Nando/GoWest.ID)

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Selamat Berbuka

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!1 hari lalu

Nokia 9110i Berumur 21 Tahun, Jadi Holy Grail Kolektor

PADA tahun 1998, Nokia 9110i Communicator menjadi ponsel pintar yang punya kemampuan bak komputer. Dengan ukuran yang pas untuk dikantongi, ponsel ini...

Histori1 hari lalu

Istana Damnah Dalam Sejarah

DI Kampung Damnah, Kabupaten Lingga terdapat sebuah situs bersejarah yang berkaitan dengan Kesultanan Riau Lingga. Sebuah kompleks istana yang berdiri...

Histori1 hari lalu

Sejarah THR Di Indonesia

TUNJANGAN Hari Raya (THR) mulai diberikan pada zaman pemerintahan Bung Karno. Tepatnya pada Kabinet PM keenam Soekiman Wirjosandjojo, politikus asal...

Gaptek? Gak Lah!6 hari lalu

Bila Huawei Tanpa Aplikasi Android

KEPUTUSAN Google untuk mencabut lisensi Android di perangkat-perangkat Huawei tentu bukan hal sepele. Ada beberapa dampak yang bakal terjadi. Coba...

Bincang6 hari lalu

Batam, A Sampai Z Bersama Daniel Burhannuddin

DIRUT PT. Esqarada, Daniel Burhannuddin bicara Panjang lebar tentang Batam. Mulai A sampai Z. Sejak awal mulai Batam dibangun era...

Histori6 hari lalu

Melihat Pengelolaan Dana Haji di Masa Lalu

DULU, sebelum tahun 1979, calon jamaah haji Indonesia mempunyai kebebasan untuk memilih salah satu dari dua pilihan. Apakah pemberangkatan ke...

Pop & Roll6 hari lalu

Industri Kecantikan Mulai Bidik Laki – Laki

INDUSTRI kecantikan kini tak hanya didominasi perempuan. Semakin banyak laki-laki yang menunjukkan minat terhadap produk perawatan kulit dan kecantikan. Menurut...

Inspirasi1 minggu lalu

Dulu Gagal, Sekarang Beromset Rp.2 Juta Sekali Produksi

BERANI berkreasi serta berinovasi hingga menghasilkan satu produk bernilai jual, menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan oleh kaum milenial...

Histori1 minggu lalu

Dokumentasi Bersejarah Mendur Bersaudara

JIKA saat ini kamu bisa melihat foto Presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi, maka sudah patutnya kamu berterima kasih pada sosok...

Ide1 minggu lalu

Fungsi Lain Mie Instan Selain Bikin Kenyang

SEPERTI kita tahu, mie instan termasuk menu favorit banyak orang termasuk anak kost di akhir bulan. Selain harganya yang terjangkau...