Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Romantika Malam Khas Batam di Kampung Bule

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Kampung Bule di Batam : © www.jakarta100bars.com

MIRIP dengan sebuah nama kota besar di Jepang: Nagoya, ibu kota Prefektur Aichi yang terletak di pesisir Samudra Pasifik. Nah, satu lagi Nagoya adanya di pusat perkotaan Batam, sebuah kota terbesar di Kepulauan Riau.

Bagi yang pernah ke Batam, tentu tak asing lagi dengan Nagoya, lokasi wisata yang berjejal tempat hiburan, dan digemari para turis asing. Di sinilah berada kawasan yang disebut Kampung Bule, letaknya sangat strategis di pusat bisnis dan perhotelan kota Batam.

Jangan berharap suasana Nagoya di negeri sakura yang terkenal dengan wisata alamnya, Nagoya yang di Batam benar-benar wisata malam bagi turis-turis asing.

Inilah sebuah kota di daerah yang memiliki 42 bar dan cafe, berjejer di beberapa blok. Kampung Bule hampir mirip dengan tempat wisata di Legian, Bali, juga hampir sama dengan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat, tempo dulu.

Kampung Bule di Batam : © www.jakarta100bars.com

Jadi jika ke Batam dan ingin merasakan kehidupan malam, maka Kampung Bule adalah tempat yang pas untuk itu.

Mengelilingi Kampung Bule, hampir semua pintu masuk bar cewek-cewek berpakaian minim menyapa pengunjung.

Mereka akan terlihat riang jika melihat turis asing dan menyapa manja walau dengan bahasa Inggris seadanya.

Apalagi pria berkulit putih kemerah-merahan berambut pirang, sangat diistimewakan.

Cocok dengan namanya, Kampung Bule, perempuan di sini memang memanjakan “bule-bule” yang berkunjung di sini. Tak heran jika Jhonsen, warga Amerika, merasa betah di sini.

Selama berada di Batam, hampir saban malam ia berada di Kampung Bule. “Pelayanan ramah dan bagus. Cantik, semuanya apa adanya, tidak neko-neko,” katanya.

Namun, menurut salah seorang warga, Sofyan, mengatakan tidak semua bar memiliki wanita berpakaian seksi dan hanya melayani turis asing. “Sebagian bar bisa untuk keluarga. Tidak ada wanita yang menemani minum,” katanya.

Bahwa nama Kampung Bule itu karena banyak turis asing, Sofyan mengakuinya. Ia menjelaskan, penamaan Kampung Bule itu karena ramainya turis asing yang bersantai di sini untuk melepas penat usai bekerja di sejumlah perusahaan di Batam. “Makanya orang-orang menyebutnya kampung bule,” katanya.

Ilustrasi : © business day

Selain itu, Kampung Bule ini tempat yang paling rajin kena razia. Paling sering tergaruk adalah warga negara asing yang tidak memiliki dokumen. Bahkan di masa lalu, Kampung Bule, dikenal sebagai sarang narkoba. Kini sudah tidak begitu lagi.

Pemandangan yang tak elok lainnya, di sela-sela lalu-lalang pengunjung dari berbagai negara di Kampung Bule, ada bocah-bocah malam yang menghampiri mereka. Bocah ini menadahkan tangan meminta sedekah.

Selain itu di beberapa emperan toko, ada orang-orang yang tiduran di atas kardus. Mereka seperti peminta-minta. “Sayangnya, pemerintah tidak memperhatikan, padalah ini salah satu tempat wisata di Batam,” kata Sofyan.

Begitulah Kampung Bule yang menggeliat setiap malam. Menjelang subuh, keramaiannya mulai surut. Begitu matahari terbit, Kampung Bule menjadi sepi. Kampung Bule hanya dimanjakan malam.

 

Sumber : beritasatu.com

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pilihan gowest.id4 hari lalu

“Remembering Nukman Luthfie” pada Akun Kenangan Facebook

KABAR duka menghampiri dunia digital Indonesia. Salah satu pakar media sosial, Nukman Luthfie meninggal dunia di Yogyakarta pada Sabtu malam (12/01/2019). Sepeninggal...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Minta Maaf Melalui Tatto

KARENA merasa bersalah seorang suami yang telah berselingkuh meminta maaf kepada istrinya dengan cara yang unik, yaitu lewat tato . Namun, tak disangka...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Alif Stone Park, Taman Batu Yang Eksotis

ALIF Stone Park menyuguhkan wisata pantai yang begitu eksotis. Di lokasi ini terdapat ribuan bongkah batu granit berukuran raksasa. Bebatuan...

Ide7 hari lalu

Tips Kemas Barang Dalam Tas Ukuran Kabin

PERJALANAN menggunakan pesawat lebih praktis jika kamu tahu cara mengepak barang dalam satu tas ukuran kabin. Selain lebih ringkas, kamu...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Karyawan Bahagia, Kerja Jadi Produktif

ADA berbagai faktor yang membuat karyawan lebih produktif di tempat kerja, salah satunya adalah kebahagiaan. Ya, semakin bahagia seseorang, lebih produktif juga...

Histori1 minggu lalu

BP (Otorita) Batam Saat Lampau

PRESIDEN Ketiga RI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (sekarang bernama Badan Pengusahaan Batam, pen) menceritakan awal-awal pengembangan...

Histori1 minggu lalu

Menelusur Sejarah Riau Lingga di Museum Linggam Cahaya

MUSEUM Linggam Cahaya yang terletak di Daik, Lingga menyimpan ribuan benda koleksi peninggalan dari perjalanan panjang Kerajaan Lingga di Bunda...

Hidup Sehat1 minggu lalu

Mendeteksi Tanda Kesehatan Lewat Bad Mood

ADA banyak hal yang bisa merusak mood atau suasana hati. Jika rasa itu berlanjut seolah tak mau pergi, mungkin inflamasi atau peradangan...

Pop & Roll1 minggu lalu

Ketika “Captain America” Keluhkan Teknologi Zaman Sekarang

Di saat banyak orang yang merasa dimudahkan hidupnya oleh kehadiran teknologi yang semakin hari semakin canggih, lain halnya dengan aktor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Facebook Kembangkan Mata Uang Kripto?

KABARNYA, Facebook sedang mengembangkan mata uang kripto agar mengirim uang lewat aplikasi WhatsApp lebih mudah. Kabar ini mencuat setelah laporan yang dimuat Bloomberg menyatakan bahwa Facebook akan membuat mata uang kripto untuk...