Terhubung Dengan Kami

Gaptek? Gak Lah!

Rp.500 Jutaan dari Google untuk Remaja Penemu Bug

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ezequiel Pereira : © CNBC

GOOGLE memberikan hadiah sebesar 36.000 dollar AS (sekitar Rp 504 juta) kepada seorang remaja asal Montevideo, Uruguay.

Nama remaja itu Ezequiel Pereira (17). Ia mendapat imbalan setelah melaporkan celah keamanan (bug) di sistem internal Google.

Laporan bug dari Pereira untuk Google ini merupakan yang kelima dan hadiah yang diberikan Google menjadi yang terbesar yang pernah ia dapat.

Perburuan bug pertama yang berhasil ditemukan Pereira, membuatnya diganjar 500 dollar AS (sekitar Rp 7 juta).

“Aku menemukan sesuatu (bug) dengan cepat dan menghasilkan 500 dollar aku rasa itu luar biasa. Jadi aku putusan untuk terus mencoba sejak saat itu,” katanya.

Pada bulan Juni tahun lalu, ia juga menemukan bug di sistem Google dan mendapatkan 10.000 dollar AS (sekitar Rp 140 juta). Sebagian uang tersebut ia gunakan untuk mendaftar beberapa beasiswa universitas di AS.

Sayangnya, tidak ada satupun universitas menerimanya, ia pun melanjutkan sekolahnya di salah satu universitas di Montevideo.

 

Awal tahun ini, Pereira kembali menemukan bug Remote Command Execution di non-production environments Google App Engine.

Google lantas mengajak Pereira untuk berdiskusi tentang celah tersebut dan bagaimana ia menemukannya.

Perkenalan pertama Pereira dengan dunia pemprograman dimulai sejak usianya 11 tahun, setelah mendapat komputer pertamanya setahun sebelumnya.

Ilmu pemprograman tidak ia dapatkan dari sekolah, melainkan ia pelajari secara otodidak.

Beberapa bahasa pemrograman telah ia pelajari dan berbagai kontes koding ia ikuti. Salah satunya adalah kontes yang membawanya berkeliling ke markas Google di California, AS.

Pereira berharap semua uang yang ia dapat bisa membantu biaya pendidikannya dan mengejar cita-cita untuk meraih gelar master di bidang keamanan komputer. Tidak ada rencana lain yang ia pikirkan selain pendidikan dan membantu keuangan keluarganya.

Untuk saat ini, Pereira hanya mengirim laporan bug ke program bug bounty Google saja. Namun, beberapa perusahaan teknologi dan video game menawarkan kesempatan yang sama untuk Pereira agar membantu mereka menemukan bug.

Google berharap, dengan pemberian hadiah ini, bisa memacu “ethical hacker” alias hacker putih seperti Pereira untuk melaporkan bug di program mereka, ketimbang menjualnya ke pihak yang berwenang.

 Pereira ingin mengajak serta teman-temannya dalam perburuan bug.

“Mereka tertarik tapi mereka merasa enggak terlalu paham,” ujar Pereira, seperti dilansir dari Digital Trend, Senin awal pekan ini (28/5).

 

 

 

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Hidup Sehat1 minggu lalu

Khasiat Ikan Tongkol

IKAN Tongkol menjadi salah satu ikan yang cukup populer di Indonesia. Ikan ini dapat diolah menjadi berbagai masakan rumahan yang...

Film Film Film1 minggu lalu

Kisah Bung Hatta Mau Diangkat ke Layar Lebar

FILM sejarah tergolong langka di negeri ini. Bahkan bisa dihitung dengan jari. Masih banyak tokoh yang belum difilmkan. Salah satunya...

Histori1 minggu lalu

Yang Dilakukan Sebelum Kenal Internet

INTERNET Ditemukan pada tahun 1989. Artinya genap 30 tahun sekarang, sebagian dari kita mungkin tidak menduga jika internet akan menjadi begitu besar....

Jalan-Jalan Plesir1 minggu lalu

Pemburu Harta Karun di Balik Museum Sri Serindit

DULU, perairan sekitar Natuna adalah jalur yang padat dilalui oleh kapal-kapal dagang dari berbagai negara. Tak sedikit jumlah kapal dagang...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Titan, Masa Depan Militer Dunia?

BERTEMU Titan, si robot militer. Robot ini memiliki tinggi 8 feet dan berat 60 Kg. Titan diperkenalkan dalam ajang INTERNATIONAL...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Telat Menikah Lebih Bahagia?

PERNIKAHAN bisa membuat hati kita lebih bahagia dalam jangka panjang. Namun, sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa kebahagiaan tersebut tergantung kapan...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Ponsel Layar Meregang Dari LG

LG menyatakan tidak akan gegabah dalam merilis ponsel layar lipat. Yang menarik, LG justru dikabarkan punya inisiatif untuk menghadirkan perangkat dengan layar yang...

Ide2 minggu lalu

Mimpi Kecil Tentang Rumah Pohon

CITA CITA ingin memiliki rumah di atas pohon yang diimpikan saat masih kecil, akhirnya diwujudkannya begitu dewasa. Rumah pohon ini...

Jalan-Jalan Plesir2 minggu lalu

Wisata Alam Terbuka di Batam Forest Top

BATAM Forest Top adalah salah satu lokasi wisata anti mainstream di Kota Batam. Sesuai dengan namanya, kita akan disuguhkan wisata...

Otto Keren!3 minggu lalu

7 Mobil KW China Yang Bikin Geleng Kepala

TIONGKOK atau China memang negara yang unik. Selain Chinese Food yang terkenal, mereka juga terkenal sering mengabaikan apa yg dikenal...