Terhubung Dengan Kami

Bincang

“Rusunawa Murah untuk Pekerja Industri”

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Direktur Pengembangan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar (kanan) dan Kasubdit Pemanfaatan Hunian, BP Batam Adsel Hamzah : © GoWest.ID

HUNIAN yang layak menjadi salah satu elemen dalam memenuhi kenyamanan bagi para pekerja di sektor industri di Kota Batam.

Tapi, keterbatasan lahan serta tingginya biaya hidup termasuk biaya untuk tempat tinggal, kerap jadi masalah di kota ini.

Alternatifnya, para pekerja ada yang memilih bermukim di kawasan perumahan liar (Ruli).

Pemerintah coba menjawab masalah tempat tinggal untuk para pekerja industri di Batam dengan konsep Rumah Susun Sewa (Rusunawa) sejak beberapa tahun terakhir.

Rusunawa bisa jadi pilihan dengan biaya yang terjangkau bagi para pekerja.

“Untuk rusun yang dibangun dan dikelola oleh BP Batam sendiri itu ada lima diantaranya, rusun Mukakuning, Kabil, Batuampar, dan Sekupang. Selain itu saat ini BP juga telah membangun satu rusun lainnya di kawasan Tanjung Uncang,” ujar Direktur Pengembangan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar, Rabu (28/03/2018) saat ditemui di Marketing Center BP Batam.

Pembangunan rusun dilakukan oleh BP Batam khusus bagi para pekerja di sektor industri di Kota ini.

“Kita tau Batam rancangannya adalah kota industri, namun dari dulu itu BP Batam tidak hanya memikirkan aset untuk pembangunan pabrik dan lainnya, tetapi juga pemukiman yang layak bagi para pekerja menjadi fokus utama dari pimpinan,” lanjut Dendi.

Hingga saat ini BP Batam telah menyediakan sebanyak 1.820 kamar di lima rusun yang telah terbangun tersebut. Bahkan agar tidak memberatkan para pekerja, biaya untuk dapat tinggal di rusun tersebut tergolong cukup murah. Biayanya berkisar Rp 127.200 ribu hingga Rp 172.500 ribu per orang untuk satu kamar selama sebulan.

“Untuk harga paling murah ini untuk kamar yang berada di lantai paling atas, sementara untuk yang palin mahal kamar yang berada di lantai dasar. Kalo dihitung – hitung untuk sebulannya hal ini akan sangat membantu para pekerja, daripada harus menyewa atau kost di tempat yang mungkin tidak nyaman. Karena bukan hanya memberikan tempat tinggal sementara, rusun yang dibangun oleh BP Batam berkonsep untuk meningkatkan taraf hidup dari para pekerja,” paparnya.

Namun, melemahnya sektor industri di Batam pada awal dan pertengahan tahun 2017 lalu ternyata sangat berpengaruh terhadap jumlah penghuni dari rusunawa ini.

Occupancy dari rusunawa yang dimiliki oleh BP Batam juga sempat mengalami penurunan hingga di bawah 60 persen, pada tahun 2017 lalu hal ini sendiri merupakan efek melemahnya sektor industri di Batam,” ungkap Kasubdit Pemanfaatan Hunian, Adsel Hamzah di waktu bersamaan.

Namun hal ini sendiri ternyata tidak berlangsung lama.

Dari awal  tahun 2018, persentase penghuni di rusunawa BP Batam sendiri mulai mengalami peningkatan. “Peningkatan sejak akhir tahun 2017 kemarin memang belum terlalu signifikan, baru mencapai angka 6 persen dimana dari total jumlah hunian di rusun sudah ada 2.822 orang yang menempati unit rusun. Mulai dari yang satu kamar bersama teman-temannya, hingga yang telah berkeluarga,” kata Adsel.

Peningkatan taraf hidup bagi para pekerja sendiri juga terus dilakukan oleh BP Batam, dimana sejak tahun 2017 lalu tidak hanya melakukan perbaikan bagi unit yang telah mengalami kerusakan. Penambahan beberapa fasilitas juga dilakukan untuk menambah kenyamanan bagi para penghuni rusun.

“Kami telah lakukan perbaikan bagi unit – unit yang telah rusak dan melakukan perawatan kembali ke beberapa rusun yang tergolong dalam kategori padat. Beberapa fasilitas juga telah ditambahkan seperti ATM Center, Community Center, Lapangan Olahraga serta fasilitas keamanan,” ucapnya.

(*/GoWest.ID)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Selamat Berbuka

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!1 hari lalu

Nokia 9110i Berumur 21 Tahun, Jadi Holy Grail Kolektor

PADA tahun 1998, Nokia 9110i Communicator menjadi ponsel pintar yang punya kemampuan bak komputer. Dengan ukuran yang pas untuk dikantongi, ponsel ini...

Histori1 hari lalu

Istana Damnah Dalam Sejarah

DI Kampung Damnah, Kabupaten Lingga terdapat sebuah situs bersejarah yang berkaitan dengan Kesultanan Riau Lingga. Sebuah kompleks istana yang berdiri...

Histori1 hari lalu

Sejarah THR Di Indonesia

TUNJANGAN Hari Raya (THR) mulai diberikan pada zaman pemerintahan Bung Karno. Tepatnya pada Kabinet PM keenam Soekiman Wirjosandjojo, politikus asal...

Gaptek? Gak Lah!6 hari lalu

Bila Huawei Tanpa Aplikasi Android

KEPUTUSAN Google untuk mencabut lisensi Android di perangkat-perangkat Huawei tentu bukan hal sepele. Ada beberapa dampak yang bakal terjadi. Coba...

Bincang6 hari lalu

Batam, A Sampai Z Bersama Daniel Burhannuddin

DIRUT PT. Esqarada, Daniel Burhannuddin bicara Panjang lebar tentang Batam. Mulai A sampai Z. Sejak awal mulai Batam dibangun era...

Histori6 hari lalu

Melihat Pengelolaan Dana Haji di Masa Lalu

DULU, sebelum tahun 1979, calon jamaah haji Indonesia mempunyai kebebasan untuk memilih salah satu dari dua pilihan. Apakah pemberangkatan ke...

Pop & Roll6 hari lalu

Industri Kecantikan Mulai Bidik Laki – Laki

INDUSTRI kecantikan kini tak hanya didominasi perempuan. Semakin banyak laki-laki yang menunjukkan minat terhadap produk perawatan kulit dan kecantikan. Menurut...

Inspirasi1 minggu lalu

Dulu Gagal, Sekarang Beromset Rp.2 Juta Sekali Produksi

BERANI berkreasi serta berinovasi hingga menghasilkan satu produk bernilai jual, menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan oleh kaum milenial...

Histori1 minggu lalu

Dokumentasi Bersejarah Mendur Bersaudara

JIKA saat ini kamu bisa melihat foto Presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi, maka sudah patutnya kamu berterima kasih pada sosok...

Ide1 minggu lalu

Fungsi Lain Mie Instan Selain Bikin Kenyang

SEPERTI kita tahu, mie instan termasuk menu favorit banyak orang termasuk anak kost di akhir bulan. Selain harganya yang terjangkau...