Connect with us

Jurnal DPRD Batam

Satu Siswa Maksimal Daftar di Dua Sekolah

Zilfia Sarah

Dipublikasi

pada

Foto : © DPRD Batam

PLT. KADIS Pendidikan Batam, Hendri Arulan menegaskan, dalam proses penerimaan siswa baru, satu siswa dalam zonasinya hanya bisa mendaftar maksimal di dua sekolah yang masih satu zonasi di satu kecamatan.

Khusus untuk SMP berdasarkan zonasi. Sedangkan untuk sekolah rujukan, utamanya berdasarkan nilai serta hasil ujian tertulis dan wawancara.

“Untuk kebijakan kuota zonasi SMP, 70 persen kami utamakan siswa yang tinggal dalam zonasi, sedangkan untuk siswa miskin 10 persen, begitu juga bina lingkungan atau siswa yang tinggal di lingkungan dekat sekolah sebanyak 10 persen. Untuk siswa di luar zonasi bisa juga masuk tapi dengan catatan, harus nilai akademiknya bagus. Itu kuotanya ditetapkan 10 persen,” ujar Hendri.

Sedangkan kuota untuk masuk SD, 70 persen diutamakan dalam zonasi.

Sementara 15 persen untuk bina lingkungan atau siswa yang tinggal di lingkungan sekitar sekolah, 10 persen untuk siswa miskin, dan siswa di luar zonasi atau dari daerah luar Batam ke Batam sebesar 5 persen.

Pada sekolah zonasi, lanjut Hendri, satu zonasi itu harus berada dalam satu kecamatan, tak boleh satu zonasi di luar kecamatan.

“Misalnya saja siswa yang tinggal di Bengkong. Mereka kan ada beberapa sekolah negeri di Bengkong. Kalau tak diterima di sekolah A, siswa tersebut masih bisa mendaftar di sekolah B yang masih satu Kecamatan di Bengkong. Kalau dari Bengkong tak diterima, siswa tersebut mencoba mendaftar di sekolah kecamatan lainnya, itu yang tidak bisa,” terang Hendri Arulan.

Sedangkan untuk sekolah rujukan, nantinya melihat nilai siswa serta hasil ujian masuk ke sekolah.

“Seumpama siswa mencoba daftar di sekolah rujukan. nilainya bagus tapi ternyata hasil ujian masuk ke sekolah jeblok, bisa saja tak lulus masuk sekolah rujukan. Intinya nilai yang utama, berikutnya hasil ujian. Kalau nilainya sudah di bawah yang ditentukan, jangan paksakan masuk ke sekolah rujukan,” terang Hendri.

Apabila tak lolos masuk sekolah rujukan, siswa masih bisa mendaftar di sekolah zonasi pada bulan depan.

Untuk pendaftaran sendiri mulai dibuka pada tanggal 25 sampai 28 Juni khusus untuk sekolah rujukan. Pendaftaran bisa melalui online atau bisa langsung datang ke sekolah.

Sedangkan untuk masuk ke sekolah zonasi, baik SD maupun SMP, pendaftarannya mulai dibuka pada tanggal 25 Juni sampai 5 Juli. Untuk batas nilai sendiri di SMP rujukan dipatok minimal 8. Sedangkan untuk SD rujukan, berpatokan pada hasil ujian.

Sementara untuk daya tampung peserta didik untuk sekolah zonasi maksimal dalam satu rombongan belajar (rombel) ada 36 siswa untuk SD. Untuk SMP maksimal dalam satu rombel berjumlah 36 juga.

Sedangkan untuk rombel SD maksimal ada empat, sedangkan SMP maksimal 11 rombel.

Zonasi harus Sesuai Alamat KK

Kadis Pendidikan, Hendri Arulan menegaskan, pendaftaran sekolah zonasi, harus berpatokan pada alamat yang tertera pada Kartu Keluarga.

Sedangkan untuk surat domisili yang dikeluarkan RT, RW Hendri menegaskan hal itu tak berlaku nantinya untuk pendaftaran.

“Misalnya saja ada siswa yang tinggal bertahun-tahun dan sekolah di kawasan Batam Kota. Ternyata alamat KTP dan KK orangtuanya itu masih beralamat di luar Batam Kota yakni di Sekupang lah. Otomatis anaknya tak bisa lah masuk ke SMP zonasi di Batam Kota, harus sekolah di Kecamatan Sekupang berdasarkan alamat tercantum di KK orangtuanya. Kalaupun mereka hendak sekolah di Batam Kota, harusnya jauh sebelumnya atau enam bulan sebelumnya harus mengurus KK yang baru beserta surat pindah alamat,” terang Hendri.

Sementara di Batam sendiri banyak sekali warga yang tinggal tak sesuai alamat di KTP nya ataupun yang tertera di KK nya.

Hal tersebut akan menjadi permasalahan yang berujung keributan nantinya saat PPDB baik masuk SD maupun SMP berdasarkan zonasi.

Begitu juga dengan jatah masuk sekolah untuk warga miskin.

Menurut anggota DPRD Batam Komisi IV, Aman,S.Pd kriteria miskin yang sampai saat ini belum jelas seperti apa, juga akan menjadi permasalahan pada saat pendaftaran PPDB sekolah.

“Sekolah akan menggunakan acuan apa untuk mengetahui siswa tersebut dari keluarga miskin atau tak mampu. Sebab, kalau dikatakan masyarakat miskin. Saat ini di Batam jumlah masyarakat miskin bertambah banyak karena banyaknya PHK di beberapa perusahaan. Apakah menggunakan acuan seperti surat keterangan tidak mampu ataupun warga pemegang Kartu Indonesia Pintar,” tanya Aman.

Menanggapi hal tersebut, Hendri Arulan menegaskan, jatah masuk sekolah untuk warga miskin nantinya, sekolah akan berpatokan pada warga pemegang Kartu Indonesia Pintar. Di luar itu tidak bisa.

“Untuk solusinya nanti seperti apa bagi siswa yang tak tertampung di sekolah negeri. Apakah sekolah harus memaksakan semua diterima, kan tidak. Solusinya dari Dinas Pendidikan sendiri ya kalau memang tak bisa diterima di sekolah negeri, sebaiknya siswa yang tak diterima tersebut bersekolah ke sekolah swasta, daripada tak sekolah kan,” ujar Hendri Arulan.

Sementara, anggota DPRD Batam lainnya, Udin Sihaloho menegaskan, pada tahun ini dipastikan akan banyak siswa yang tak tertampung masuk sekolah di sekolah negeri, baik untuk SD maupun SMP.

Sebab jumlah lulusan tahun ini lebih banyak dibandingkan kuota yang ditetapkan di masing-masing sekolah negeri.

“Ini harusnya yang bisa diantisipai atau dicarikan solusi oleh Disdik Batam. Masak tiap tahun, selama saya duduk di DPRD selama sembilan tahun, permasalahannya tetap sama, itu-itu saja, sekolah negeri ta mampu tampung calon peserta didik. Misalnya saja, banyak memang warga miskin saat ini. Masak kalau tak tertampung di sekolah negeri, anaknya tak disekolahkan.

Untuk masuk ke sekolah swasta tak akan mungkin mampu. Ini tanggung jawab pemerintah loh. Jangan sampai ada anak warga miskin yang tak bisa bersekolah di Batam ini,” terang Udin.

Ia juga meminta pada saat PPDB, agar komite sekolah juga tak ikut jadi calo PPDB yang biasanya tiap tahun selalu saja terjadi. Begitu juga dengan pejabat dan anggota DPRD, Udin minta jangan sampai mengambil kesempatan atau keuntungan dari PPDB nantinya.

Anggota DPRD Batam lainnya, Safari Ramadhan meminta SMP 26 Dibatalkan jadi Sekolah Rujukan.

Safari Ramadan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan meminta untuk membatalkan atau meninjau kembali penunjukan SMPN 26 sebagai salah satu SMP Negeri rujukan mendampingi SMP 3 dan 6 serta SD 06 Sekupang.

Alasan Safari karena saat ini kondisi infrastruktur maupun dalam hal prestasi yang ada di SMP 26 belum layak untuk dijadikan sekolah rujukan oleh Pemko Batam.

“Sebaiknya kembalikan statusnya ke yang lama sebagai sekolah zonasi saja. Sebab, kalau dijadikan sekolah rujukan, otomatis akan banyak tak tertampung siswa yang tinggal di sekitar sekolah di Batuaji. Kami minta kaji ulang status itu. Kalau SMP 6 sih wajar karena sudah ada dasar aturannya langsung dari Kemendiknas,” ujar Safari.

Menanggapi permintaan Safari Ramadan, Hendri Arulan menegaskan hal tersebut merupakan suatu kemunduran apabila SMP Negeri 26 dikembalikan menjadi sekolah zonasi.

“Justru rencana kami ini tiap kecamatan harusnya ada satu sekolah rujukan seperti misalnya di Nongsa ada satu, di Sagulung ada satu di Lubukbaja ada satu. Jadinya kan pemeratan dan keadilan dalam pendidikan nantinya bisa terwujud. Bukan malah menghapus sekolah rujukan yang sudah ditetapkan,” ujar Hendri menjawab permintaan Safari Ramadan.

Untuk sekolah rujukan sendiri di SMP 3 sebanyak 10 rombel daya tampung yang akan diterima dalam PPDB sebanyak 320. Untuk SMP 6 dari 10 rombel yang akan diterima siswa dalam PPDB juga sebanyak 320. Sementara untuk SMP 26 dari 6 rombel, siswa yang akan diterima saat PPDB sebanyak 216.

Sedangkan untuk SD 06 di Tiban Koperasi dari tiga rombel, murid yang akan diterima saat PPDB hanya berjumlah 84 saja.

Sementara untuk SMP zonasi di kawasan Batam Kota, dari delapan SMP yang ada, rencana daya tampung siswa yang akan diterima sebanyak 2.156. Di Lubukbaja yang hanya ada satu SMP Negeri yakni SMP 41, dari tujuh rombel hanya akan menerima siswa baru sebanyak 252.

Untuk di Batuampar, dari dua SMP yang ada nantinya akan menerima siswa baru sebanyak 396. Di Batuaji, dari dari empat SMP zonasi yang ada nantinya akan menerima siswa baru sebanyak 984 siswa, di Bengkong dari dua SMP zonasi yang ada, nantinya akan menerima sebanyak 504 siswa baru.

Begitu juga di Kecamatan Nongsa dari lima SMP zonasi yang ada, nantinya akan menerima siswa baru sebanyak 648. Untuk di kecamatan Seibeduk dari empat SMP zonasi yang ada, termasuk SMP 58 yang gedungnya masih menumpang ke SMP lainnya nantinya di PPDB akan menerima siswa baru sebanyak 720.

Sementara ada satu SMP Negeri di Batam Kota yang nantinya juga akan menerima atau menampung pendaftaran siswa baru dari Nongsa. SMP yang dimaksud adalah SMP 28 yang ada di Taman Raya.

“Karena letak SMP 28 ini sudah dekat dengan kawasan Nongsa seperti di perumahan BCL dan sekitarnya atau di seberang SMA 3, maka kami membolehkan siswa dari Nongsa mendaftar ke SMP 28 nantinya,” ujar Hendri Arulan.

 

(*)

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pop & Roll12 jam lalu

Liam Dan Noel Galagher Rujuk

REUNI band Oasis adalah salah satu yang paling dinantikan penggemarnya di muka bumi ini. Tapi, reuni ini tidak akan terwujud...

Otto Keren!12 jam lalu

Skuter Matik Nex II Varian Baru Hadir di Batam

SETELAH sukses diluncurkan di Jakarta dan beberapa kota lain, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi turut memperkenalkan varian...

Hidup Sehat2 hari lalu

Mewaspadai Kanker Serviks, Sadanis dan Payudara Klinis dengan Sosialisasi

CANCER Information & Support Center (CISC) Batam mengadakan kegiatan sosialisasi  pemeriksaan kanker serviks, Sadanis dan Payudara Klinis di Puskesmas Tiban...

Otto Keren!5 hari lalu

Setelah Jimny, Suzuki Luncurkan Hustler

SUZUKI telah merilis Jimny terbaru untuk pasar domestik di Jepang. Kini, Suzuki juga telah menyiapkan Suzuki Hustler Tough Wild sebagai...

Film Film Film5 hari lalu

Buffalo Boys, Produksi Infinite Studio yang Tampil di Fantasia International Film Festival 2018

FILM Buffalo Boys sukses memukau penonton dunia. Film produksi Screenplay Infinite Films ini diputar secara world premiere di Fantasia International...

Inspirasi2 minggu lalu

Online Shop, Cara Bertahan di Era Digital

USAHA Online shop merupakan alternatif pilihan yang ada bagi pelaku usaha konvensional agar tetap dapat bertahan di era digital seperti...

Pop & Roll3 minggu lalu

“Beautiful Girls” di Piala Dunia 2018

MAGNET perhelatan piala dunia menarik banyak orang untuk menyimaknya. Bukan hanya melalui layar kaca televisi atau perangkat telepon pintar! Tapi...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Menghasilkan Uang dari Waktu Luang

KAMU punya waktu luang? Selain bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak, nggak ada salahnya jika mencoba peluang-peluang bisnis berikut ini. Waktu...

Bincang4 minggu lalu

Angka Perceraian di Batam Melonjak

ANGKA Perceraian di Kota Batam kembali menunjukkan angka yang fantastis. Pelemahan ekonomi yang saat ini sedang dialami di Kota Batam...

Otto Keren!4 minggu lalu

Sensasi Berkendara di Mobil Listrik BMW

MOBIL listrik hadir menjanjikan pengalaman berkendara yang baru dan berbeda dibanding kendaraan konvensional (berbahan bakar bensin atau Diesel) seperti yang...