Connect with us

Ini Batam

Uji Materi untuk Penetapan UMS Batam

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Foto : © GoWest.ID

PENETAPAN Upah Minimum Sektoral (UMS), yang ditandatangani oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun beberapa waktu lalu, mendapat protes keras dari kalangan pengusaha.

Hal ini terungkap dalam Diskusi “Membedah dan Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi Batam Triwulan I/2018” yang diinisiasi oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Saya rasa penetapan UMS ini perlu dipertanyakan, terkesan terburu – buru tanpa adanya landasan maupun latar belakang yang jelas,” ujar Dewan Penasehat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Abidin Hasibuan sesaat sebelum meninggalkan diskusi, Rabu (04/07/2018) kemarin.

Kebijakan terhadap UMS bagi pekerja, diakui menjadi hal yang dikeluhkan para pengusaha.

Karena itu, dari asosiasi pengusaha akan mengambil tindakan.

“Secepatnya kami akan lakukan uji materi terhadap upah sektoral,” lanjutnya.

Abidin menimpali, langkah itu mereka lakukan bukan karena melihat dari besaran UMS yang ditetapkan pemerintah, dalam hal ini Gubernur Kepri. Melainkan supaya ada keadilan.

Menurutnya, penetapan nilai UMS yang dilakukan oleh Gubernur Kepri terkesan mengandung unsur politis.

Abidin menggambarkan untuk kenaikan UMS tersebut, harusnya tepat sasaran. Seperti untuk para pekerja di Industri Migas, Industri Berat, Industri Kimia, Lepas Pantai, Peternakan, dan Kuli Bangunan.

“Tapi kalau namanya padat karya, seperti tekstil, elektronik, itu duduknya di ruangan ber-AC. Tak ada risikonya. Jadi UMS ini diciptakan untuk siapa, pertanyaan saya?,” tegasnya.

Abidin bahkan menegaskan, UMS untuk sektor elektronik secara nasional hanya ada di Batam.

Sementara di luar Batam, tidak ada.

“Itu diciptakan sendiri. Mengapa gubernur ikut tandatangan? Mengapa wali kota mesti merekomendasikan? Inikan mesti ada payung hukumnya,” kata Abidin.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Ahmad Ma’aruf Maulana juga menyatakan hal serupa.

Untuk ke depannya, ia mengingatkan agar masing – masing instansi Pemerintah jangan  kembali saling mengkambinghitamkan salah satu pihak atau lainnya. Ini harus menjadi persoalan yang mesti dihadapi bersama.

“Seperti UMS ini, saat ini sudah berpolemik nanti jangan saling menyalahkan. Saling mengkambinghitamkan. Tapi dicari solusinya supaya menciptakan investasi yang positif,” tuturnya.

Baik Abidin maupun Ma’ruf menilai, kebijakan menetapkan UMS Batam mengikutsertakan sektor elektronik, merupakan hal yang sifatnya politis.

“Kalau begitu caranya siapa yang mau investasi di Batam. Ini bukan persoalan berapa angka, tapi persoalan kepastian hukum,” ucap Abidin.

Adapun langkah yang akan dilakukan pihaknya itu, sengaja dilakukan supaya kebijakan soal upah ini tak berkelanjutan ke depannya.

“Kalau kita akui dengan patokan yang tak ada legal standing-nya, tahun depan sektor ini akan dimainkan lagi. Kami merasa tak ada keadilannya. Karena itu kami akan ajukan uji materi,” kata Abidin.

 

(*/GoWest.ID)

 

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Pop & Roll12 jam lalu

Liam Dan Noel Galagher Rujuk

REUNI band Oasis adalah salah satu yang paling dinantikan penggemarnya di muka bumi ini. Tapi, reuni ini tidak akan terwujud...

Otto Keren!12 jam lalu

Skuter Matik Nex II Varian Baru Hadir di Batam

SETELAH sukses diluncurkan di Jakarta dan beberapa kota lain, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi turut memperkenalkan varian...

Hidup Sehat2 hari lalu

Mewaspadai Kanker Serviks, Sadanis dan Payudara Klinis dengan Sosialisasi

CANCER Information & Support Center (CISC) Batam mengadakan kegiatan sosialisasi  pemeriksaan kanker serviks, Sadanis dan Payudara Klinis di Puskesmas Tiban...

Otto Keren!5 hari lalu

Setelah Jimny, Suzuki Luncurkan Hustler

SUZUKI telah merilis Jimny terbaru untuk pasar domestik di Jepang. Kini, Suzuki juga telah menyiapkan Suzuki Hustler Tough Wild sebagai...

Film Film Film5 hari lalu

Buffalo Boys, Produksi Infinite Studio yang Tampil di Fantasia International Film Festival 2018

FILM Buffalo Boys sukses memukau penonton dunia. Film produksi Screenplay Infinite Films ini diputar secara world premiere di Fantasia International...

Inspirasi2 minggu lalu

Online Shop, Cara Bertahan di Era Digital

USAHA Online shop merupakan alternatif pilihan yang ada bagi pelaku usaha konvensional agar tetap dapat bertahan di era digital seperti...

Pop & Roll3 minggu lalu

“Beautiful Girls” di Piala Dunia 2018

MAGNET perhelatan piala dunia menarik banyak orang untuk menyimaknya. Bukan hanya melalui layar kaca televisi atau perangkat telepon pintar! Tapi...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Menghasilkan Uang dari Waktu Luang

KAMU punya waktu luang? Selain bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak, nggak ada salahnya jika mencoba peluang-peluang bisnis berikut ini. Waktu...

Bincang4 minggu lalu

Angka Perceraian di Batam Melonjak

ANGKA Perceraian di Kota Batam kembali menunjukkan angka yang fantastis. Pelemahan ekonomi yang saat ini sedang dialami di Kota Batam...

Otto Keren!4 minggu lalu

Sensasi Berkendara di Mobil Listrik BMW

MOBIL listrik hadir menjanjikan pengalaman berkendara yang baru dan berbeda dibanding kendaraan konvensional (berbahan bakar bensin atau Diesel) seperti yang...