Connect with us

Khas

UU Nomor 7 Tahun 2004 Batal, PT ATB Batam Tidak Bisa Kelola Penuh Sumber Daya Air Batam

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

PEMERINTAH mulai melakukan pembenahan peraturan kerjasama penguasaan dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

Hal ini dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi membatalkan Undang – Undang Nomor 7 tahun 2004, tentang Sumber Daya Air.

Pembatalan Undang – Undang ini sendiri menjadi pembahasan menarik dalam even Water Forum 2018 yang digelar oleh Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi) di Aston Hotel Batam.

Asisten Deputi Infrastruktur Sumber Daya Air, Mohammad Zainal Fatah menjelaskan dalam pembatalan Undang – Undang tersebut merupakann penegasan untuk pengusaan air dan pengelolaan yang dilakukan oleh BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Fatah juga menanggapi adanya penguasaan dan pengelolaan penuh dari hulu ke hilir yang dilakukan oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Menurutnya untuk saat ini, Pemerintah Daerah harus mengakui hak dari ATB hingga masa konsesi berakhir. Walaupun saat ini pembatalan Undang – Undang tersebut sudah mulai berlaku.

“Hak ATB harus diakui oleh Pemerintah karena sudah terikat perjanjian yang akan berakhir di 2020 mendatang. Setelah berakhir, Pemerintah melalui BUMN dan BUMD berhak menentukan siapa yang akan melakukan pengelolaan dari hulu ke hilir,” ujarnya, Selasa (10/07/2018).

Namun untuk menjamin pemenuhan hak rakyat atas air minum dan akses terhadap air minum, pemerintah kemudian menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 122 Tahun 2015 Tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Dalam aturan itu ditegaskan, pemerintah sangat mengedepankan kepentingan rakyat, khususnya terkait air.

“Di aturan ini ada batasan-batasannya. BUMN memang diberi tugas, tapi swasta tetap punya kesempatan untuk menyelenggarakan SPAM dengan prinsip-prinsip tertentu. Artinya tak melarang swasta, hanya diberi koridor baru,” lanjutnya.

Dalam PP nomor 122 ini menurutnya, pihak swasta sendiri tidak dapat melakukan pengusaan penuh seperti yang dilakukan oleh ATB saat ini. Dimana pihak swasta hanya diberikan kesempatan untuk pengelolaan atau distribusi air.

“Karena juga sudah jelas instruksi dari bapak Presiden, bahwa untuk mempercepat infrastruktur bagi masyarakat. Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KBPU) itu perlu, dalam banyak hal seperti terbatasnya anggaran dari BUMN atau BUMD yang menjadi alasan untuk kerjasama dengan pihak ketiga,” paparnya.

Menyikapi aturan itu, Presiden Direktur ATB Benny Andrianto mengatakan, pihaknya akan menjalankan aturan sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah.

Meski begitu menurutnya,  PP yang mengatur SPAM itu berlaku secara umum di Indonesia.

Sementara kondisi Batam terbilang khusus.

“Seharusnya ada BUMD, tapi tak ada kan, tak ada PDAM. Di PP itu tidak mengatur spesifik tentang Batam. Ini kembali ke pemerintah pusat lagi mau kemana,” kata Benny.

Iapun berharap, pasca konsesi ATB dan BP Batam berakhir, ATB nantinya tetap bisa melayani air di Batam. Itu berdasarkan pengalaman sejak 1995 lalu, alias sudah 23 tahun melayani air di Batam.

“Kesempatan ATB itu tergantung dari political will pemerintah dalam memenuhi hak rakyat atas air,” ucapnya.

Jika ditanya bagian mana yang tersulit, bagian hulu atau hilir dalam pengelolaan air di Batam, Benny mengatakan, berada di hilir– distribusi air.

“Kenapa di sana air mengalir, di sini tidak. Kalau pemerintah baik Pemko dan BP mau ambil yang sulit itu, ya kita senang-senang saja,” tutupnya.

 

(*/GoWest.ID)

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!6 jam lalu

Teknologi yang Membuat Ponsel Jadi Makin Pintar

TELEPON Pintar makin pintar dengan pembaharuan fitur yang disematkan dari tahin ke tahun. Ada lensa kamera berkualitas tinggi, aplikasi seluler,...

Pop & Roll17 jam lalu

Selamat Jalan Sang Legenda Komik Marvel

STAN Lee, sang penulis  yang menciptakan banyak karakter ikonik seperti Iron Man, Fantastic Four, Spider-Man, Daredevil, dan X-Men, meninggal dunia...

Pilihan gowest.id18 jam lalu

Kemunculan Oarfish, Pesan dari Laut Tentang Gempa Bumi?

KEMUNCULAN ikan Oarfish sering dikaitkan sebagai pertanda gempa Bumi akan terjadi. Ikan Oarfish dianggap sebagai pembawa pesan dari laut. Rumor mengenai...

Ini Batam3 hari lalu

Andra & The Backbone di “Car Free Night BP Batam ; Main Hati”

BAND papan atas Andra & The Backbone menjadi salah satu pengisi acara di even BP Batam Car Free Night yang...

Hidup Sehat3 hari lalu

Khasiat Makan Kuaci Yang Mungkin Belum Diketahui

MENONTON sambil ditemani satu bungkus kuaci? Rasanya sangat komplit! Apalagi, kini kuaci sudah hadir dengan berbagai varian rasa yang bisa jadi...

Pop & Roll3 hari lalu

Penampilan Padi Reborn di “90s Festival”

90’S FESTIVAL Digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Sabtu, 10 November 2018. Even berlangsung sangat meriah dan mengesankan bagi para pengunjung....

Pop & Roll5 hari lalu

Konser 25 Lagu G’nR di Jakarta

BAND rock legendaris Guns N’ Roses akhirnya menyapa para penggemar mereka di Indonesia dalam rangka tur dunia yang bertajuk Not in This...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

THE NEW, Xiaomi Vs Huawei!

BARU – baru ini Xiaomi meluncurkan smartphone andalan mereka Mi Mix 3 di Tiongkok. Mengusung konsep kamera pop-up. Xiaomi Mi...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Yuk Bikin Stiker WhatsApp Sendiri!

APLIKASI pesan instan WhatsApp mendapatkan update terbaru dengan ditambahkannya stiker di kolom chatting. Dengan adanya stiker tersebut, sekaranh kamu jadi...

Bincang7 hari lalu

Tanggapan Kuasa Hukum PT REXVIN Tentang Tuduhan dari Konsumen

ADA informasi yang beredar belakangan tentang sebuah developer perumahan di Batam, PT REXVIN, yang dituduh melakukan penipuan terhadap seorang konsumennya....