Terhubung Dengan Kami

Khas

Valentine, Perayaan, Moralitas

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi

VALENTINE DAY, jamak dikenal orang sebagai hari berkasih sayang. Biasa diperingati tiap 14 Februari. Tapi, selalu ada pro kontra dalam perayaannya.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menyarankan pelarangan perayaan Hari Valentine jika memicu ketidakbaikan terutama dari sisi moralitas.

“Jika Valentine itu membawa ketidakbaikan, kerusuhan, melanggar moralitas, pergaulan bebas memang sebaiknya dilarang kalau itu,” kata Maruf di Jakarta, Selasa (14/2).

Sementara itu, terdapat sejumlah kepala daerah di Indonesia yang melarang perayaan Valentine.

Atas fenomena itu, Maruf mengatakan kepala daerah terkait dipastikan memiliki pertimbangan khusus sehingga mengeluarkan kebijakan tersebut.

Pertimbangan para kepala daerah itu, kata dia, seperti adanya kerawanan, seks bebas, pesta minuman keras atau hal-hal lainnya.

“Wali kota dan bupati, dia melihat kerawanan enggak. Kalau ada kerawanan, larang itu lebih bagus,” kata Maruf.

Sejarah

HARI Valentine atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat.

Kartu pos hari Valentine di tahun 1910 : © Wikipedia

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk “valentines“.

Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap.

Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal.

The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine dikirimkan per tahun.

Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita.

Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat.

Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius.

Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan. Bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih. Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.

Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik “Happy Valentine’s”, yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka ataupun teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.

Awal Mula Perayaan Valentine

Di situs wikipedia disebutkan, Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulu kala.

Menurut tarikh kalender Athenakuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Tempat pemujaan Santo Valentinus di Whitefriar Street Carmelite, Dublin, Irlandia : © Wikipedia

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing.

Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus mempersembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai.

Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.

Hari Raya Gereja

Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:

Seorang pastor di Roma, seorang uskup Interamna (modern Terni) dan seorang martir di provinsi Romawi Africa.

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini.

Namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. 

Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus di Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus.

Kemudian dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836.

Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi.

Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Kartu Valentine kuno : © Wikipedia

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal usulnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja.

Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

Perayaan di sejumlah daerah

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan dirinya melarang perayaan Valentine’s Day di Aceh. Hal itu karena tidak sesuai dengan budaya dan bertentangan dengan syariat Islam.

“Valentine’s Day merupakan budaya yang tidak sesuai dengan Aceh dan Syariat Islam,” kata Gubernur Aceh  di Banda Aceh, Selasa (13/2).

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi adanya pemberitaan yang seakan-akan dirinya membolehkan perayaan Valentine’s Day di Aceh saat dirinya diwawancarai wartawan di depan istana Wakil Presiden di Jakarta.

Menurut Irwandi saat itu dia sedang menjawab beberapa pertanyaan termasuk soal investasi, agenda bertemu Wapres, pelarangan waria dan larangan perayaan tahun baru. “Saya berpikir pertanyaan tersebut bukan soal Valentine’s Day, karena ramainya wartawan, pertanyaan kurang jelas terdengar,” ujarnya.

Irwandi mengatakan kalau ia mengetahui pertanyaan saat itu tentang Valentine’s day pasti jawabannya akan dengan tegas melarang perayaan tersebut, sedangkan penjelasan dalam wawancara tersebut Gubernur Aceh Larang Perayaan Valentine’s Day.

Senada dengan Pemerintah Daerah di Aceh, Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat juga melarang para pelajar yang ada di seluruh Depok merayakan Valentine atau hari kasih sayang yang jatuh pada 14 Februari.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok M Thamrin mengatakan, larangan tersebut telah disosialisasikan kepada para kepala sekolah di Kota Depok.

“Betul, bahkan kami sudah membuat edaran tentang pelarangan perayaan Valentine,” kata Thamrin saat dikonfirmasi, Selasa (13/2/2018).

Surat edaran yang berisi pelarangan perayaan hari kasih sayang tersebut akan disampaikan pada hari ini ke setiap sekolah untuk memastikan pelarangan tersebut tersampaikan dengan baik.

Bagaimana dengan kota Batam?

Sejauh ini, tidak ada himbauan larangan yang disampaikan oleh pemerintah kotanya. Beberapa pengelola hotel justru bersiap menyambut perayaan ini dengan penawaran paket-paket Valentine. Termasuk juga di toko buku.

 (*)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori3 hari lalu

Buah Naga & Sejarahnya di Batam

PULAU Batam identik dengan buah naga di Indonesia. Padahal, aslinya buah tersebut berasal dari benua Amerika. Tapi, tidak salah. Cikal...

Ide4 hari lalu

Pencipta Barang Nyentrik Yang Viral di Medsos

GENG Shuai dijuluki ‘Edison dari Cina’ bukan karena dia penemu lampu pijar seperti Thomas Alva Edison, melainkan karena kerap menciptakan...

Film Film Film4 hari lalu

Laut yang Memberi, Laut yang Mengambil ; Tentang “The Man from the Sea”

SEORANG pria Jepang terdampar di tepi pantai Banda Aceh. Telanjang. Tidak ada yang tau siapa namanya. Ia tak mau atau...

Otto Keren!6 hari lalu

Menyulap Corolla KE-30 1977 Jadi Mulus Banget

SALAH satu produk otomotif andalan Toyota yang melegenda adalah Corolla. Varian ini sudah mulai dikembangkan sejak 1968/ 1969. Sampai kini,...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Telaga Bidadari Yang Tersembunyi

ADA sebuah telaga yang terletak di sebuah hutan di kawasan Batam. Masyarakat sekitarnya menamainya sebagai Telaga Bidadari. Lokasinya masih perawan...

Jalan-Jalan Plesir7 hari lalu

Kampung Terih, Kampung Wisata Kekinian!

KAMPUNG tua yang satu ini kini telah menjadi desa wisata, yaitu Desa Wisata Kampung Terih. Kini, Kampung Terih menjadi salah...

Histori7 hari lalu

The Story of Engku Puteri

DATARAN Engku Puteri atau alun-alun Engku Puteri merupakan ruang terbuka umum yang ada di kota Batam. Lokasinya strategis karena berada...

Gaptek? Gak Lah!7 hari lalu

Apple Patenkan Sensor Biometrik Untuk Mobil

MEMBUKA ponsel menggunakan pemindai wajah sepertinya sudah sangat umum. Lalu bagaimana jika membuka kunci mobil menggunakan pemindai wajah? Apakah ada...

Pilihan gowest.id7 hari lalu

Kenapa Kita Dilarang Lepas Sepatu Saat di Pesawat?

Kamu mungkin tergoda untuk melepas sepatu dan bersantai selama di pesawat. Namun untuk alasan kesehatan, kamu sebaiknya tetap memakai alas...

Pop & Roll3 minggu lalu

Tangisan Dul di Konser Dewa 19

DEWA 19 jadi manggung di Malaysia. Dul Jaelani akhirnya menggantikan posisi Ahmad Dhani di Keyboard. Ia menggantikan posisi ayahnya yang...