Connect with us

Ini Batam

Walk Out saat Sosialisasi Uang Kerohiman Sei Gong

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Warga Sek Gong usai Walk Out saat sosialisasi : © GoWest.ID

PULUHAN penggarap lahan di kawasan pembangunan Waduk Sei Gong, memilih walkout saat sosialisasi pembayaran uang kerohiman yang dilaksanakan di ruang Balairungsari lantai 3 Gedung Badan Pengusahaan (BP) Batam, beberapa hari kemarin.

Warga tersebut mengaku kecewa dengan uang kerohiman yang akan diberikan oleh pihak BP Batam kepada para penggarap lahan tersebut.

Beberapa warga bahkan terlihat menggerutu, dan menunjukkan kekesalannya terhadap Deputi IV Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Seopriyanto yang memimpin sosialisasi tersebut.

“Untuk apa lama – lama di dalam, tidak ada gunanya juga hanya buang – buang waktu saja,” ujar salah satu warga, Patricia.

Menurutnya, uang kerohiman yang diberikan oleh pihak BP Batam tidak sesuai dengan jumlah tanaman dan tumbuhan yang sudah 10 tahun digarap olehnya.

“Saya sudah 10 tahun menggarap lahan seluas 23 hektare, di kawasan waduk itu. Sudah ada sekitar 7000 tumbuhan yang saya tanam di lahan tersebut, tapi uang yang dikasih untuk ganti rugi sangat tidak sesuai bahkan sangat jauh dari ekspektasi saya,” lanjutnya.

Patricia mengaku, dalam rapat sosialisasi tersebut, ia sendiri hanya mendapat uang tunai sebesar Rp 60 juta untuk mengganti tanaman dan tumbuhan serta gubuk yang digunakan oleh para pekerjanya dalam menjaga perkebunan miliknya.

“Dalam menggarap lahan tersebut biaya yang sudah saya keluarkan sudah sangat melampaui dari uang yang akan diberikan oleh pihak BP Batam, jadi nanti saya mau berikan apa kepada para pekerja itu nanti,” tuturnya.

Sementara warga lainnya, Andar Napitupulu mengaku bahwa adanya pertemuan yang dilakukan di BP Batam pada hari ini bukanlah sosialisasi melainkan hanyalah agar para warga segera menerima uang ganti rugi yang akan diberikan oleh pihak BP Batam pada tanggal 9 Mei mendatang.

“Sosialisasi itu harusnya dari proses perhitungan yang dilakukan oleh tim BP Batam dan Pemprov Kepri harusnya juga melibatkan warga penggarap lahan, bukan ujug – ujug kami diharuskan untuk menerima uang itu dengan terpaksa,” paparnya.

Andar menambahkan, bahwa dalam pertemuan ini pihak pengundang yang merupakan Sekretaris Tim Terpadu, Samsul Bahrum juga tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

“Dia yang mengundang tapi dia tidak datang, kami mau tahu berapa mereka hargai satu tanaman yang sudah kami tanam di lahan yang kami garap,” tuturnya.

Warga bahkan mengancam apabila masih tidak ada kejelasan dalam penggantian uang kerohiman tersebut, para penggarap lahan akan tetap bertahan di lahan Waduk Sei Gong tersebut.

“Kami akan tetap bertahan, kalo mereka mau lindas kami pake beko silahkan. Kemarin juga sudah ada yang bakar diri disana, kami akan lakukan tindakan yang lebih nekat lagi,” ancamnya.

(*/GoWest.ID)

Lanjutkan
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Otto Keren!2 hari lalu

Setelah Jimny, Suzuki Luncurkan Hustler

SUZUKI telah merilis Jimny terbaru untuk pasar domestik di Jepang. Kini, Suzuki juga telah menyiapkan Suzuki Hustler Tough Wild sebagai...

Film Film Film2 hari lalu

Buffalo Boys, Produksi Infinite Studio yang Tampil di Fantasia International Film Festival 2018

FILM Buffalo Boys sukses memukau penonton dunia. Film produksi Screenplay Infinite Films ini diputar secara world premiere di Fantasia International...

Inspirasi2 minggu lalu

Online Shop, Cara Bertahan di Era Digital

USAHA Online shop merupakan alternatif pilihan yang ada bagi pelaku usaha konvensional agar tetap dapat bertahan di era digital seperti...

Pop & Roll3 minggu lalu

“Beautiful Girls” di Piala Dunia 2018

MAGNET perhelatan piala dunia menarik banyak orang untuk menyimaknya. Bukan hanya melalui layar kaca televisi atau perangkat telepon pintar! Tapi...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Menghasilkan Uang dari Waktu Luang

KAMU punya waktu luang? Selain bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak, nggak ada salahnya jika mencoba peluang-peluang bisnis berikut ini. Waktu...

Bincang3 minggu lalu

Angka Perceraian di Batam Melonjak

ANGKA Perceraian di Kota Batam kembali menunjukkan angka yang fantastis. Pelemahan ekonomi yang saat ini sedang dialami di Kota Batam...

Otto Keren!3 minggu lalu

Sensasi Berkendara di Mobil Listrik BMW

MOBIL listrik hadir menjanjikan pengalaman berkendara yang baru dan berbeda dibanding kendaraan konvensional (berbahan bakar bensin atau Diesel) seperti yang...

Pop & Roll3 minggu lalu

5 Emoji yang Sering Disalah Arti

SAAT ini warganet pasti sudah tidak asing lagi dengan aplikasi perpesanan WhatApp. Setiap hari, aplikasi ini digunakan oleh banyak orang...

Hidup Sehat4 minggu lalu

Seruput Kopi untuk Turunkan Resiko Penyakit Jantung

SEBUAH penelitian menyebut resiko penyakit jantung bisa turun bila minum kopi tanpa pemanis atau gula. Baru-baru ini sebuah penelitian mengaitkan...

Pilihan gowest.id4 minggu lalu

Mengapa Anak ada yang Cadel?

APAKAH di keluarga kamu ada yang sulit mengucapkan huruf R? Di Indonesia hal ini biasa disebut cadel. Sebenarnya apa penyebabnya?...