Connect with us

Tanah Air

Yuk, Cegah Pemilu Curang! Pakai Aplikasi ini

iqbal fadillah

Published

on

Ilustrasi : © Muis T. / Kompasiana

MUNGKIN sebagian kamu ada yang begini ; mendengar kata pemilu, kayaknya langsung kepikiran hal-hal ‘berat’.

Seperti politik, penghitungan suara njelimet, dan hal-hal konvensional lain. Padahal pemilu tahun ini diramaikan oleh banyak layanan digital yang super helpful!

Di zaman yang serba canggih ini, sebenarnya ada layanan digital yang bisa digunakan untuk memastikan kelancaran pemilu.

Ilustrasi : © liputan6

Siapa tahu kalian penasaran atau memang peduli banget dengan kejujuran dari proses Pemilu 2019, cek beberapa daftar layanan digital di bawah ini.

1. Aplikasi Ayo Jaga TPS

Aplikasi mobile Ayo Jaga TPS ini hadir untuk mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga tempat pemungutan suara (TPS) dari kecurangan.

Kalau sudah mengunduh aplikasi ini di Google PlayStore, kamu bisa memantau proses nyoblos di TPS terdekat dan kalau menemukan kecurangan, kamu tinggal melaporkannya di aplikasi. Tim Ayo Jaga TPS akan meneruskannya ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti.

2. Aplikasi JAPRI

Ini juga aplikasi mobile yang sengaja diluncurkan untuk menggaet kaum milenial agar aktif dan peduli terhadap kelancaran proses Pemilu 2019.

Jaringan Advokat Penjaga NKRI (JAPRI) bekerja sama dengan Bawaslu untuk merilis aplikasi JAPRI di platform Google PlayStore pada Maret kemarin. Tujuannya, agar mempermudah masyarakat dalam melaporkan pelanggaran atau kecurangan di TPS.

Kecurangan yang masuk akan terhubung dengan dashboard yang dipantau langsung oleh Bawaslu.

3. Kawalpemilu.org

Ist.

Ini adalah situs yang didirikan Ainun Najib pada 2014. Situs ini isinya memuat tabulasi dari hasil rekapitulasi data scan formulir C1 Pemilu 2014 yang diperoleh dari KPU.go.id.

Tujuan awal Kawalpemilu.org adalah rekapitulasi data Pemilu di Indonesia secara real count untuk membantu KPU mengawal formulir C1.

Tapi kalau kamu ingin berpartisipasi secara langsung jadi relawan, tahun ini Kawalpemilu bekerja sama dengan Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) untuk melakukan pengawalan pemilu melalui Facebook dan Twitter.

(*)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *