Hubungi kami di

Histori

Mengenal Lebih Dekat Jembatan Enam Barelang

Terbit

|

Jembatan Enam Barelang. Poto: @HumasBPBatam

WILAYAH Batam, Rempang dan Galang dihubungkan oleh enam jembatan yang dibangun saat Otorita Batam (OB) dipimpin oleh Almarhum BJ Habibie.

Rangkaian enam jembatan penghubung ini dikenal secara luas dengan sebutan Jembatan Barelang, yakni singkatan dari Batam, Rempang dan Galang.

Salah satunya adalah Jembatan Enam. Jembatan ini merupakan jembatan paling muda diantara lima jembatan lainya.

Jembatan yang menghubungkan Pulau Galang dan Galang Baru ini juga dinamai, salahseorang pembesar Melayu Riau, Raja Kecil atau Raja Keci.

Secara teknis, jembatan ini memiliki panjang 180 meter dengan lebar 18 meter, yang masing-masing 45 meter dengan sistem peletakan di atas 2 tumpuan dengan menggunakan double box beton prategang.

BACA JUGA :  Latgab dan Peresmian Dojang CKM oleh Ketua Kepri Taekwondo Centre

“Lantai jembatan terdiri dari dua jalur yang dipisahkan oleh median selebar 1 meter dengan trotoar selebar 2,1 meter pada masing-masing sisinya dan setiap jalur terdiri dari dua lajur kendaraan,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, kepada GoWest Indonesia, Kamis (22/7).

Menurut Dendi, Jembatan ini selesai dikerjakan pada tanggal 15 November 1996, setelah menyelesaikan proses konstruksi selama 820 hari.

Adapun kontraktor jembatan ini, yakni PT VSL Indonesia, dan manajemen konstruksinya, PT Profes Cipta Wahana Teknik.

BACA JUGA :  Masa Emas Paparazzi Nyaris Tinggal Kenangan

“Ruang bebas antara jembatan dan permukaan air laut adalah kurang lebih 9,5 meter.Kemudian lebar boks 9 meter dan mempunyai ketinggian konstan 2,5 meter. Jembatan ini dibangun oleh 8 orang engineer dan 170 orang pekerja,” papar Dendi.

Lebih jauh Dendi menjelaskan, pengembangan Pulau Galang Baru diperuntukkan sebagai kawasan perdagangan dan jasa, suaka alam dan cagar alam.

Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah I dikenal dengan panggilan Raja Kecik atau Raja Kecil dari Pagaruyung.

Ia mendirikan kesultanan Siak Sri Inderapura. Raja Kecik inilah yang diabadikan namanya sebagai nama Jembatan Enam.

*(rky/GoWest)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook