Hubungi kami di

Ini Batam

Pembangunan Sektor Infrastuktur Prioritas Utama BP Batam di Tahun 2021

Terbit

|

Poto udara dua ruas jalan di depan Southlink, Baloi dalam proses pengerjaan pelebaran. Poto: @GoWest.id

PEMBANGUNAN serta pengembangan berbagai macam infrastruktur untuk mendukung kegiatan perekonomian menjadi prioritas bagi BP Batam saat ini.

Untuk mendukung Kota Batam sebagai hub logistik, BP Batam telah membangun apron kargo dengan panjang 500 meter dan lebar 168 meter yang mampu menampung lima pesawat Boeing 777, pada 2020 lalu.

“Rencananya BP Batam juga akan membangun terminal kargo di Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan luas bangunan mencapai 9.600 meter persegi,” jelas Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar kepada GoWest Indonesia, Minggu (18/7).

Selain membangun apron dan gedung terminal kargo di Bandara Hang Nadim, BP Batam juga akan membangun fasilitas sosial, berupa sarana ibadah, yang memadai bagi pengunjung maupun warga sekitar. Contohnya Masjid Bandara Hang Nadim

Menurut Dendi, rancangan masjid ini memiliki dua lantai dengan luas total bangunan mencapai 2.500 meter persegi. Masjid ini mampu menampung lebih dari 1.000 jamaah. Pembangunan masjid ini telah dimulai pada awal 2021 dan dijadwalkan rampung pada 2022.

Sebagai komitmen untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat maupun pelancong di Kota Batam, BP Batam juga mulai mengembangkan fasilitas wisata berupa Taman Rusa Sekupang dan Taman Kolam Sekupang mulai tahun ini.

BACA JUGA :  Sudah 590 Warga Dites Swab, Sekda Tinjau Kesiapan Rumah Singgah

“Taman Rusa Sekupang akan dikembangkan dengan luas area mencapai 14.000 meter persegi yang terdiri dari tiga zona, yaitu zona pengelola, zona konservasi, dan zona penunjang,” ungkapnya lagi.

Zona pengelola, yaitu area yang merupakan kantor pengelola. Zona konservasi adalah area yang terdiri dari Rusa Mini Zoo, Bird Park, Rabbit Park, dll, serta zona penunjang terdiri dari ATM gallery, musholla, toilet, dan fasilitas penunjang lainnya.

“Taman Kolam Sekupang turut menjadi prioritas bagi BP Batam dalam mengembangkan fasilitas wisata di Kota Batam,” paparnya.

Pembangunan Taman Kolam Sekupang terdiri dari Lotus Park, Healing Garden, Party Garden, Iconic Bridge, serta Bus Rapid Transit (BRT) Shelter. Selain itu, jogging track juga akan dibangun mengelilingi danau dengan panjang track mencapai 1,3 km dan lebar 3,5 m.

Sebagai bagian dari pengembangan Taman Rusa dan Taman Kolam Sekupang, BP Batam juga membangun jalur sepeda yang membentang sepanjang 2,7 km dengan lebar 3,5 m dari kawasan Taman Rusa dan Taman Kolam Sekupang hingga Sei Harapan. Rencananya pembangunan jalur sepeda ini akan berkesinambungan hingga Sei Ladi dan Baloi.

BACA JUGA :  Melihat Batam Dari Menara Masjid Agung Sultan Mahmud Riayatsyah

Pembangunan dan pengembangan jalan turut menjadi fokus BP Batam pada tahun 2021 ini. Ruas jalan yang akan dibangun dan dikembangkan antara lain dua ruas jalan di depan Southlink dengan panjang masing-masing 1,6 km dan 700 m yang memiliki lebar 7 m.

Selanjutnya, pembangunan jalur kedua Jalan Hang Kesturi tahap 1 di Kabil dengan panjang ruas jalan 5 km dan lebar 7 m.

Terakhir, Jalan Lumba-lumba lengan Simpang Pelabuhan sampai Jalan Yos Sudarso Batu Ampar, Dermaga Selatan Pelabuhan Logistik Batu Ampar, dan Jalan Kolektor Bundaran Madani hingga Bengkong Sadai akan dikembangkan dengan total penambahan lima lajur dan total ruas ketiganya mencapai 8,5 km.

Dari sektor logistik pelabuhan laut, pada tahun 2021 BP Batam telah memulai pengembangan pelabuhan Batu Ampar di bagian Utara dan Selatan dengan total luas pengembangan mencapai 12,4 hektar.

Saat ini, pelabuhan Batu Ampar hanya mampu menampung 450 TEUs kontainer per tahun dan nantinya pada tahun 2023 diharapkan mampu menampung hingga 2 juta TEUs kontainer.

*(rky/GoWest)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook