Hubungi kami di

Ini Batam

PT Hitachi Transport Rencanakan Buka Jasa Logistic di Batam

iqbal fadillah

Terbit

|

Kepala Perwakilan BP Batam Jakarta, Purnomo Andi Antono saat berkunjung ke PT Hitacchi di Mojokerto, Jatim. Photo : Ist.

KANTOR Perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Jakarta, didampingi Pusat Perencanaan Program Strategis dan Biro Humas Promosi dan Protokol, melakukan peninjauan lapangan ke PT Hitachi Transport System Indonesia (HTSI) di Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (26/11) lalu.

Kepala Kantor Perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Jakarta, Purnomo Andiantono, mengatakan, peninjauan lapangan ini merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya antara Kantor Perwakilan BP Batam dan PT HTSI, pada 16 November 2020 lalu.

“Ini merupakan kesempatan untuk menjalin hubungan bisnis atas ketertarikan PT Hitachi Transport System Group untuk membuka usaha penyedia jasa bidang logistik di Batam,” ujar Andiantono.

Ia juga berharap, sinergi positif yang tertuang dalam kerja sama usaha dapat terwujud dalam waktu dekat guna meningkatkan perekonomian Kota Batam, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Andiantono menambahkan, manfaat bagi Batam, jika HTSI berinvestasi di Batam, maka dalam jangka pendek mereka dapat melayani jasa logistik dari hulu ke hilir bagi tenant-tenantnya. Sedangkan dalam jangka panjang dapat memberikan jasa logistik bertaraf internasional bagi perusahaan-perusahaan di Batam agar arus barang perusahaan di Batam dapat didistribusikan, baik ke luar maupun dalam negeri.

Jika HTSI berinvestasi di batam, ada keuntungan lainnya, yaitu dapat menyediakan platform logistik fisik untuk kegiatan e-commerce, sehingga produk2 yang tadinya mesti dikirim langsung dari luar negeri, bisa disimpan di gudang di Batam (warehousing), dan baru dikirimkan ke konsumen setelah ada transaksi, yang dapat mempercepat waktu pengiriman dan mengurangi biaya kirim.

Hal ini dimungkinkan karena HTSI bergerak di bidang logistik dari hulu sampai hilir (warehousing, forwarding, distribution), bahkan bisa B2C (business to consumer), yaitu pengiriman sampai ke pintu rumah atau konsumen dengan sepeda motor.

Sebagaimana diketahui, dalam Rencana Strategis BP Batam 2020-2024, BP Batam saat ini sedang mengembangkan Bandara Hang Nadim menjadi pusat logistik yang terintegrasi dengan Pelabuhan Curah Kabil, sebagai salah satu pengembangan Kota Batam.

BACA JUGA :  Puting Beliung Landa Batam!

Site Manager PT HTSI, Hata Kuniaki, mengatakan, saat ini, Hitachi Transport System Ltd. (HTS), memiliki 3 perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia, di antaranya PT Berdiri Matahari Logistik, PT TSI (Mojokerto), dan PT Vantec Indomobil Logistic, di mana masing-masing perusahaan memiliki fungsi yang berbeda.

PT HTSI memiliki fungsi sebagai 3PL (logistic system) yang menyediakan fasilitas di antaranya, procurement/production/sales/recycle dan memiliki platform internal, yaitu pengembangan sistem GWMS guna melacak barang, mengatur kapasitas stok, dan penggunaan barcode dalam mengatur barang-barang pergudangan dan milk-run service.

“PT Hitachi Transport System Indonesia yang berada di Mojokerto, Jawa Timur, memiliki gudang dengan luas area 75.000 m2 dengan luas area Pusat Logistik Berikat (PLB) 5.000m2. PLB ini dibangun untuk mempermudah proses ekpor-impor barang dalam proses penimbunan dengan masa timbun maksimal 3 tahun,” kata Hata.

PT HTSI berperan sebagai penyedia jasa yang dapat membantu proses pengambilan bahan baku, memberikan dukungan pada proses produksi barang jadi (pengolahan), dan pengiriman barang sampai pada pembeli.

“Batam juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Free Trade Zone (FTZ) dan juga rencana KEK di kawasan Bandara Hang Nadim Batam, sehingga dinilai sangat tepat bagi bisnis logistik untuk dapat dikembangkan,” ujar Hata Kuniaki.

Dalam kunjungan di Mojokerto ini, HSTSI menunjukkan kualitas gudang yang dikelola dengan standar internasional, di mana sudah terintegrasi secara online dengan instansi berwenang, seperti Bea Cukai, Pajak, dll., sehingga di gudang HTSI tdk perlu dijaga petugas karena sudah termonitor lewat sistem online dan CCTV.

“Kami sangat berharap HTSI bisa segera merealisasikan investasi demi mewujudkan Batam sebagai hub logistik sebagaimana sudah dirumuskan dalam Renstra BP Batam 5 tahun ke depan. BP Batam menyatakan siap melayani rencana investasi tersebut, baik dari sisi perijinan, lahan, maupun regulasi yg dibutuhkan,” tutup Andiantono.  (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook