Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Cabuli Anak Kandung, TR Diancam Penjara 15 Tahun
    3 jam lalu
    Awal Tahun 2026 Kinerja Ekspor Batam Meningkat, Amerika Tempati Posisi Teratas
    16 jam lalu
    Bangun Rusun Rumah Hoegeng, Sinergi Antara Pemko Batam dan Kepolisian
    20 jam lalu
    Respon Cepat SAR Tajungpinang, Evakuasi Penumpang Kapal Alami Darurat Medis
    23 jam lalu
    Selama Kegiatan MTQH XXXIV, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk di Lokasi Acara
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    6 hari lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    1 minggu lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    1 minggu lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    1 minggu lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    4 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Gunung Es Di Semenanjung Antartika Mencair, 1 Triliun Ton Air Meleleh Ke Laut

Editor Admin 4 tahun lalu 746 disimak

GUNUNG es terbesar di dunia di Semenanjung Antartika yang pecah pada Juli 2017 lalu terus mencair. Sebuah studi menganalisis bahwa air lelehan gunung es dalam tiga bulan terakhir mencapai 150 miliar ton air atau 1 triliun ton air dalam tiga tahun terakhir.

Anne Braakmann-Folgmann, periset di the Centre for Polar Observation and Modelling, menghitung berapa banyak area dan ketebalan gunung es yang hanyut ke utara melalui Laut Weddell Antartika dan ke perairan Laut Scotia yang relatif hangat. Ia menggunakan 5 satelit untuk mengobservasi jumlah lelehan gunung es tersebut.

Anne awalnya memperkirakan gunung es itu akan bertabrakan langsung dengan pulau Georgia Selatan, namun lelehan gunung es yang dinamakan A68A itu malah meleleh dan melepas lebih dari 152 miliar ton atau 138 miliar metrik ton air tawar hanya dalam tiga bulan.

Ia menuturkan selama tiga bulan antara November 2020 hingga Januari 2021, gunung A68a mencair dengan tingkat yang mencetak rekor hingga kehilangan lebih dari 150 miliar ton (136 metrik ton) es.

“Ini adalah air lelehan dalam jumlah besar, dan hal berikutnya yang ingin kami pelajari adalah apakah itu berdampak positif atau negatif pada ekosistem di sekitar Georgia Selatan,” ucap Folgmann, dikutip dari The News Motion, Minggu (23/1).

“Karena A68a mengambil rute yang sama melintasi Lintasan Drake, kami berharap untuk mempelajari lebih lanjut tentang gunung es yang mengambil lintasan serupa dan bagaimana mereka memengaruhi lautan kutub,” imbuhnya.

Ketika A68a pecah dari lapisan es Larsen-C di Antartika utara pada Juli 2017, gunung es itu berukuran sekitar 6.000 kilometer persegi atau lima kali ukuran Kota New York.

A68a menempati peringkat sebagai gunung es terbesar keenam yang pernah diamati di Bumi dan gunung es tunggal terbesar yang mengapung di lautan selama 3,5 tahun.

Setelah pecah dari induknya, A68a melaju melewati Laut Weddell yang dingin selama sekitar dua tahun, hampir tidak meleleh dan hanya kehilangan sedikit volume, kata para peneliti. Kemudian, gunung es bergerak ke utara dengan perairan yang bersuhu lebih hangat.

Baru lah ketika A68a meluncur ke Laut Scotia, gunung es mulai meleleh. Di sana, tingkat pencairan gunung es meningkat hampir delapan kali lipat, karena air yang relatif hangat menyapu dasar dan tepi gunung es.

Para ilmuwan khawatir gunung es yang masih besar itu akan menabrak pulau Georgia Selatan, wilayah Inggris yang menjadi rumah bagi populasi penguin dan anjing laut besar.

Hewan yang tidak beruntung bisa saja terlindas sampai mati dalam tabrakan tersebut, sementara hewan lain yang tak terhitung jumlahnya bisa kehilangan akses ke Georgia Selatan, daerah mereka mencari makanan.

Untungnya, A68a tidak pernah mendarat di dekat pulau itu meski berjarak sangat dekat. Menurut penelitian tim, gunung es bertabrakan sebentar dengan dasar laut dekat Georgia Selatan, namun A68a telah menipis yang membuatnya lolos dari tabrakan tersebut.

Pada akhir Desember 2020, dilaporkan gunung es itu mulai pecah berkeping-keping.

Sedangkan pada April 2021, gunung es A68a telah benar-benar mencair. Secara total, gunung es itu melelehkan sekitar 1 triliun ton atau 900 juta metrik ton es hanya dalam waktu tiga tahun.

Kendati A68a telah bersatu bersama laut, dampak di pulau Georgia Selatan dan kehidupan laut di sekitarnya mungkin belum berakhir, Mengutip Live Science.

Saat A68a membuang air tawar ke laut air asin di sekitar pulau, A68a juga membuang nutrisi yang dapat meningkatkan produksi biologis hingga memungkinkan mengubah jenis plankton yang tumbuh subur di sana. Dorongan ini dapat berdampak luas pada rantai makanan lokal, kata para peneliti.

Namun, belum bisa dipastikan jika fenomena ini akan berdampak positif atau negatif dalam jangka panjang.

(*)

sumber: CNNIndonesia.com

Kaitan Gunung es antartika
Admin 23 Januari 2022 23 Januari 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya 100 Pohon Gaharu Ditanam di Hutan Wisata Mata Kucing
Artikel Selanjutnya Menang, Nadal Jaga Kans Menuju Juara Australia Open 2022

APA YANG BARU?

Cabuli Anak Kandung, TR Diancam Penjara 15 Tahun
Artikel 3 jam lalu 50 disimak
Awal Tahun 2026 Kinerja Ekspor Batam Meningkat, Amerika Tempati Posisi Teratas
Artikel 16 jam lalu 90 disimak
Bangun Rusun Rumah Hoegeng, Sinergi Antara Pemko Batam dan Kepolisian
Artikel 20 jam lalu 94 disimak
Respon Cepat SAR Tajungpinang, Evakuasi Penumpang Kapal Alami Darurat Medis
Artikel 23 jam lalu 72 disimak
Selama Kegiatan MTQH XXXIV, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk di Lokasi Acara
Artikel 1 hari lalu 221 disimak

POPULER PEKAN INI

Mulai Hari Jum’at (3/04/2026) Jalan Gajah Mada (Area Hotel Vista) Ditutup Sementara
Artikel 6 hari lalu 434 disimak
Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
Budaya 6 hari lalu 309 disimak
Pemeriksaan Dugaan Pungli , Kepala Imigrasi Batam Dicopot
Artikel 6 hari lalu 279 disimak
Sindikat Pencurian Fasilitas Publik di Batam Dibekuk
Artikel 6 hari lalu 263 disimak
Hadiri Halal Bihalal di Bengkong, Wako Batam Janjikan Pelebaran Jembatan
Artikel 6 hari lalu 255 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?