SEJARAH kelam bulu tangkis Indonesia tercipta di Hangzhou, China. Untuk kali pertama Indonesia tanpa medali dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Asian Games.
Indonesia gagal total di cabang bulu tangkis Asian Games 2023. Setelah gagal di nomor beregu, Indonesia juga gagal di nomor perorangan.
Wakil tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk dapat meraih medali Asian Games 2022 (2023) akhirnya takluk juga.
Gregoria Mariska Tunjung kalah dari wakil Jepang, Aya Ohori, dengan skor 10-21, 19-21 di babak perempat final bulu tangkis perorangan Asian Games 2023, Kamis (5/10/2023) WIB.
Bermain di Binjiang Gymnasium, Ohori langsung tancap gas dengan unggul 11-2 saat interval. Gregoria lalu berusaha mengejar hingga 5-11, namun Ohori kembali menjauh hingga 16-5 dan akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-10.
Pada gim kedua, Gregoria berupaya bangkit. Ia sempat memimpin 6-1, namun Ohori sukses menyamakan skor menjadi 8-8. Gregoria kemudian kembali unggul dan menutup interval dengan skor 11-9.
Usai rehat, kedua pemain saling mengejar poin. Ohori sempat berbalik unggul 12-11, namun Gregoria kembali menyalip 13-12. Ohori kemudian kembali menyamakan skor menjadi 13-13.
Pertarungan sengit terus berlangsung hingga skor 17-17. Ohori kemudian menambah dua poin menjadi 19-17, namun Gregoria kembali menyamakan skor menjadi 19-19. Dalam situasi genting, Ohori berhasil mengungguli Gregoria.
Ia merebut dua poin yang dibutuhkan untuk menang 21-19 dan melaju ke semifinal.
Dengan hasil ini maka Indonesia dipastikan pulang tanpa mampu membawa sekeping medali pun, baik dari nomor perseorangan maupun beregu. Hasil ini juga menyamai capaian buruk di Olimpiade 2012.
Asian Games 2022 (2023) memperebutkan tujuh emas, tujuh perak, dan 14 perunggu.
(ade)


