SEORANG wisatawan asal Singapura mengalami insiden pencopetan saat berkunjung ke Pasar Jodoh di Batam. Pasar terkenal ini memang sering dikunjungi wisatawan untuk berburu pakaian bekas.
Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial, dengan klaim bahwa wisatawan mengalami kerugian mencapai 32.000 dollar Singapura (sekitar Rp 400.000.000).
Video yang beredar menunjukkan korban kebingungan dan berulang kali memeriksa saku celananya. Namun, pihak Polresta Barelang mengonfirmasi insiden tersebut. Kasat Reskrim, Kompol Debby Tri Andrestian, menjelaskan bahwa meski korban belum resmi melapor, pihak kepolisian bertindak cepat dengan menemui korban dan meminta keterangan.
Debby menegaskan bahwa informasi mengenai besaran kerugian korban telah diperjelas. Korban kehilangan uang tunai senilai Rp 3.200.000 dan 1.700 dollar Singapura, jauh lebih sedikit dibandingkan yang diberitakan sebelumnya.
Menurut keterangan yang didapat, modus operandi pelaku melibatkan tawaran jasa pijat kaki. Saat korban sedang berjalan sendirian, pelaku menghampirinya dan menawarkan pijat dengan cara yang kurang menyenangkan.
Setelah korban menolak dan mendorong pelaku, ia baru menyadari bahwa dompetnya telah hilang.
Pihak kepolisian kini sedang melacak pelaku berdasarkan deskripsi yang diberikan oleh korban dan beberapa saksi di lokasi kejadian.
(dha)


