AKTIVITAS Pasar Sore yang selama ini berlangsung di kawasan Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun, akan segera ditertibkan oleh pihak Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bumi Berazam Jaya.
Selain dinilai sudah tidak layak,, keberadaan pasar sore dilokasi tersebut mengganggu fungsi fasilitas umum lainya.
Dalam keteranganya, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Kab. Karimun, Muhammad Mahsun mengatakan, Pasar Sore saat ini menempati area yang seharusnya digunakan sebagai lahan parkir kendaraan bermotor, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.
“Lokasi Pasar Sore berada di area parkir. Kondisi ini sudah tidak ideal, sehingga akan kami pindahkan ke lokasi yang lebih luas dan nyaman,” ujar Mahsun, Senin (2/02/2026).
Sebagai solusi, kata Mahsun, Perumda telah menyiapkan Blok D Pasar Puan Maimun sebagai lokasi baru Pasar Sore.
Menurut Mahsun, Blok D bagian bawah hingga kini masih belum terisi secara optimal.
“Blok D yang di bawah saat ini masih banyak kosong, baru sekitar 60 lapak yang terisi. Nantinya Pasar Sore akan kami pindahkan ke area tersebut,” jelasnya.
Mahsun mengungkapkan, Pasar Sore yang telah berjalan selama kurang lebih delapan tahun mengalami pertumbuhan jumlah pedagang yang signifikan.
Kondisi itu menyebabkan area semakin sempit dan kerap menimbulkan kemacetan, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Kami sering menerima keluhan dari masyarakat karena kemacetan akibat ramainya aktivitas jual beli, khususnya saat momen hari besar,” katanya.
Ia menyebut, selain untuk meningkatkan kenyamanan, pemindahan Pasar Sore juga bertujuan untuk mengoptimalkan aset daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selama ini, para pedagang Pasar Sore belum dikenakan biaya sewa.
“Selama delapan tahun berjualan, pedagang tidak dipungut sewa. Sementara Blok D sudah kami bangun dan siapkan, namun masih sepi. Pemindahan ini juga untuk menutup potensi kebocoran PAD,” pungkas Mahsun. (*)


