CUACA Panas dan krisis air bersih yang terjadi di Kabupaten Bintan, mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan untuk menyalurkan sebanyak 30 ton air bersih kepada warga yang terdampak di Kampung Bina Desa, Kecamatan Bintan Timur.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan dengan mengerahkan satu unit mobil tangki milik PMI berkapasitas 6.000 liter, serta dibantu armada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan.
Warga tampak berbondong-bondong mengantre sambil membawa ember dan jerigen untuk mendapatkan pasokan air bersih. Dimana kekeringan telah terjadi sejak sekitar satu bulan terakhir, sehingga terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafidza Ramadhani, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan warga Kampung Bina Desa.
“Penyaluran ini dilakukan atas permintaan warga. Alhamdulillah air bersih sudah tersalurkan dan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Hafidza Rahmadhani, Selasa (3/02/2026).
PMI Bintan bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau kondisi krisis air bersih. Bantuan lanjutan akan disalurkan apabila masih dibutuhkan warga.
“PMI Bintan akan terus pantau krisis air bersih dan salurkan bantuan lanjutan bila dibutuhkan,” pungkasnya. (*)


